Hariankripto – Ethereum Institutional menutup putaran pendanaan ekosistem pertamanya dengan dukungan lebih dari 100 perusahaan, protokol, investor, dan pelaku industri kripto. Koalisi tersebut ingin mempercepat penggunaan Ethereum dalam aktivitas keuangan institusional, mulai dari tokenisasi aset hingga penyelesaian transaksi secara onchain.
BitMine Immersion Technologies, SharpLink, Joseph Lubin, dan Mihai Alisie menjadi pendukung utama dalam putaran tersebut. Selain menyediakan modal, para peserta juga menawarkan waktu, keahlian, jaringan, serta dukungan distribusi. Meskipun demikian, tim Ethereum Institutional belum mengungkap nilai dana yang berhasil mereka kumpulkan.
Ethereum Institutional menjalankan organisasi nirlaba independen yang membantu bank, manajer aset, kustodian, perusahaan teknologi finansial, dan lembaga publik memahami ekosistem Ethereum. Organisasi ini juga menjembatani kebutuhan institusi dengan pengembang aplikasi, penyedia infrastruktur, kontributor protokol, serta jaringan layer 2.
Pendanaan Ethereum Institutional Menghubungkan Institusi Keuangan
Mantan anggota tim enterprise Ethereum Foundation membentuk Ethereum Institutional untuk menghadirkan satu pusat komunikasi yang netral bagi institusi keuangan. Mereka ingin membantu lembaga besar mengambil keputusan teknis tanpa mengutamakan satu perusahaan, aplikasi, atau jaringan layer 2 tertentu.
Ethereum Institutional menilai ekosistem Ethereum memerlukan pihak yang dapat menjelaskan teknologi, risiko, kepatuhan, serta pilihan infrastrukturnya secara objektif. Bank dan manajer aset tidak hanya membutuhkan dokumentasi teknis. Mereka juga memerlukan mitra yang memahami proses persetujuan internal, regulasi, keamanan, manajemen risiko, dan tata kelola perusahaan.
Oleh karena itu, organisasi tersebut akan mendampingi institusi sejak tahap evaluasi hingga tahap implementasi. Timnya juga akan menghubungkan kebutuhan pasar dengan pengembang Ethereum agar pelaku ekosistem dapat membangun produk yang sesuai dengan standar keuangan tradisional.
Selain itu, Ethereum Institutional membawa pengalaman dari lebih dari 500 hubungan institusional yang sebelumnya mereka bangun melalui Ethereum Foundation. Tim tersebut juga pernah mengadakan Institutional Ethereum Forum yang mempertemukan lebih dari 150 eksekutif senior dari lembaga dengan total aset kelolaan sekitar 250 triliun dolar AS.
John Gillen, mantan Vice President BlackRock, memandang perkembangan ini sebagai langkah besar. Melalui komentarnya di X, ia menilai banyak investor terlalu fokus pada kebijakan moneter Kevin Warsh, sementara Ethereum terus memperkuat perannya dalam sistem keuangan global. Gillen selama ini juga aktif membahas Ethereum, aset digital, dan transformasi infrastruktur finansial.
Tokenisasi dan Stablecoin Menjadi Fokus Utama
Ethereum Institutional akan memusatkan kegiatannya pada pendidikan institusional, riset, pemasaran ekosistem, identifikasi kebutuhan industri, dan penyelenggaraan forum. Melalui agenda tersebut, organisasi ini ingin memperluas penggunaan Ethereum dalam tokenisasi, stablecoin, kustodian, agunan digital, dan infrastruktur pasar.
Tokenisasi memungkinkan perusahaan mengubah representasi hak atas aset menjadi token blockchain. Institusi dapat menggunakan mekanisme ini untuk obligasi, dana pasar uang, saham, komoditas, properti, atau instrumen kredit. Selanjutnya, smart contract dapat mengatur kepemilikan, distribusi hasil, verifikasi transaksi, dan penyelesaian aset.
