Taking too long? Close loading screen.
  • Kripto
    • NFT
    • Blockchain
    • Metaverse
  • Altcoin
    • Ethereum
    • Cardano
    • Solana
    • Avalanche
    • Dogecoin
    • Shiba Inu
  • Bitcoin
  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam
    • Analisis
    • Investasi
    • Siaran Pers
    • Lowongan Kerja
hariankripto.id
Kamis, Agustus 13, 2026
No Result
View All Result
  • Kripto
    • NFT
    • Blockchain
    • Metaverse
  • Altcoin
    • Ethereum
    • Cardano
    • Solana
    • Avalanche
    • Dogecoin
    • Shiba Inu
  • Bitcoin
    Startegy Jual Bitcoin

    Strategy Jual 1.690 Bitcoin untuk Perkuat Cadangan USD Senilai $4,65 Miliar

    Tim Bitcoin Red

    Tim Bitcoin Red Temukan 4.962 Celah Kode Dengan Bantuan AI Usai Kasus Coldcard

    BIP-110 Bitcoin

    Bitcoin BIP-110 Gagal Setelah Fork Baru Hanya Menghasilkan Dua Blok

    Lonjakan penggunaan kartu pembayaran kripto

    Kartu Pembayaran Kripto Cetak Rekor Baru dengan Transaksi Capai 759 Juta Dolar Di Bulan Juli 2026

    China Tambah Emas

    China Tambah Cadangan Emas dan Sinyal Dedolarisasi Makin Kuat bagi Bitcoin

    Trump Puji Bitcoin

    Trump Puji Adopsi Bitcoin karena Kurangi Tekanan terhadap Dolar AS

  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam
    • Analisis
      Tim Bitcoin Red

      Tim Bitcoin Red Temukan 4.962 Celah Kode Dengan Bantuan AI Usai Kasus Coldcard

      BIP-110 Bitcoin

      Bitcoin BIP-110 Gagal Setelah Fork Baru Hanya Menghasilkan Dua Blok

      China Tambah Emas

      China Tambah Cadangan Emas dan Sinyal Dedolarisasi Makin Kuat bagi Bitcoin

      Zcash

      Zcash Uji Resistensi 495 Dolar di Tengah Kekuatan ZEC Terhadap Bitcoin

      Prediksi dan Analisis Harga Bitcoin dan Ethereum

      Prediksi Kripto Bulan Agustus: BTC dan ETH Meledak atau Terjerembab?

      FTX

      FTX Mulai Menyalurkan Total Dana US$900 Juta kepada Kreditur

    • Investasi
    • Siaran Pers
    • Lowongan Kerja
  • Kripto
    • NFT
    • Blockchain
    • Metaverse
  • Altcoin
    • Ethereum
    • Cardano
    • Solana
    • Avalanche
    • Dogecoin
    • Shiba Inu
  • Bitcoin
    Startegy Jual Bitcoin

    Strategy Jual 1.690 Bitcoin untuk Perkuat Cadangan USD Senilai $4,65 Miliar

    Tim Bitcoin Red

    Tim Bitcoin Red Temukan 4.962 Celah Kode Dengan Bantuan AI Usai Kasus Coldcard

    BIP-110 Bitcoin

    Bitcoin BIP-110 Gagal Setelah Fork Baru Hanya Menghasilkan Dua Blok

    Lonjakan penggunaan kartu pembayaran kripto

    Kartu Pembayaran Kripto Cetak Rekor Baru dengan Transaksi Capai 759 Juta Dolar Di Bulan Juli 2026

    China Tambah Emas

    China Tambah Cadangan Emas dan Sinyal Dedolarisasi Makin Kuat bagi Bitcoin

    Trump Puji Bitcoin

    Trump Puji Adopsi Bitcoin karena Kurangi Tekanan terhadap Dolar AS

  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam
    • Analisis
      Tim Bitcoin Red

      Tim Bitcoin Red Temukan 4.962 Celah Kode Dengan Bantuan AI Usai Kasus Coldcard

      BIP-110 Bitcoin

      Bitcoin BIP-110 Gagal Setelah Fork Baru Hanya Menghasilkan Dua Blok

      China Tambah Emas

      China Tambah Cadangan Emas dan Sinyal Dedolarisasi Makin Kuat bagi Bitcoin

      Zcash

      Zcash Uji Resistensi 495 Dolar di Tengah Kekuatan ZEC Terhadap Bitcoin

      Prediksi dan Analisis Harga Bitcoin dan Ethereum

      Prediksi Kripto Bulan Agustus: BTC dan ETH Meledak atau Terjerembab?

