Hariankripto – THORChain kembali buka aktivitas trading setelah jeda lebih dari sebulan. Kabar ini langsung menarik perhatian pelaku pasar kripto. Pasalnya, jaringan ini sempat berhenti beroperasi usai exploit pada 15 Mei yang menguras sekitar USD 10,7 juta dari satu vault.
Kini, THORChain mengaktifkan lagi swap, signing, churning, secured and trade assets, serta aksi dari liquidity provider. Tim tidak mengambil langkah tergesa. Mereka menyelesaikan pemulihan secara bertahap dan menaruh keamanan sebagai fokus utama.
⚡️ UPDATE: THORChain has resumed trading after more than a month-long halt.
— Cointelegraph (@Cointelegraph) June 23, 2026
The protocol says security upgrades are complete, old vaults have been migrated, and native ZEC swaps are coming next. pic.twitter.com/OWbFtjbHbm
Saat artikel ini terbit, harga THORChain atau RUNE berada di USD 0,418. Menurut data CoinGecko, harga itu naik 4,6 persen dalam 24 jam. Kenaikan ini memang belum besar, tetapi pasar melihat sinyal penting dari kembalinya aktivitas trading di jaringan tersebut.
THORChain Kembali Buka Aktivitas Trading Setelah Fase Sulit
THORChain mengumumkan kabar ini lewat unggahan di X pada 23 Juni. Mereka menegaskan bahwa trading sudah aktif lagi. Pernyataan itu memberi napas baru bagi komunitas yang menunggu kepastian sejak insiden exploit bulan lalu.
Sebelumnya, blockchain tersebut menghentikan aktivitas trading untuk melindungi sistem dan menyusun rencana pemulihan. Setelah itu, tim memeriksa vault satu per satu. Mereka juga mengecek setiap keyshare node sebelum mengizinkan layanan normal kembali berjalan.
Selain itu, validator lebih dulu menyetujui versi v3.19.0. Upgrade ini membawa beberapa lapisan perlindungan baru. Tim menambahkan karantina untuk vault yang bermasalah, pemeriksaan keyshare, dan logika pemulihan yang terhubung ke ADR028.
Migrasi Vault Dan Upgrade Keamanan Jadi Kunci
THORChain menjelaskan bahwa tim telah memverifikasi setiap vault dan memeriksa setiap keyshare. Kalimat ini menunjukkan inti dari pekerjaan teknis mereka selama masa jeda. Tim fokus menutup celah, merapikan struktur vault, dan memastikan jaringan kembali stabil.
Selanjutnya, mereka memensiunkan legacy vault lalu memindahkan aset ke set vault baru. Langkah ini menutup salah satu tahap penting dalam proses recovery. Dengan begitu, THORChain bisa menjalankan ulang layanan utama dengan fondasi yang lebih rapi.
Di sisi lain, proyek ini juga tidak berhenti pada recovery saja. Tim menyebut swap native Monero sudah berjalan dari ujung ke ujung dalam tahap pengujian. Mereka juga menyiapkan dukungan native Zcash sebagai langkah berikutnya.
Lalu, THORChain juga merencanakan dynamic fees dan likuiditas yang lebih dalam. Rencana ini bisa memberi dampak besar pada pengalaman trading di masa depan. Jika eksekusi berjalan mulus, jaringan ini punya peluang untuk menarik kembali volume transaksi yang sempat hilang.
Harga RUNE Naik Tapi Ujian Besar Baru Saja Dimulai
Kenaikan harga RUNE sebesar 4,6 persen memberi respons awal yang positif. Namun, pasar belum menunjukkan euforia besar. Hal ini cukup wajar karena trader masih ingin melihat bukti stabilitas operasional setelah jeda panjang.
Sementara itu, token RUNE juga masih berada jauh di bawah level tertingginya. Jadi, pemulihan saat ini belum mengubah arah jangka panjang secara penuh. Meski begitu, harga yang tetap hijau pada hari restart menunjukkan bahwa pasar tidak panik.
Namun, ujian utama THORChain baru saja dimulai. Trader akan mengamati apakah swap tetap lancar, apakah keamanan vault tetap kuat, dan apakah likuiditas benar-benar kembali. Jika satu saja bagian terganggu, kepercayaan pasar bisa goyah lagi.
Sebaliknya, jika jaringan berjalan stabil, sentimen bisa berubah lebih cepat. Update soal Monero, Zcash, dan perubahan biaya bisa menjadi pemicu berikutnya. Karena itu, beberapa pekan ke depan akan sangat penting bagi masa depan THORChain.























