Hariankripto – Eric Larchevêque, salah satu pendiri Ledger, memberikan pandangan yang berbeda tentang harga Bitcoin. Larchevêque menyatakan bahwa Bitcoin mencapai 1 juta dolar bukanlah berita bagus. Menurutnya, harga setinggi itu justru menandakan masalah serius di dunia.
Bitcoin Berharga Saat Dunia Mengalami Kekacauan
Larchevêque menyampaikan pendapat ini dalam wawancara pada 25 Juni di podcast When Shift Happens. Ia menjelaskan bahwa Bitcoin memiliki nilai kecil di dunia yang stabil. Orang-orang tidak membutuhkannya saat semuanya berjalan normal. Namun, Bitcoin langsung menjadi penting ketika sistem mulai runtuh.
Ia melihat Bitcoin sebagai aset penyelesaian akhir. Aset ini melindungi kekayaan saat terjadi perang, revolusi, dan kontrol modal. Selain itu, Bitcoin juga berfungsi sebagai pelindung di tengah kegagalan mata uang fiat. Larchevêque menambahkan bahwa orang di Iran dan Prancis memaknai Bitcoin secara berbeda karena kondisi ekonomi di negara mereka.
Ledger Co-Founder: If Bitcoin Hits $1 Million, It Could Mean War or a Fiat System Collapse
— Wu Blockchain (@WuBlockchain) July 4, 2026
Ledger co-founder Eric Larchevêque @EricLarch said in a June 25 interview with When Shift Happens that a world where Bitcoin reaches $1 million or even $10 million may not be a good… pic.twitter.com/kGZvbPwGaM
Larchevêque juga menyoroti pandangan pasar yang terlalu optimis terhadap target harga tinggi. Banyak orang melihat 1 juta dolar sebagai pencapaian besar. Namun ia mengingatkan bahwa harga tersebut bisa mencerminkan runtuhnya kepercayaan terhadap mata uang fiat.
Bitcoin sebagai aset perlindungan saat krisis
Larchevêque menegaskan bahwa Bitcoin memiliki fungsi berbeda di dunia yang stabil dan tidak stabil. Ia mengatakan Bitcoin tidak memiliki peran besar saat sistem ekonomi berjalan normal. Dalam kondisi itu, orang tidak terlalu membutuhkan aset alternatif.
Namun situasinya berubah saat krisis muncul. Ia menjelaskan bahwa Bitcoin berfungsi sebagai alat penyimpanan nilai ketika sistem keuangan gagal. Ia juga menyebut Bitcoin sebagai aset penyelesaian akhir yang bisa bertahan saat kontrol modal dan inflasi meningkat.
Ledger ikut memperkuat konteks ini melalui pandangan industri kripto yang lebih luas. Perusahaan keamanan aset digital melihat Bitcoin sebagai perlindungan terhadap risiko sistemik.
Larchevêque juga menyinggung utang global yang terus meningkat. Ia mencatat bahwa Amerika Serikat sudah memiliki utang lebih dari 39 triliun dolar. Ia mengaitkan kondisi ini dengan potensi kegagalan sistem mata uang di masa depan.






