Sementara itu, stablecoin menawarkan sarana pembayaran digital yang bergerak selama 24 jam. Bank, perusahaan pembayaran, dan manajer aset dapat memakai stablecoin untuk mengirim dana, mengelola likuiditas, menyediakan agunan, serta menyelesaikan transaksi lintas negara.
Ethereum Institutional menilai Ethereum memiliki posisi kuat karena jaringan tersebut menyediakan ekosistem aplikasi dan infrastruktur yang luas. Ethereum juga menawarkan berbagai jaringan layer 2 yang dapat menekan biaya transaksi sekaligus mempertahankan hubungan dengan lapisan penyelesaian Ethereum.
Meski demikian, banyak institusi menghadapi pilihan yang kompleks. Mereka harus mempertimbangkan jaringan utama, layer 2, oracle, kustodian, identitas digital, privasi, keamanan smart contract, dan kepatuhan. Ethereum Institutional ingin menyederhanakan proses tersebut melalui panduan yang netral.
Koalisi Besar Memperkuat Ekonomi Onchain Ethereum
Lebih dari 100 pendukung dalam koalisi Ethereum Institutional mewakili berbagai lapisan industri. Aave, Compound, Curve Finance, dan Morpho membawa pengalaman dari sektor keuangan terdesentralisasi. Sementara itu, Arbitrum, Optimism, Linea, dan zkSync memperkuat sisi penskalaan layer 2.
🔥 LATEST: Ethereum Institutional closes its initial ecosystem funding round with backing from 100+ ecosystem participants. pic.twitter.com/u6Tfh2ehvY
— Cointelegraph (@Cointelegraph) July 29, 2026
Chainlink, RedStone, dan jaringan oracle lainnya mendukung penyediaan data bagi aplikasi finansial. Di sisi lain, Circle, Ondo, Securitize, Fireblocks, Anchorage Digital, Ledger, Uniswap Labs, Etherscan, serta EigenCloud melengkapi kebutuhan stablecoin, tokenisasi, kustodian, perdagangan, eksplorasi data, dan infrastruktur komputasi.
EigenCloud menyatakan dukungannya terhadap Ethereum Institutional bersama lebih dari 100 tim lain. Perusahaan tersebut menilai koalisi ini dapat mengubah ketertarikan institusional menjadi aktivitas tokenisasi, stablecoin, agunan, dan penyelesaian transaksi secara nyata di jaringan blockchain.
Institutions do not need another Ethereum pitch. They need a credible path to build on it.
— EigenCloud (@eigencloud) July 29, 2026
Proud to support @ethereuminsti alongside 100+ teams turning institutional interest into real tokenization, stablecoin, collateral and settlement activity onchain. https://t.co/ey60zZZMgW
Keberagaman anggota memberi keuntungan strategis karena satu institusi biasanya membutuhkan beberapa penyedia layanan sekaligus. Sebagai contoh, manajer aset memerlukan penerbit token, penyedia kustodian, oracle harga, sistem kepatuhan, pasar sekunder, serta jaringan penyelesaian. Ethereum Institutional dapat membantu pihak tersebut menemukan kombinasi infrastruktur yang sesuai.
Selanjutnya, kolaborasi antarpendukung dapat mendorong standar teknis yang lebih seragam. Standar tersebut akan mengurangi fragmentasi likuiditas dan biaya integrasi. Selain itu, institusi dapat memindahkan aset serta data dengan lebih efisien jika setiap penyedia menggunakan kerangka kerja yang kompatibel.
Pendanaan Ethereum Institutional akhirnya memberi Ethereum saluran khusus untuk menjangkau lembaga keuangan. Meski pasar belum mengetahui nilai pendanaannya, keterlibatan lebih dari 100 pelaku ekosistem menunjukkan komitmen yang luas terhadap keuangan onchain.
