      FTX

      FTX Mulai Menyalurkan Total Dana US$900 Juta kepada Kreditur

    • Investasi
    • Siaran Pers
    • Lowongan Kerja
No Result
View All Result
hariankripto.id
No Result
View All Result
Home Kripto

Pengguna Kripto Kehilangan US$100 Ribu Akibat Address Poisoning

harian kripto by harian kripto
13/08/2026
in Kripto
0
Address poisoning kripto

Pengguna kripto kehilangan lebih dari US$100 ribu akibat address poisoning. Simak kronologi serangan, modus pelaku, dan cara menghindarinya.

371
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hariankripto – Seorang pengguna kripto kehilangan 101.100 USDT setelah mengirim dana ke alamat palsu dalam serangan address poisoning. Pelaku menyiapkan jebakan tersebut sekitar 66 hari sebelum korban melakukan transfer besar.

Analis blockchain Lookonchain menyoroti kasus tersebut dan kembali mengingatkan pengguna agar selalu memeriksa seluruh karakter alamat dompet. Kesamaan beberapa karakter pada bagian awal dan akhir alamat tidak menjamin tujuan transaksi benar.

Address poisoning is everywhere.

Always double-check the wallet address before sending funds, and never copy an address from your transaction history.

Another victim copied a wallet address from the transaction history and sent funds without double-checking, losing $100K!… pic.twitter.com/L2H8K3IpVk

— Lookonchain (@lookonchain) August 13, 2026

Kasus ini juga menunjukkan risiko penggunaan riwayat transaksi sebagai referensi alamat. Pengguna perangkat seluler menghadapi risiko lebih tinggi karena layar kecil sering hanya menampilkan sebagian karakter alamat.

Pelaku Menanam Alamat Palsu Sejak 66 Hari Sebelumnya

Cyvers menemukan aktivitas mencurigakan pada dompet korban sekitar 66 hari sebelum kerugian terjadi. Pelaku mengirim transaksi kecil yang melibatkan dompet target. Langkah itu membuat alamat milik pelaku muncul dalam riwayat transaksi korban.

Pelaku tidak memilih alamat secara acak. Mereka membuat alamat yang memiliki karakter awal dan akhir serupa dengan alamat asli yang pernah korban gunakan.

Banyak dompet kripto dan block explorer mempersingkat alamat blockchain karena rangkaian karakternya cukup panjang. Pengguna akhirnya hanya melihat beberapa karakter pertama dan terakhir.

Kondisi tersebut membuka peluang bagi pelaku. Mereka membuat alamat yang tampak serupa ketika pengguna melihat versi singkatnya.

Saat korban ingin mengirim sekitar 100.000 USDT, korban mengambil alamat dari riwayat transaksi. Menurut Cyvers, korban tidak membandingkan seluruh karakter alamat tujuan dengan alamat penerima sebenarnya.

Baca Juga:  JPMorgan Peringatkan Risiko Kripto saat CLARITY Act Tersendat

Akibatnya, korban mengirim 101.100 USDT ke dompet pelaku.

Metode ini berbeda dari peretasan dompet. Pelaku tidak membutuhkan private key. Mereka juga tidak perlu mengeksploitasi smart contract atau mengambil alih akun korban.

Sebaliknya, address poisoning memanfaatkan kebiasaan pengguna saat menyalin alamat. Pelaku cukup menempatkan alamat palsu ke dalam riwayat transaksi melalui transfer bernilai sangat kecil atau bahkan transaksi bernilai nol.

Karena itu, pengguna sebaiknya tidak menganggap riwayat transaksi sebagai buku alamat terpercaya. Pemeriksaan beberapa karakter saja juga tidak cukup untuk transaksi bernilai besar.

Pelaku Menukar USDT Curian Menjadi 52,8 ETH

Setelah menerima dana korban, pelaku segera menukar USDT tersebut menjadi Ethereum. Cyvers melaporkan bahwa dompet penerima memegang sekitar 52,8 ETH ketika perusahaan keamanan itu mengeluarkan peringatan.

Perubahan aset tersebut memiliki alasan penting. Tether sebagai penerbit USDT memiliki mekanisme yang dapat memblokir alamat tertentu melalui smart contract. Langkah ini dapat membatasi pergerakan USDT ketika perusahaan atau pihak terkait menemukan indikasi pencurian.

ETH memiliki karakter berbeda. Tidak ada penerbit tunggal yang memiliki fungsi pembekuan setara dengan mekanisme milik Tether.

Dengan menukar USDT menjadi ETH, pelaku berusaha mengurangi risiko pembekuan aset. Namun, perubahan tersebut juga membuat nilai aset pelaku mengikuti pergerakan harga Ethereum.

