Taking too long? Close loading screen.
  • Kripto
    • NFT
    • Blockchain
    • Metaverse
  • Altcoin
    • Ethereum
    • Cardano
    • Solana
    • Avalanche
    • Dogecoin
    • Shiba Inu
  • Bitcoin
  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam
    • Analisis
    • Investasi
    • Siaran Pers
    • Lowongan Kerja
hariankripto.id
Kamis, Juli 30, 2026
No Result
View All Result
  • Kripto
    • NFT
    • Blockchain
    • Metaverse
  • Altcoin
    • Ethereum
    • Cardano
    • Solana
    • Avalanche
    • Dogecoin
    • Shiba Inu
  • Bitcoin
    BitMEX

    BitMEX Tutup Bursa di Tengah Gugatan Likuidasi 623 Bitcoin

    BancaStato

    BancaStato Buka Perdagangan Bitcoin dan Kripto di Aplikasi Bank

    BTC Yield

    Binance Hadirkan BTC Yield yang Bantu Pemilik Bitcoin Raih Pendapatan Tanpa Menjual BTC

    Eli Ben-Sasson

    Pendiri Zcash Usulkan Bitcoin Hapus Batas 21 Juta BTC dan Tambah Pasokan 4 Persen

    Bitcoin Mining

    Tekanan Operasional Miner Bitcoin Meningkat di Tengah Penurunan Hashprice

    Bitcoin

    Bitcoin 1 Juta Dolar Menurut Pendiri Ledger Bukan Kabar Baik

  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam
    • Analisis
      Polisi AS Dukung Clarity Act

      Dukungan Kelompok Polisi AS Mengubah Arah Pembahasan Clarity Act

      Apakah Narasi Tokenisasi Bisa Membuat Harga Kripto Naik

      Apakah Narasi Tokenisasi Bisa Membuat Harga Kripto Naik?

      Bitcoin Beku

      CZ Usul Bekukan Bitcoin Miliki Satoshi Saat Ancaman Komputer Kuantum Makin Dekat

      Sinyal Bearish Menguat, Bitcoin Bisa Sentuh 42 Ribu Dolar

      Sinyal Bearish Menguat, Bitcoin Bisa Sentuh 42 Ribu Dolar

      Upgrade Ethereum Glamsterdam

      Upgrade Ethereum Glamsterdam Bisa Jadi Pemicu Rebound Harga ETH

      Bitcoin Dump

      Bitcoin Jatuh ke Area $67.000 Setelah Strategy Jual BTC

    • Investasi
    • Siaran Pers
    • Lowongan Kerja
  • Kripto
    • NFT
    • Blockchain
    • Metaverse
  • Altcoin
    • Ethereum
    • Cardano
    • Solana
    • Avalanche
    • Dogecoin
    • Shiba Inu
  • Bitcoin
    BitMEX

    BitMEX Tutup Bursa di Tengah Gugatan Likuidasi 623 Bitcoin

    BancaStato

    BancaStato Buka Perdagangan Bitcoin dan Kripto di Aplikasi Bank

    BTC Yield

    Binance Hadirkan BTC Yield yang Bantu Pemilik Bitcoin Raih Pendapatan Tanpa Menjual BTC

    Eli Ben-Sasson

    Pendiri Zcash Usulkan Bitcoin Hapus Batas 21 Juta BTC dan Tambah Pasokan 4 Persen

    Bitcoin Mining

    Tekanan Operasional Miner Bitcoin Meningkat di Tengah Penurunan Hashprice

    Bitcoin

    Bitcoin 1 Juta Dolar Menurut Pendiri Ledger Bukan Kabar Baik

  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam
    • Analisis
      Polisi AS Dukung Clarity Act

      Dukungan Kelompok Polisi AS Mengubah Arah Pembahasan Clarity Act

      Apakah Narasi Tokenisasi Bisa Membuat Harga Kripto Naik

      Apakah Narasi Tokenisasi Bisa Membuat Harga Kripto Naik?

      Bitcoin Beku

      CZ Usul Bekukan Bitcoin Miliki Satoshi Saat Ancaman Komputer Kuantum Makin Dekat

      Sinyal Bearish Menguat, Bitcoin Bisa Sentuh 42 Ribu Dolar

      Sinyal Bearish Menguat, Bitcoin Bisa Sentuh 42 Ribu Dolar

      Upgrade Ethereum Glamsterdam

      Upgrade Ethereum Glamsterdam Bisa Jadi Pemicu Rebound Harga ETH

      Bitcoin Dump

      Bitcoin Jatuh ke Area $67.000 Setelah Strategy Jual BTC

    • Investasi
    • Siaran Pers
    • Lowongan Kerja
No Result
View All Result
hariankripto.id
No Result
View All Result
Home Investasi

SEC Siapkan Aturan Kripto Saat CLARITY Act Tertahan di Senat

harian kripto by harian kripto
29/07/2026
in Investasi, Kripto
0
SEC AS Siapkan Aturan Kripto

SEC menyiapkan aturan kripto melalui Project Crypto saat Senat belum melanjutkan CLARITY Act. Agenda ini mencakup token, kustodian, dan bursa.

