Hariankripto – Bot MEV Ethereum JaredFromSubway akhirnya jatuh di lubang yang ia kejar sendiri. Bot ini terkenal karena memburu peluang dari transaksi pengguna lain di jaringan Ethereum. Namun kali ini, perburuan itu berubah jadi bencana besar. Dalam waktu singkat, bot tersebut kehilangan dana sekitar USD15 juta.
Kabar ini langsung menyebar cepat di komunitas kripto. Banyak orang menilai kejadian ini sangat ironis. Selama berbulan-bulan, bot ini menekan trader lewat strategi sandwich attack. Kini, bot itu justru kalah oleh jebakan yang penyerang susun dengan rapi.
Kasus ini bukan sekadar berita sensasional. Insiden ini juga membuka mata banyak orang soal risiko besar di dunia MEV. Bot yang sangat cepat pun tetap bisa salah baca situasi.
Jebakan Token Palsu Menutup Langkah Bot
Hacker memulai aksinya dengan cara yang tidak biasa. Mereka membuat token palsu seperti fWETH, fUSDC, dan fUSDT. Setelah itu, mereka menyusun pool likuiditas palsu yang tampak sangat menguntungkan. Karena itu, bot JaredFromSubway melihat peluang besar yang sebenarnya tidak ada sama sekali.
Bot tersebut lalu bertindak sesuai pola kerjanya. Bot MEV tersebut memantau mempool Ethereum untuk mencari transaksi yang bisa memberi cuan cepat. Begitu ia melihat peluang, bot itu masuk lebih dulu. Lalu ia keluar setelah harga bergerak. Trader mengenal pola ini sebagai sandwich attack.
Namun kali ini, Hacker mengubah aturan main. Mereka tidak melawan bot dengan kecepatan saja. Mereka justru mengarahkan bot ke langkah yang salah. Akibatnya, bot memberikan approval ke kontrak yang penyerang kuasai.
Di titik itu, semuanya runtuh. Setelah bot menyetujui kontrak yang salah, penyerang langsung menguras aset yang ada. Proses ini berjalan sangat cepat. Bot yang biasanya memburu korban justru membuka pintu untuk pencurian besar.
Kejadian ini menunjukkan satu hal penting. Bot memang bekerja tanpa emosi, tetapi bot tetap mengikuti logika yang sempit. Jika seseorang menyusun jebakan yang sesuai dengan pola itu, bot bisa masuk tanpa ragu. Karena itulah, serangan ini terasa sangat tajam dan efektif.
Dana Hilang dalam Hitungan Menit dan Bounty Langsung Muncul
Kerugian dari serangan ini sangat banyak. Hacker membawa 1.474 WETH, sekitar USD2,87 juta USDC, dan sekitar USD2 juta USDT. Selain itu, satu transaksi bahkan memuat nilai sekitar USD7,6 juta. Nilai sebesar itu membuat kasus ini langsung menarik perhatian pasar.
🔊 JARED FROM SUBWAY BOT DRAINED!
— Crypto Aman (@cryptoamanclub) June 21, 2026
The notorious $ETH MEV bot that squeezed millions from traders in sandwich attacks just lost $15 Million to its own greed!
How it happened:
• Chased fake bait
• Approved wrong contracts
• Cleaned out in minutes
The Loot Taken:
• 1,474 WETH… pic.twitter.com/N1DVDzyVKn
Operator bot menyebut total kerugian mendekati USD15 juta. Sementara itu, perusahaan keamanan blockchain seperti Blockaid dan PeckShield menilai dana yang keluar di on-chain berada di kisaran USD7,5 juta dalam bentuk WETH, USDC, dan USDT. Perbedaan angka ini memunculkan banyak pertanyaan. Meski begitu, tidak ada yang membantah bahwa nilainya sangat besar.
Setelah insiden itu terjadi, operator JaredFromSubway bergerak cepat. Ia menawarkan bounty USD1 juta untuk pengembalian dana. Langkah ini menunjukkan bahwa situasinya memang serius. Operator itu tampaknya berharap penyerang mau mengambil uang hadiah dan mengembalikan sisa aset.
Namun harapan itu belum tentu berbuah hasil. Nasib dana yang hilang sekarang sangat bergantung pada keputusan pelaku. Jika penyerang menolak tawaran tersebut, operator bot harus menerima kemungkinan terburuk. Ia bisa kehilangan jutaan dolar tanpa jalan pemulihan yang jelas.
Di sisi lain, drama ini terasa makin besar karena reputasi JaredFromSubway memang sudah buruk sejak lama. Bot ini mulai terkenal pada April 2023. Pada masa itu, bot tersebut menghabiskan lebih dari USD1 juta untuk gas hanya dalam satu hari. Bahkan, angkanya hampir menyentuh 8 persen dari seluruh penggunaan gas Ethereum harian. Fakta itu menunjukkan betapa agresif bot ini mengejar profit.
Serangan Pada Bot MEV JaredFromSubway Menjadi Pukulan Telak Untuk Jaringan Ethereum
Banyak trader retail melihat kejatuhan ini sebagai momen yang sangat memuaskan. Selama ini, sandwich attack sering menggerus hasil transaksi mereka tanpa peringatan yang jelas. Trader biasa sering menerima harga yang lebih buruk karena bot seperti JaredFromSubway masuk di depan dan keluar di belakang transaksi mereka. Karena itu, banyak orang menyebut praktik ini sebagai pajak tak terlihat di Ethereum.
Kejadian ini memberi pesan yang kuat ke pasar. Siapa pun yang terlalu percaya diri bisa terpeleset. Hal itu berlaku untuk manusia, dan hal itu juga berlaku untuk bot. Saat sebuah strategi hanya mengejar profit secepat mungkin, jebakan kecil bisa berubah jadi kerugian raksasa.
Selain itu, kasus ini juga memberi pelajaran penting untuk ekosistem DeFi. Pengembang bot harus lebih hati-hati saat merancang sistem approval. Trader dan investor juga perlu lebih teliti saat menilai kontrak, token, dan pool likuiditas. Jika mereka mengabaikan detail itu, hackerg bisa memanfaatkan celah yang sama lagi.