Cyvers belum melaporkan pemulihan dana dalam peringatan awalnya. Perusahaan tersebut juga tidak mengungkap identitas korban kepada publik.

Selain itu, laporan tidak menunjukkan kelemahan pada jaringan Ethereum, sistem Tether, atau perangkat lunak dompet korban. Insiden ini muncul akibat manipulasi alamat dan kesalahan saat memverifikasi tujuan transfer.

Kasus serupa sebelumnya menimbulkan kerugian besar juga. Pada Februari 2026, dua pengguna dompet kripto kehilangan total sekitar US$62 juta dalam serangan dengan pola serupa.

Baca Juga:  Morgan Stanley Masuk XRP Lewat ETF dan Sinyal Institusi Makin Kuat

Scam Sniffer melaporkan di bualn Februari 2026 seorang pengguna kripto kehilangan US$50 juta dari total tersebut di bulan Janurai 2026. Lalu di bulan Desember 2025 Korban sebelumnya juga kehilangan sekitar US$12,25 juta atau sekitar 4.556 ETH.

Dalam salah satu kasus, korban lebih dulu mengirim 50 USDT ke alamat yang benar sebagai transaksi percobaan. Setelah itu, pelaku memasukkan alamat tiruan ke riwayat melalui transaksi kecil senilai 0,005 USDT.

Korban kemudian mengambil alamat yang salah dari riwayat transaksi dan mengirim hampir 50 juta USDT kepada pelaku. Kasus tersebut menunjukkan bahwa transaksi percobaan saja belum cukup jika pengguna mengambil kembali alamat tujuan dari sumber yang tidak aman.

Pengguna Perlu Memeriksa Seluruh Alamat Sebelum Mengirim Kripto

Peningkatan serangan address poisoning membuat verifikasi alamat semakin penting. Biaya transaksi yang rendah juga membantu pelaku menjalankan kampanye dalam skala besar.

Scam Sniffer sebelumnya menemukan jutaan transaksi kecil setiap hari yang berkaitan dengan aktivitas semacam ini. Banyak pelaku menggunakan transaksi tersebut untuk menyiapkan jebakan sebelum korban melakukan transfer besar.

Pada Maret 2026, seorang pengguna stablecoin bahkan melaporkan 89 peringatan address poisoning hanya dalam 30 menit setelah melakukan dua transaksi asli. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelaku dapat menjalankan proses ini secara otomatis.

Pengguna dapat mengurangi risiko dengan menyimpan alamat terpercaya dalam fitur address book. Cara ini lebih aman daripada mengambil alamat dari daftar transaksi terakhir.

Selanjutnya, pengguna perlu membandingkan seluruh alamat sebelum mengonfirmasi transaksi. Pemeriksaan karakter awal dan akhir saja tidak memberikan perlindungan yang cukup.

Transaksi percobaan tetap berguna, terutama untuk pengiriman bernilai besar. Namun, pengguna harus memakai alamat tujuan yang sama dari sumber terpercaya saat melakukan transaksi utama. Mengambil ulang alamat dari riwayat transaksi setelah tes justru dapat membuka peluang baru bagi pelaku.

Baca Juga:  Respons CZ soal Ancaman Komputer Kuantum pada Kripto, Tidak Perlu Panik

Pengguna perangkat seluler juga perlu lebih berhati-hati. Tampilan layar yang sempit sering menyembunyikan sebagian besar karakter alamat. Karena itu, pengguna perlu membuka detail lengkap sebelum menekan tombol konfirmasi.

Selain itu, pengguna sebaiknya melakukan pemeriksaan kedua untuk transaksi bernilai tinggi. Pengirim dapat mencocokkan alamat dengan penerima melalui saluran komunikasi lain sebelum memindahkan dana.

Kasus kehilangan 101.100 USDT ini menunjukkan bahwa keamanan kripto tidak hanya bergantung pada perlindungan private key. Kebiasaan saat memeriksa alamat juga memainkan peran penting. Scam sniffer juga menyediakan bagaimana pengguna kripto untuk menghindari hal semacam ini.

how to avoid being phished?

be cautious of phishing attempts in these common scenarios,

and familiarize yourself with common phishing signatures that can lead to the theft of your assets. https://t.co/FbeOaGkoqU pic.twitter.com/TXgDTWrfwl

— Scam Sniffer | Web3 Anti-Scam (@realScamSniffer) February 4, 2024

Satu karakter yang berbeda dapat mengubah tujuan transaksi sepenuhnya. Oleh karena itu, pengguna perlu memperlakukan setiap alamat baru sebagai data yang harus mereka verifikasi secara menyeluruh sebelum mengirim aset.

