Hariankripto – Visa terus memperluas inovasi pembayaran digital melalui kerja sama dengan Zerohash untuk menghadirkan layanan prefunding dan payout berbasis stablecoin. Kolaborasi ini memungkinkan transaksi global berjalan lebih cepat, fleksibel, dan efisien melalui integrasi teknologi blockchain dalam jaringan Visa Direct.
Visa Memperluas Layanan Pembayaran dengan Infrastruktur Stablecoin Zerohash
Visa memperkuat ekosistem aset digital melalui kerja sama terbaru bersama Zerohash untuk menghadirkan layanan prefunding dan payout berbasis stablecoin. Melalui integrasi ini, Visa Direct memungkinkan perusahaan yang memenuhi syarat mengirimkan dana ke lebih dari 18 miliar titik penerima di 195 negara dengan dukungan teknologi blockchain.
WSX News: 🇺🇸 @Visa is enhancing its payment ecosystem by integrating stablecoin merchant prefunding and payout capabilities powered by @zerohashx .
— WallStreetX (@WallStreetXHQ) August 5, 2026
The collaboration aims to improve cross-border transaction efficiency and provide businesses with faster, more flexible… pic.twitter.com/s2PSmiCQJc
Selain itu, kerja sama tersebut memberikan fleksibilitas baru bagi perusahaan dalam mengatur likuiditas serta melakukan penyelesaian transaksi lintas negara selama 24 jam. Penerima dana juga dapat menerima pembayaran langsung dalam bentuk stablecoin sehingga proses akses dana menjadi lebih cepat dan efisien.
Menurut Head of Crypto Visa, Cuy Sheffield, kolaborasi dengan Zerohash membuka peluang lebih besar untuk menghubungkan sistem pembayaran tradisional dengan jaringan stablecoin. Oleh karena itu, Visa terus mengembangkan infrastruktur yang mampu menghadirkan perpindahan uang dengan biaya lebih rendah, kecepatan lebih tinggi, dan jangkauan lebih luas.
Di sisi lain, Katie Perry selaku Chief Marketing Officer Zerohash menjelaskan bahwa integrasi ini membantu bisnis mengelola kebutuhan likuiditas secara lebih fleksibel. Selain itu, perusahaan dapat menyelesaikan transaksi global tanpa terbatas waktu operasional perbankan konvensional.
Zerohash Mengubah Stablecoin Menjadi Jaringan Penghubung Finansial Global
Zerohash berperan sebagai penyedia infrastruktur teknologi dan regulasi yang mendukung kemampuan stablecoin dalam layanan Visa Direct. Perusahaan ini membantu institusi keuangan memanfaatkan teknologi blockchain untuk melakukan perpindahan dana secara langsung melalui jaringan onchain.
Lebih lanjut, Edward Woodford sebagai Founder dan CEO Zerohash menyampaikan dalam podcast Tokenized Podcast bahwa kerja sama dengan Visa mengubah cara masyarakat melihat stablecoin. Menurutnya, stablecoin tidak lagi menjadi teknologi yang sulit dipahami, melainkan dapat berfungsi sebagai “connective tissue” atau jaringan penghubung finansial global yang mudah digunakan dan berjalan secara real-time.
🚨 BONUS @TokenizedPod! 🚨@cuysheffield is joined by:
— Tokenized Podcast (@TokenizedPod) August 5, 2026
👉 @e_woodford, Founder & CEO, @zerohashx
To discuss:
🤝 New Visa partnership with zerohash
🌐 Expansion of Visa Direct to stablecoin wallets
🏛️ Technical ease and abstraction of stablecoin complexity
🪙 Stablecoin in… pic.twitter.com/5Q7Cl7azCm
Melalui infrastrukturnya, Zerohash mendukung berbagai aset digital seperti XRP, Algorand (ALGO), Avalanche (AVAX), Chainlink (LINK), Stellar (XLM), dan Hedera (HBAR) dengan dukungan regulasi penuh di New York. Selain itu, Solana (SOL) juga telah mendapatkan konfirmasi penggunaan melalui kerja sama Morgan Stanley dan E*Trade.
Kemampuan Zerohash dalam menyediakan akses aset digital semakin berkembang melalui dukungan terhadap ekosistem Hedera. Berdasarkan informasi dari Genfinity, Zerohash membawa kemampuan penyelesaian transaksi USDC berbasis Hedera serta akses HBAR ke platform institusional.
Dampak Kerja Sama Visa dan Zerohash bagi Masa Depan Pembayaran Digital
Kerja sama Visa dan Zerohash menunjukkan meningkatnya peran stablecoin dalam sistem pembayaran global. Sebelumnya, transaksi lintas negara sering menghadapi kendala seperti waktu penyelesaian yang lama, biaya tinggi, serta keterbatasan jam operasional lembaga keuangan.
Namun, integrasi stablecoin melalui Visa Direct memberikan alternatif baru bagi perusahaan yang membutuhkan sistem pembayaran lebih cepat. Dengan dukungan blockchain, bisnis dapat melakukan pengiriman dana secara fleksibel tanpa bergantung sepenuhnya pada mekanisme transfer tradisional.
Selain layanan payout stablecoin, Zerohash juga memperluas integrasi aset digital melalui berbagai proyek institusional. Perusahaan tersebut baru saja menghadirkan jalur konversi stablecoin untuk dana BRSRV milik BlackRock. Dalam komposisi aset dana tersebut, ONDO tercatat bersama HBAR dan AVAX sebagai bagian dari aset yang tersedia.
Dengan perkembangan tersebut, Visa dan Zerohash menunjukkan bahwa stablecoin mulai bergerak dari sekadar instrumen perdagangan kripto menuju infrastruktur pembayaran yang mendukung aktivitas ekonomi global. Ke depan, adopsi teknologi ini berpotensi mempercepat transformasi sistem keuangan digital dengan menghadirkan transaksi yang lebih terbuka, cepat, dan mudah diakses.
























