Hariankripto – Zenith resmi membuka EVM Testnet untuk publik pada 28 September 2026. Peluncuran ini memberi developer Ethereum akses ke infrastruktur Canton Network melalui lingkungan yang kompatibel dengan Solidity dan tooling EVM yang sudah umum digunakan.
Zenith menyebut lebih dari 31.800 developer Solidity aktif kini dapat menguji aplikasi di lingkungan tersebut tanpa perlu menulis ulang kode. Testnet juga membawa mekanisme komposabilitas antara aplikasi EVM dan workflow berbasis Daml di Canton.
Bagi pasar kripto, perkembangan ini menarik karena mempertemukan ekosistem pengembangan Ethereum dengan blockchain yang berfokus pada kebutuhan institusi keuangan dan aset dunia nyata.
Zenith EVM bekerja sebagai lingkungan eksekusi berbasis EVM yang terhubung langsung dengan Canton. Developer dapat menggunakan Solidity serta perangkat seperti MetaMask, Foundry, Hardhat, dan Remix tanpa mengganti pola pengembangan Ethereum yang sudah mereka kenal.
Arsitektur tersebut juga membuat finalitas transaksi mengikuti mekanisme Canton. Dokumentasi Zenith mencatat rata-rata latensi end-to-end pada testnet berada di kisaran 3 sampai 4 detik, sementara beberapa operasi EVM tambahan memiliki rentang sekitar 400 milidetik hingga 1,5 detik dalam pengujian awal. Angka tersebut masih dapat berubah karena jaringan belum menjalani optimasi untuk kebutuhan produksi.
Selanjutnya, Zenith mengembangkan external_call() untuk menghubungkan kontrak Daml dengan kontrak Solidity dalam satu alur transaksi. Ketika kedua sisi berhasil, transaksi dapat melakukan commit secara atomik. Jika salah satu sisi gagal, keseluruhan transaksi juga gagal.
Bagi developer DeFi, mekanisme ini membuka ruang untuk menguji aplikasi seperti lending, pengelolaan kolateral, aset tokenisasi, dan perpetual futures yang dapat berinteraksi dengan aset serta workflow native Canton.
Peluncuran Zenith berlangsung ketika Canton terus memperluas keterlibatannya dalam proyek tokenisasi aset. Zenith menyatakan melalui akun X bahwa mereka sudah berkontribusi dalam dua inisiatif tokenisasi di Canton.
Salah satunya berasal dari DTC Digital Assets Solutions Industry Working Group milik DTCC. Grup tersebut mengembangkan infrastruktur untuk membawa pasar sekuritas Amerika Serikat yang bernilai sekitar US$114 triliun ke jaringan blockchain. Zenith ikut bergabung sebagai anggota partisipan bersama lebih dari 100 perusahaan, termasuk BlackRock, JPMorgan, Goldman Sachs, Citi, Nasdaq, dan NYSE.
Di Jepang, Zenith juga terlibat dalam kelompok kerja Tokenized JGB yang menargetkan pasar repo obligasi pemerintah Jepang atau JGB sekitar US$1,6 triliun. Inisiatif tersebut melibatkan nama seperti MUFG, Mizuho, dan BlackRock Japan, menurut informasi yang dibagikan Zenith.
Hubungan dengan proyek institusional tersebut memberi fungsi yang berbeda bagi Zenith. Infrastruktur Canton menyediakan jalur yang berfokus pada privasi, interoperabilitas, dan workflow keuangan yang teratur. Sementara itu, EVM membuka akses bagi developer Ethereum untuk membangun aplikasi di atas infrastruktur tersebut.
Namun, testnet tetap berada pada tahap pengujian. Zenith belum memposisikan jaringan tersebut sebagai infrastruktur produksi dan masih menguji kompatibilitas EVM, pengalaman developer, proses antarlingkungan, serta produksi blok yang dimediasi Canton.
Setelah testnet terbuka, Zenith akan fokus pada penguatan keamanan dan optimalisasi performa sebelum masuk ke tahap produksi. Tim juga menyiapkan penggunaan external_call() di Canton MainNet melalui rencana rilis Canton 3.6 pada kuartal IV 2026.
Zenith kemudian menargetkan peluncuran lingkungan EVM mainnet setelah rilis tersebut. Artinya, fase saat ini lebih berfungsi sebagai tahap validasi sebelum aplikasi benar-benar berjalan dalam lingkungan produksi.
Untuk developer yang ingin mencoba, Zenith EVM Testnet menggunakan Chain ID 936485, token native ZTH, serta dukungan standar Ethereum JSON-RPC. Explorer jaringan juga dapat menampilkan hubungan antara transaksi EVM dan pembaruan di jaringan Canton.
Perkembangan ini belum otomatis berarti penggunaan Zenith akan langsung besar. Pertumbuhan berikutnya akan bergantung pada jumlah aplikasi yang masuk, aktivitas developer, kualitas infrastruktur saat beban meningkat, serta kemampuan Zenith menghubungkan aplikasi EVM dengan aktivitas institusional di Canton.
Bagi trader dan pegiat kripto, perkembangan tersebut layak diperhatikan karena Zenith sedang membangun titik temu antara ekosistem Ethereum dan pasar aset tokenisasi yang berorientasi institusi.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.