Hariankripto – Ethereum kembali mencuri perhatian pasar kripto. Harga ETH memang masih bergerak lemah, tetapi dompet besar justru menambah kepemilikan secara agresif. Data terbaru menunjukkan whale Ethereum memegang 17,41 juta ETH, level tertinggi dalam sembilan minggu terakhir.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar. Apakah Ethereum sedang kehilangan tenaga, atau justru investor besar sedang bersiap sebelum harga bergerak lebih tinggi?
Whale Ethereum Makin Agresif Saat Retail Ragu
Harga Ethereum saat ini masih tertekan di sekitar 2.010 dolar AS. Susunan EMA tersebut menunjukkan tren bearish yang masih kuat.
Namun, whale tidak ikut panik. Wallet yang memegang minimal 100.000 ETH terus menambah kepemilikan. Kepemilikan whale kini mencapai 22,03 persen dari suplai beredar Ethereum.
Aksi ini menarik karena whale sering bergerak lebih awal daripada retail. Saat banyak trader ragu, pemilik modal besar justru mengumpulkan ETH di harga rendah. Pola seperti ini sering muncul sebelum fase pemulihan harga.
Institusi Masih Percaya Target Besar Ethereum
Sentimen jangka panjang Ethereum juga tetap kuat. Standard Chartered masih mempertahankan target harga Ethereum di 40.000 dolar AS dalam jangka panjang. Bank tersebut menilai pasar belum sepenuhnya menghargai pertumbuhan DeFi, aset dunia nyata yang ditokenisasi, dan adopsi jaringan Ethereum.
Bit Digital juga menambah 8.568 ETH senilai hampir 20 juta dolar AS ke dalam treasury mereka. Total kepemilikan Ethereum perusahaan itu kini melampaui 158.000 ETH.
Langkah institusi ini memberi sinyal penting. Mereka tidak melihat penurunan ETH sebagai ancaman besar. Mereka justru memanfaatkan koreksi sebagai peluang akumulasi.
Level Penting Ethereum yang Wajib Dipantau

Secara teknikal, Ethereum masih perlu membuktikan kekuatan. ETH harus menembus EMA 20 di 2.109 dolar AS dan EMA 50 di 2.179 dolar AS. Candle harian juga perlu menutup di atas 2.200 dolar AS agar peluang bullish mulai terbuka.
Jika ETH berhasil naik, target berikutnya berada di 2.260 dolar AS, 2.380 dolar AS, dan 2.500 dolar AS. Area 2.400 sampai 2.500 dolar AS menjadi resistance besar yang perlu diperhatikan.
Namun, risiko turun masih ada. Jika ETH gagal bertahan di 2.000 dolar AS, harga bisa melemah ke 1.950 dolar AS, 1.900 dolar AS, hingga 1.850 dolar AS. Dalam skenario ekstrem, ETH dapat menguji area 1.750 dolar AS.
Untuk satu hingga dua minggu ke depan, ETH kemungkinan bergerak di area 1.950 sampai 2.150 dolar AS. Peluang bearish masih lebih dominan, tetapi akumulasi whale bisa menahan penurunan lebih dalam.
Kesimpulannya, Ethereum belum menunjukkan sinyal reversal yang kuat. Struktur harga masih bearish, tetapi aktivitas whale dan institusi memberi cerita berbeda. Selama ETH belum menembus 2.180 sampai 2.200 dolar AS, pasar masih cenderung konsolidasi. Namun, jika akumulasi besar terus berlanjut, Ethereum bisa menjadi aset yang paling mengejutkan saat sentimen pasar mulai pulih.




