372
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hariankripto – SEC AS mempercepat penyusunan kerangka pengawasan aset digital ketika Senat Amerika Serikat belum melanjutkan pembahasan CLARITY Act. Melalui aturan kripto SEC AS dan Project Crypto, regulator ingin memberi kepastian bagi penerbit token, perusahaan kustodian, broker, bursa, serta pengembang layanan berbasis blockchain.

DPR Amerika Serikat sudah meloloskan CLARITY Act. Namun, Senat masih memusatkan perhatian pada agenda lain, termasuk konfirmasi pejabat pemerintahan dan pembahasan sanksi terhadap Rusia. Situasi tersebut membuat industri kripto harus menunggu kepastian mengenai pembagian kewenangan regulator.

Ketua SEC AS, Paul Atkins tetap mendukung rancangan undang-undang itu. Dalam unggahan pada 28 Juli 2026 dan wawancara CNBC pada 27 Juli 2026, Atkins menawarkan bantuan teknis kepada Kongres. Pada saat yang sama, ia menegaskan bahwa SEC AS siap menyusun regulasi sendiri sesuai kewenangan lembaga.

Atkins menilai Amerika Serikat membutuhkan kerangka yang mampu mendukung inovasi keuangan digital. Menurutnya, kepemimpinan Amerika dalam revolusi keuangan digital memerlukan regulasi yang sepadan dengan kemampuan para inovator nasional.

CLARITY Act Menghadapi Hambatan Politik

CLARITY Act berupaya memperjelas batas kewenangan SEC AS dan Commodity Futures Trading Commission atau CFTC. Rancangan ini juga ingin menentukan status hukum berbagai aset digital sekaligus menetapkan regulator yang mengawasi setiap kategori.

Kejelasan tersebut penting karena pelaku industri masih menghadapi perbedaan pendekatan antarlembaga. Perusahaan kripto memerlukan aturan yang konsisten agar mereka dapat merancang produk, mengelola aset pelanggan, menghimpun modal, dan menjalankan perdagangan tanpa menghadapi perubahan tafsir secara mendadak.

Meski demikian, agenda politik Senat memperlambat proses legislasi. Para senator harus menyelesaikan berbagai urusan lain sebelum memberikan perhatian penuh kepada rancangan regulasi aset digital tersebut.

Baca Juga:  $75 Miliar Lenyap dari Kripto dalam 60 Menit Setelah Israel Serang Iran

Atkins tidak ingin penundaan itu menghentikan reformasi. Oleh sebab itu, SEC AS akan membantu anggota Kongres memahami persoalan teknis, struktur pasar, karakteristik token, serta risiko yang muncul dalam layanan aset digital.

Dukungan SEC AS juga menunjukkan bahwa regulator tidak menempatkan aturan lembaga sebagai pengganti permanen bagi CLARITY Act. Kongres tetap memegang peran utama karena undang-undang dapat memberikan fondasi yang lebih kuat daripada kebijakan internal regulator.

Namun, industri kripto membutuhkan pedoman sebelum Kongres mencapai kesepakatan. Karena alasan itu, SEC AS mulai mengembangkan jalur regulasi alternatif yang dapat mengurangi ketidakpastian dalam jangka menengah.

Project Crypto Menyatukan Langkah SEC AS dan CFTC

SEC dan CFTC menjalankan Project Crypto untuk menyusun definisi aset digital serta membangun aturan yang lebih selaras. Proyek tersebut mencakup staking, stablecoin, kustodian, penggalangan dana, perdagangan onchain, klasifikasi produk, dan struktur pasar.

Pada Maret 2026, Atkins dan Ketua CFTC Michael Selig menandatangani pakta kerja sama formal. Melalui kesepakatan itu, kedua lembaga membagi tugas dalam pembahasan produk kripto, penyimpanan aset, dan mekanisme perdagangan.

Pada bulan yang sama, SEC AS dan CFTC juga menerbitkan interpretasi bersama yang menggolongkan Bitcoin dan Ether sebagai komoditas digital. Langkah tersebut memberi gambaran awal mengenai cara regulator menilai karakteristik aset kripto utama.

HUGE: The SEC and CFTC are building a backup plan for US crypto rules as the CLARITY Act stalls.

