Hariankripto – Kalau Bitcoin punya Satoshi, sekarang emas digital punya Scudo. Tether resmi membawa perubahan kepemilikan emas ke level yang belum pernah ada sebelumnya!
Pada 6 Januari 2026, Tether mengumumkan peluncuran Scudo, satuan baru untuk Tether Gold (XAU₮) yang terinspirasi dari konsep Satoshi pada Bitcoin. Inovasi ini hadir di tengah momen bersejarah ketika harga emas global mencapai titik tertinggi sepanjang masa.
Selama ini, banyak orang memahami nilai emas namun kesulitan memilikinya. Harga per troy ounce yang tinggi dan perhitungan desimal yang rumit membuat emas terasa jauh dari jangkauan. Tether kini memecahkan masalah tersebut dengan pendekatan yang sudah terbukti sukses di dunia kripto.
Scudo Adopsi Konsep Satoshi untuk Sederhanakan Transaksi Emas
Pengguna Bitcoin pasti familiar dengan istilah Satoshi. Satu Bitcoin terbagi menjadi 100 juta Satoshi, sehingga siapa pun bisa membeli Bitcoin dalam pecahan sekecil apapun tanpa pusing dengan angka desimal panjang. Tether kini menerapkan filosofi yang sama untuk emas digital.
Perusahaan menetapkan satu Scudo setara dengan seperseribu troy ounce emas atau seperseribu XAU₮. Dengan satuan baru ini, pengguna bisa bertransaksi emas dalam angka yang jauh lebih mudah dipahami dan digunakan sehari-hari.
Contoh nyatanya begini: bayangkan seseorang ingin membeli barang seharga 0,00025 troy ounce emas. Angka tersebut membingungkan dan tidak praktis untuk disebutkan. Dengan Scudo, penjual cukup memasang harga 0,25 Scudo dan pembeli langsung paham nilainya. Transaksi menjadi semudah menggunakan mata uang biasa.
Paolo Ardoino, CEO Tether, menjelaskan alasan di balik inovasi ini:
“Emas kembali membuktikan perannya sebagai penyimpan nilai terbaik bersama Bitcoin. User experience masih menjadi kelemahan terbesar industri aset digital saat ini. Dengan Scudo, kami menurunkan hambatan masuk sehingga siapa pun bisa memiliki, menentukan harga, dan bertransaksi menggunakan pecahan terkecil dari aset paling terpercaya dalam sejarah dunia.”
Harga Emas Meroket dan Dunia Butuh Solusi Akses Mudah
Tahun 2025 menjadi tahun keemasan bagi logam mulia, baik itu emas dan perak. Harga emas melonjak ke rekor tertinggi sepanjang sejarah karena berbagai faktor. Inflasi global yang tak kunjung mereda mendorong masyarakat mencari aset lindung nilai. Ketidakpastian kebijakan suku bunga membuat investor gelisah dan beralih ke safe haven, salah satunya emas. Bank sentral di berbagai negara berlomba memborong emas dalam jumlah sangat banyak.
Di sisi lain, kepercayaan terhadap mata uang fiat terus tergerus. Kebijakan pencetakan uang berlebihan oleh berbagai pemerintah memicu kekhawatiran akan stabilitas ekonomi jangka panjang. Masyarakat mulai menyadari bahwa emas menawarkan perlindungan yang tidak bisa diberikan uang kertas.
Tether melihat situasi ini sebagai momentum untuk mengembalikan emas ke fungsi aslinya. Sebelum era mata uang fiat, emas menjadi alat pembayaran universal yang menemani peradaban manusia selama ribuan tahun. Tether Gold sudah lebih dulu mengubah emas fisik menjadi aset digital yang bisa ditransfer secepat kilat melalui internet. Setiap token XAU₮ didukung 100% emas fisik di brankas aman, dan pengguna bisa memverifikasi kepemilikan langsung melalui blockchain.
Scudo melengkapi ekosistem ini dengan menghilangkan hambatan terakhir yaitu kerumitan dalam menghitung dan menyebutkan nilai transaksi.
Tether Bangun Infrastruktur Lengkap untuk Adopsi Massal
Selain merilis Scudo, Tether juga merilis WDK (Wallet Development Kit), teknologi yang memungkinkan developer, perusahaan, bahkan AI agent untuk menciptakan dompet digital self-custodial. Dompet buatan WDK mendukung XAU₮ untuk berbagai stablecoin, dan Bitcoin sekaligus. WDK nantinya berjalan di perangkat dan sistem operasi apapun tanpa batasan.
Strategi Tether ini menghasilkan pertumbuhan luar biasa. Per Desember 2025, market cap Tether Gold melonjak dua kali lipat hanya dalam hitungan bulan. Adopsi terus meningkat dari berbagai kalangan yang mencari cara cerdas untuk melestarikan kekayaan jangka panjang, mendiversifikasi portofolio, dan mendapat eksposur emas tanpa repot menyimpan fisiknya.
Perbedaan Tether Gold dari investasi emas tradisional adalah efisiensinya. Pengguna tidak perlu membayar biaya penyimpanan berkelanjutan dan hanya ada biaya transaksi sekali saat pembelian atau penebusan. Hal ini jauh lebih hemat dibanding menyewa safe deposit box atau membayar jasa penyimpanan emas konvensional.
Dengan lebih dari 500 juta pengguna di pasar negara berkembang, Tether membuktikan diri sebagai kisah sukses inklusi keuangan terbesar dalam sejarah umat manusia. Peluncuran Scudo memperkuat misi tersebut dengan membuat emas dimana aset yang selama ini eksklusif menjadi inklusif dan mudah diakses siapa saja.
Untuk informasi lebih lanjut tentang Tether Gold dan Scudo, kunjungi situs Tether Gold.



















