Hariankripto – Kabar investasi di industri kripto kali ini datang dari Indonesia.Kali ini, Lion Group Holding menanamkan dana sebesar $12 juta ke PT Nusantara Bumi Sangkara, startup teknologi Indonesia yang mengembangkan NIDR. Langkah ini langsung memicu rasa penasaran banyak pelaku pasar. Alasannya jelas, proyek ini tidak hanya membawa nama besar, tetapi juga menawarkan solusi yang dekat dengan kebutuhan yang nyata.
PT Nusantara Bumi Sangkara fokus pada pengembangan, penerbitan, dan pengelolaan NIDR. Stablecoin NIDR ini memiliki nilai yang terikat 1:1 dengan mata uang Indonesia , Rupiah. Karena itu, NIDR hadir sebagai aset digital yang lebih stabil dibanding banyak kripto lain yang sering mengalamai volatilitas tinggi. Bagi pengguna, hal ini nantinya memberi rasa aman saat mengirim dana, menyimpan nilai, atau menjalankan transaksi bisnis.
🇮🇩JUST IN: Lion Group Holding Invests US$12 Million in an Indonesian Stablecoin Startup. pic.twitter.com/GHU4K3Kv2d
— Indonesia Crypto Network (@idcryptonetwork) June 25, 2026
Kabar investasi ini terasa penting karena pelaku pasar mulai mencari proyek kripto yang punya utilitas jelas. Banyak orang sudah lelah dengan token yang ramai sesaat lalu menghilang. Sebaliknya, NIDR membawa fungsi yang mudah dipahami. Platform ini ingin membantu transfer dana lintas negara dengan biaya rendah. Selain itu, perusahaan juga ingin mempermudah pertukaran nilai untuk pengguna individu dan perusahaan.
NIDR Tawarkan Stablecoin Rupiah untuk Transfer Lintas Negara
Salah satu kekuatan utama NIDR terletak pada fungsinya untuk transfer dana lintas negara dengan biaya rendah. Kebutuhan ini sangat relevan, terutama bagi individu dan perusahaan yang rutin melakukan transaksi internasional. Selama ini, banyak layanan pengiriman dana masih membebankan biaya tinggi dan proses yang lambat.
NIDR mencoba menjawab masalah tersebut lewat sistem yang lebih efisien. Pengguna bisa mengirim nilai secara digital dengan proses yang lebih cepat. Selain itu, perusahaan juga menargetkan kebutuhan pertukaran nilai bagi pengguna ritel dan korporasi. Karena itu, NIDR tidak hanya cocok untuk komunitas kripto, tetapi juga berpotensi masuk ke kebutuhan bisnis yang lebih luas.
Teknologi di Balik NIDR dari Blockchain sampai AI
PT Nusantara Bumi Sangkara tidak berhenti pada penerbitan stablecoin. Perusahaan ini juga membangun ekosistem keuangan digital yang lebih luas. PT Nusantara Bumi Sangkara menggabungkan beberapa teknologi agar platform berjalan lebih efisien, aman, dan siap berkembang.
Dengan pendekatan ini, perusahaan ingin menciptakan infrastruktur yang bisa mendukung banyak aktivitas keuangan digital. Jadi, fokus mereka bukan hanya membuat token, tetapi juga menyiapkan sistem yang kuat untuk penggunaan jangka panjang.