The US regulators are advancing Project Crypto, a joint effort to define crypto assets and create clearer rules for staking, stablecoins, custody, fundraising and onchain trading.… pic.twitter.com/gYGvMtnHV7

— Coin Bureau (@coinbureau) July 29, 2026

Selanjutnya, kedua lembaga ingin mengurangi tumpang tindih pengawasan. SEC AS dapat memusatkan perhatian pada penawaran token, aktivitas perantara, dan perlindungan investor. Sementara itu, CFTC dapat mengembangkan pengawasan terhadap komoditas digital dan pasar yang masuk ke dalam wilayah kewenangannya.

Baca Juga:  XRP ETF Tertunda Lagi, Ini Penyebab dan Dampaknya bagi Investor!

Koordinasi tersebut dapat membantu perusahaan memahami regulator mana yang harus mereka hubungi. Selain itu, pembagian tugas yang jelas dapat menekan biaya hukum serta mempercepat pengembangan produk.

Project Crypto juga memiliki tujuan ekonomi yang lebih luas. Pemerintah Amerika Serikat ingin menjaga modal, perusahaan, dan tenaga ahli tetap beroperasi di dalam negeri. Tanpa kepastian hukum, pelaku usaha dapat memilih negara lain yang menawarkan prosedur perizinan lebih sederhana.

Meskipun demikian, Project Crypto tidak dapat menyelesaikan seluruh persoalan. Regulator hanya dapat bergerak dalam batas kewenangan yang sudah Kongres berikan. Karena itu, SEC AS dan CFTC tetap membutuhkan undang-undang yang menjelaskan pembagian kekuasaan secara menyeluruh.

Aturan Kripto SEC AS Menargetkan Tiga Bidang Utama

SEC AS kini menyiapkan tiga agenda pembuatan aturan untuk musim panas 2026. Agenda pertama membahas cara perusahaan menawarkan token kepada investor. SEC AS ingin menjelaskan kapan sebuah penawaran masuk dalam kategori sekuritas dan kewajiban apa yang harus penerbit penuhi.

Agenda kedua mengatur cara broker-dealer menyimpan aset digital. Perusahaan harus menjaga kepemilikan pelanggan, memisahkan aset, mengelola risiko siber, serta menyediakan prosedur pemulihan ketika sistem menghadapi gangguan.

Sementara itu, agenda ketiga membahas struktur tempat perdagangan. SEC AS ingin menentukan standar operasional bagi platform yang mempertemukan pembeli dan penjual token. Regulasi tersebut dapat mencakup transparansi harga, pengawasan transaksi, konflik kepentingan, dan perlindungan dana pengguna.

Ketiga agenda itu dapat memberi industri kerangka kerja yang lebih praktis. Perusahaan akan memperoleh pedoman mengenai penerbitan aset, penyimpanan token, serta pelaksanaan transaksi di pasar sekunder.

Namun, aturan lembaga memiliki daya tahan yang terbatas. Ketua SEC AS berikutnya dapat mencabut, mengubah, atau mengganti kebijakan tersebut melalui proses regulasi baru. Selain itu, SEC menargetkan penyelesaian seluruh paket aturan pada 2027, sehingga industri belum langsung memperoleh kepastian penuh.

Baca Juga:  Aturan MiCA Bikin Ribuan Platform Kripto Terancam Terdepak dari Eropa

Sebaliknya, CLARITY Act dapat menciptakan fondasi hukum yang lebih stabil apabila Kongres akhirnya mengesahkannya. Undang-undang juga dapat mengurangi risiko perubahan kebijakan setiap kali kepemimpinan regulator berganti.

Dengan demikian, aturan SEC AS berfungsi sebagai solusi kerja ketika proses politik belum menghasilkan keputusan. Project Crypto dapat membantu perusahaan menjalankan bisnis dengan pedoman yang lebih jelas, tetapi Kongres tetap harus menyediakan kepastian jangka panjang.

Pada akhirnya, Amerika Serikat menghadapi dua jalur yang saling melengkapi. SEC AS dan CFTC dapat mempercepat aturan teknis melalui Project Crypto, sedangkan Kongres dapat memperkuatnya melalui CLARITY Act. Kombinasi keduanya akan menentukan kemampuan Amerika dalam mempertahankan inovasi, investasi, dan kepemimpinan di sektor keuangan digital.

Tags: Aturan KriptoCFTCClarity ActProject CryptoSEC AS
Previous Post

Zcash Aktifkan Ironwood Upgrade untuk Perkuat Privasi dan Integritas Pasokan ZEC

Next Post

Arbitrum Perluas Kemitraan dengan Variational untuk Perkuat Pasar Perpetual

harian kripto

harian kripto

Next Post
Arbitrum

Arbitrum Perluas Kemitraan dengan Variational untuk Perkuat Pasar Perpetual

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Berita Terbaru Kripto Minggu Ini

Sengketa Ripple Berakhir, Prediksi ETH $20.000, dan Berita Terbaru Kripto Minggu Ini!

