Hariankripto – investor dan trader kripto menahan napas menjelang rilis laporan Consumer Price Index (CPI) Mei dari Amerika Serikat. Para ekonom AS memperkirakan inflasi tahunan akan naik ke 4,2%, level tertinggi sejak Maret 2023. Bitcoin saat ini bergerak di sekitar $61.000, dan data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat memicu tekanan jual tambahan di pasar aset digital.
Inflasi Bulan Mei Diprediksi Naik ke 4,2 Persen Di AS
Biro Statistik Tenaga Kerja AS akan mengumumkan CPI Mei pada 10 Juni pukul 08:30 ET. Prediksi para ekonom AS menunjukkan kenaikan CPI dari 3,8% di bulan April menjadi 4,2% year-over-year. Angka ini menandai kali pertama sejak Maret 2023 inflasi melampaui 4%.
Pasar prediksi juga memperkirakan kenaikan inflasi lebih tinggi. Di platform Kalshi, 47% trader memperkirakan inflasi mencapai 4,2%, sementara 32% menilai bisa tembus 4,3%. Prediksi core CPI bulan Mei berkisar antara 0,2% hingga 0,3% month-over-month, jauh di atas target inflasi jangka panjang Federal Reserve sebesar 2%. Hal ini menunjukkan tekanan inflasi tetap menjadi perhatian utama pembuat kebijakan.
Bitcoin Uji Support $54.000
Inflasi di AS yang lebih jauh dari perkiraan bisa memicu tekanan jual pada Bitcoin. Pada April lalu, inflasi 3,8% membuat Bitcoin anjlok hampir 28%, dari $82.000 menjadi sekitar $60.000 dalam tiga minggu. Kenaikan harga energi akibat ketegangan di Timur Tengah turut memperkuat kekhawatiran inflasi karena biaya transportasi barang meningkat.
Pada CPI AS di bulan April sebelumnya yang mencapai 3,8% YoY, Harga Bitcoin turun dari $82.000 menjadi $60.000 dalam 3 minggu.Jika CPI AS di bulan Mei ini melebihi inflasi bulan sebelumnya maka Bitcoin kemungkinan berada id zona support $55.000. Sebaliknya, CPI yang lebih rendah dari perkiraan dapat memicu pemulihan harga Bitcoin dan meningkatkan permintaan aset berisiko.
Dampak Perkembangan Iran pada Inflasi dan Kripto
Komentar mantan Presiden Donald Trump mengenai kesepakatan dengan Iran bisa memengaruhi sentimen pasar. Trump menyebut negosiasi berada di tahap akhir dan kesepakatan dapat tercapai dalam dua atau tiga hari. Jika ketegangan mereda dan harga minyak menurun, tekanan inflasi dapat melunak.
Perkembangan ini akan meningkatkan ekspektasi likuiditas di pasar dan mendukung permintaan aset berisiko, termasuk pasar kripto. Investor kini menunggu laporan CPI AS bulan Mei dengan strategi yang hati-hati, karena setiap angka bisa mengubah dinamika pasar kripto dalam hitungan jam.























