Hariankripto – TapTools resmi menutup layanannya setelah empat tahun beroperasi. Platform ini menyediakan pelacakan portofolio, analisis DeFi, dan API yang mendukung ratusan proyek Cardano. Penutupan terjadi karena biaya operasional tinggi dan keluarnya tim inti. Berita ini mengejutkan komunitas Cardano, apalagi aktivitas on-chain rendah dan harga ADA di bawah $0,22.
Alasan TapTools Tutup
TapTools menjelaskan biaya infrastruktur, pengembangan, dan dukungan teknis sangat besar. Kepergian dua co-founder serta chief operating officer dan chief technology officer membuat pengetahuan teknis sulit tergantikan. Meskipun platform sempat mencoba menyesuaikan strategi agar lebih berkelanjutan, akhirnya penutupan tidak bisa mereka hindari. TapTools juga terbuka untuk akuisisi atau pendanaan eksternal agar operasional tetap berlanjut.
Reaksi Pendiri Cardano
Charles Hoskinson, pendiri Cardano, menekankan bahwa ia tidak memiliki kendali penuh atas keputusan tata kelola ekosistem. Hoskinson merasa sering disalahkan meski sudah berupaya memperbaiki situasi.
TapTools https://t.co/Z2EjQXUBKQ
— Charles Hoskinson (@IOHK_Charles) June 2, 2026
Pernyataan ini mendapat tanggapan positif dari Pete, ambasador Cardano dan Midnight Network, yang menyebutnya sebagai peringatan bagi komunitas untuk tetap kuat menjaga ekosistem.
Alternatif dan Masa Depan Layanan Platform Cardano
Komunitas Cardano kini mulai mencari alternatif pengganti TapTools. Salah satu yang tersedia adalah BendingAI, dengan layanan serupa. Meskipun TapTools berhenti beroperasi, peluang akuisisi atau pendanaan eksternal masih membuka kemungkinan platform tetap hidup dalam bentuk baru. Penutupan ini mengikuti langkah JPG.Store, marketplace NFT berbasis Cardano, yang juga tutup permanen pada 23 Mei.






















