Hariankripto – EMURGO baru saja mengumumkan telah menghentikan operasi dompet kripto SecondFi secara permanen setelah insiden keamanan besar. Sebelumnya, SecondFi memakai nama Yoroi dan melayani banyak pengguna yang menyimpan aset Cardano.
Insiden ini membuat penyerang mengambil aset kripto dari 374 alamat dompet di SecondFi. Jumlah kerugian mencapai sekitar 16 juta ADA atau sekitar 2,4 juta dolar AS. Namun, EMURGO menegaskan bahwa masalah ini hanya menyerang layanan dompet dan tidak memengaruhi keamanan protokol Cardano.
Selain itu, EMURGO langsung mengalihkan fokusnya pada pemulihan aset pengguna. Perusahaan juga menyiapkan sistem pemulihan yang transparan bersama komunitas Cardano.
EMURGO Fokus Kembalikan Aset Pengguna SecondFi
Setelah menemukan celah keamanan, EMURGO membentuk tim pemulihan untuk membantu pengguna yang terdampak. Tim yang terbentuk menjalankan sistem pemulihan melalui mekanisme yang telah melalui proses audit.
Saat ini, tim pemulihan sudah mengamankan sekitar 16,1 juta ADA ke dalam dana khusus. Mereka juga memisahkan aset lain yang masuk dalam kategori terdampak untuk menjaga keamanan proses pemulihan.
Selanjutnya, EMURGO menyiapkan fitur baru agar pengguna dapat memindahkan aset dengan lebih aman. Fitur tersebut mencakup alat ekspor dompet yang membantu pengguna memindahkan aset menuju dompet baru.
Di sisi lain, SecondFi juga menghadirkan mode karantina. Melalui fitur ini, pengguna dapat memeriksa apakah alamat dompet mereka masuk dalam data awal insiden dan mengirim laporan bantuan kepada tim.
Pengguna Diminta Beralih ke Dompet Hardware
EMURGO menyarankan pengguna yang tidak terdampak untuk segera meningkatkan keamanan aset mereka. Salah satu langkah yang direkomendasikan yaitu memindahkan aset ke dompet kripto hardware melalui alat resmi.
Langkah tersebut membantu pengguna menjaga aset kripto dari risiko keamanan digital. Selain itu, pengguna perlu memastikan mereka selalu memakai aplikasi dan tautan resmi agar terhindar dari penipuan.
Sementara itu, Ctrl Wallet juga akan menghentikan layanan pada 3 Agustus. Keputusan tersebut mengikuti langkah penguatan keamanan dalam ekosistem dompet Cardano.
UPDATE
— Mintern (@MinswapIntern) July 7, 2026
EMURGO SHUTS DOWN SECONDFI 😱😱😱@emurgo_io says @secondfiapp will not resume normal operations, even after ongoing security audits are completed.
The team's focus is now on:
• Recovering assets for affected users
• Launching safer wallet migration tools
•… pic.twitter.com/hKitJN4ucE
Komunitas Cardano memberikan apresiasi terhadap keterbukaan EMURGO dalam menangani insiden ini. Banyak anggota komunitas menilai transparansi menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan pengguna.
EMURGO Tinggalkan Pentad dan Siapkan Laporan Investigasi
Melalui akun X resminya, EMURGO menyampaikan bahwa perusahaan telah memberi pemberitahuan resmi kepada anggota Pentad mengenai keputusan mundur dari tanggung jawab mereka. EMURGO menyebut keputusan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab terhadap pengguna dan ekosistem Cardano.
Saat ini, perusahaan memusatkan sumber daya untuk proses pemulihan SecondFi. EMURGO juga berencana meluncurkan sistem pemulihan on-chain yang dapat diaudit bersama ekosistem Cardano.
Selain itu, EMURGO akan menerbitkan laporan lengkap setelah penyelidikan independen selesai. Laporan tersebut akan memberikan informasi lebih rinci mengenai penyebab insiden dan langkah perbaikan berikutnya.
Dengan langkah tersebut, EMURGO berharap pengguna dapat kembali mengakses aset mereka secara aman. Peristiwa SecondFi Wallet juga menjadi pengingat bagi pengguna kripto untuk selalu memakai sistem keamanan tambahan dan memilih dompet digital dengan perlindungan yang kuat.
