24/08/2025
Analisis Pasar Kripto: Pertumbuhan Pasar Kripto Semakin Melambat, Peluang Pasar Ada Di Ethereum

Analisis Pasar Kripto: Pertumbuhan Pasar Kripto Semakin Melambat, Peluang Pasar Ada Di Ethereum

26/01/2024
Bitcoin (BTC)

Bitcoin Terjebak di Harga $85K hingga $90K dan Siap Meledak Setelah Natal? Ini Alasan dan Prediksi Lengkapnya!

24/12/2025
Bitcoin

Bitcoin 1 Juta Dolar Menurut Pendiri Ledger Bukan Kabar Baik

05/07/2026
Vanguard Hapus Lebih Dari US$7,2 Triliun Bitcoin ETF Dari Platformnya, Harga Bitcoin Melemah

Vanguard Hapus Lebih Dari US$7,2 Triliun Bitcoin ETF Dari Platformnya, Harga Bitcoin Melemah

0
Ceo Blackrock Umpamakan Bitcoin Sebagai Kelas Aset Pelindung & Tidak Beda Jauh Dengan Emas

Ceo Blackrock Umpamakan Bitcoin Sebagai Kelas Aset Pelindung & Tidak Beda Jauh Dengan Emas

0
Outflow Milik Grayscale Mendominasi, Euforia Bitcoin ETF Meredup?

Outflow Milik Grayscale Mendominasi, Euforia Bitcoin ETF Meredup?

0
Resmi! Spot Bitcoin ETF Mulai Diperdagangkan Hari Ini

Resmi! Spot Bitcoin ETF Mulai Diperdagangkan Hari Ini

0
ABA Dukung Clarity Act disahkan

ABA Dukung CLARITY Act untuk Satukan Kripto dan Perbankan

29/07/2026
Arbitrum

Arbitrum Perluas Kemitraan dengan Variational untuk Perkuat Pasar Perpetual

29/07/2026
SEC AS Siapkan Aturan Kripto

SEC Siapkan Aturan Kripto Saat CLARITY Act Tertahan di Senat

29/07/2026
Zcash Ironwood Upgrade

Zcash Aktifkan Ironwood Upgrade untuk Perkuat Privasi dan Integritas Pasokan ZEC

29/07/2026

Recent News

ABA Dukung Clarity Act disahkan

ABA Dukung CLARITY Act untuk Satukan Kripto dan Perbankan

29/07/2026
Arbitrum

Arbitrum Perluas Kemitraan dengan Variational untuk Perkuat Pasar Perpetual

29/07/2026
SEC AS Siapkan Aturan Kripto

SEC Siapkan Aturan Kripto Saat CLARITY Act Tertahan di Senat

29/07/2026
Zcash Ironwood Upgrade

Zcash Aktifkan Ironwood Upgrade untuk Perkuat Privasi dan Integritas Pasokan ZEC

29/07/2026
Info Terbaru Bitcoin, Kripto, dan Prediksi Harga Terpercaya

Ikuti HarianKripto.id untuk berita terkini, analisis pasar cryptocurrency, dan tips investasi terpercaya.

Dapatkan informasi terbaru tentang dunia kripto yang membantu Anda memperoleh pengetahuan baru mengenai dunia kripto.

Kunjungi kami untuk update kripto setiap hari!

Follow Us

Browse by Category

  • Analisis
  • Avalanche
  • Bitcoin
  • Blockchain
  • Cardano
  • Dogecoin
  • Edukasi Kripto
  • Etherium
  • Game
  • Investasi
  • Kripto
  • Metaverse
  • Ragam
  • Shiba Inu
  • Siaran Pers
  • Solana
  • Tech
  • Uncategorized
  • Uncategorized

Recent News

ABA Dukung Clarity Act disahkan

ABA Dukung CLARITY Act untuk Satukan Kripto dan Perbankan

29/07/2026
Arbitrum

Arbitrum Perluas Kemitraan dengan Variational untuk Perkuat Pasar Perpetual

29/07/2026
  • Kripto
  • Altcoin
  • Bitcoin
  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam

© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.

No Result
View All Result
  • Kripto
    • NFT
    • Blockchain
    • Metaverse
  • Altcoin
    • Ethereum
    • Cardano
    • Solana
    • Avalanche
    • Dogecoin
    • Shiba Inu
  • Bitcoin
  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam
    • Analisis
    • Investasi
    • Siaran Pers
    • Lowongan Kerja

© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.

You have not selected any currencies to display