Tags: addresss poisoningKriptophishing
Previous Post

OCC Buka Jalur Bank Nasional untuk Perusahaan Kripto AS

harian kripto

harian kripto

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Berita Terbaru Kripto Minggu Ini

Sengketa Ripple Berakhir, Prediksi ETH $20.000, dan Berita Terbaru Kripto Minggu Ini!

24/08/2025
Analisis Pasar Kripto: Pertumbuhan Pasar Kripto Semakin Melambat, Peluang Pasar Ada Di Ethereum

Analisis Pasar Kripto: Pertumbuhan Pasar Kripto Semakin Melambat, Peluang Pasar Ada Di Ethereum

26/01/2024
Bitcoin (BTC)

Bitcoin Terjebak di Harga $85K hingga $90K dan Siap Meledak Setelah Natal? Ini Alasan dan Prediksi Lengkapnya!

24/12/2025
Bitcoin

Bitcoin 1 Juta Dolar Menurut Pendiri Ledger Bukan Kabar Baik

05/07/2026
Vanguard Hapus Lebih Dari US$7,2 Triliun Bitcoin ETF Dari Platformnya, Harga Bitcoin Melemah

Vanguard Hapus Lebih Dari US$7,2 Triliun Bitcoin ETF Dari Platformnya, Harga Bitcoin Melemah

0
Ceo Blackrock Umpamakan Bitcoin Sebagai Kelas Aset Pelindung & Tidak Beda Jauh Dengan Emas

Ceo Blackrock Umpamakan Bitcoin Sebagai Kelas Aset Pelindung & Tidak Beda Jauh Dengan Emas

0
Outflow Milik Grayscale Mendominasi, Euforia Bitcoin ETF Meredup?

Outflow Milik Grayscale Mendominasi, Euforia Bitcoin ETF Meredup?

0
Resmi! Spot Bitcoin ETF Mulai Diperdagangkan Hari Ini

Resmi! Spot Bitcoin ETF Mulai Diperdagangkan Hari Ini

0
Address poisoning kripto

Pengguna Kripto Kehilangan US$100 Ribu Akibat Address Poisoning

13/08/2026
OCC AS

OCC Buka Jalur Bank Nasional untuk Perusahaan Kripto AS

13/08/2026
Jaringan Solana Hampir Berhenti

Jaringan Solana Hampir Berhenti Setelah Gangguan Infrastruktur Teraswitch

12/08/2026
Wintermute investasi di AI

Wintermute Siapkan US$1 Miliar untuk Ekspansi Pasar Tradisional dan AI

12/08/2026

Recent News

Address poisoning kripto

Pengguna Kripto Kehilangan US$100 Ribu Akibat Address Poisoning

13/08/2026
OCC AS

OCC Buka Jalur Bank Nasional untuk Perusahaan Kripto AS

13/08/2026
Jaringan Solana Hampir Berhenti

Jaringan Solana Hampir Berhenti Setelah Gangguan Infrastruktur Teraswitch

12/08/2026
Wintermute investasi di AI

Wintermute Siapkan US$1 Miliar untuk Ekspansi Pasar Tradisional dan AI

12/08/2026
Info Terbaru Bitcoin, Kripto, dan Prediksi Harga Terpercaya

Ikuti HarianKripto.id untuk berita terkini, analisis pasar cryptocurrency, dan tips investasi terpercaya.

Dapatkan informasi terbaru tentang dunia kripto yang membantu Anda memperoleh pengetahuan baru mengenai dunia kripto.

Kunjungi kami untuk update kripto setiap hari!

Follow Us

Browse by Category

  • Analisis
  • Avalanche
  • Bitcoin
  • Blockchain
  • Cardano
  • Dogecoin
  • Edukasi Kripto
  • Etherium
  • Game
  • Investasi
  • Kripto
  • Metaverse
  • NFT
  • Ragam
  • Shiba Inu
  • Siaran Pers
  • Solana
  • Tech
  • Uncategorized
  • Uncategorized

Recent News

Address poisoning kripto

Pengguna Kripto Kehilangan US$100 Ribu Akibat Address Poisoning

13/08/2026
OCC AS

OCC Buka Jalur Bank Nasional untuk Perusahaan Kripto AS

13/08/2026
  • Kripto
  • Altcoin
  • Bitcoin
  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam

© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.

No Result
View All Result
  • Kripto
    • NFT
    • Blockchain
    • Metaverse
  • Altcoin
    • Ethereum
    • Cardano
    • Solana
    • Avalanche
    • Dogecoin
    • Shiba Inu
  • Bitcoin
  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam
    • Analisis
    • Investasi
    • Siaran Pers
    • Lowongan Kerja

© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.

You have not selected any currencies to display