Hariankripto – Komunitas kripto kembali menghadapi insiden keamanan serius. ZachXBT, investigator blockchain independen, memperingatkan publik setelah menerima laporan dari banyak pengguna Trust Wallet yang kehilangan dana secara tiba-tiba hanya dalam hitungan jam.
Para korban melaporkan bahwa dana di wallet mereka berpindah tanpa persetujuan, tepat setelah Trust Wallet merilis pembaruan terbaru untuk ekstensi browser Chrome. Meskipun penyebab awal belum langsung terungkap, waktu kejadian yang berdekatan langsung memicu kecurigaan di komunitas kripto.
ZachXBT secara aktif mengumpulkan dan memverifikasi alamat wallet yang terlibat dalam pencurian ini. Dari hasil penelusuran awal, peretas memanfaatkan beberapa jaringan blockchain utama, antara lain:

Dari daftar alamat yang sudah terverifikasi, total dana yang mengalir ke wallet pelaku telah melampaui Lebih dari Rp 100 Miliar ($6 Juta), dan angka ini masih berpotensi bertambah.
Trust Wallet akhirnya memberikan klarifikasi resmi dan mengakui adanya insiden keamanan. Tim Trust Wallet menegaskan bahwa serangan ini secara spesifik menargetkan Trust Wallet Browser Extension versi 2.68.
We’ve identified a security incident affecting Trust Wallet Browser Extension version 2.68 only. Users with Browser Extension 2.68 should disable and upgrade to 2.69.
— Trust Wallet (@TrustWallet) December 25, 2025
Please refer to the official Chrome Webstore link here: https://t.co/V3vMq31TKb
Please note: Mobile-only users…
Dalam pernyataannya, Trust Wallet menyampaikan beberapa poin penting:
Trust Wallet juga mengimbau pengguna untuk hanya mengunduh ekstensi melalui Chrome Web Store resmi.
Pendiri Binance, Changpeng Zhao (CZ), merespons cepat situasi ini. Ia menyampaikan bahwa kerugian sementara telah mencapai sekitar Rp 117 Miliar ($7 juta), namun pengguna tidak perlu panik.
CZ menegaskan bahwa:
Pernyataan ini membantu meredam kepanikan, meskipun kekhawatiran di komunitas kripto masih terasa.
Saat ini, tim Trust Wallet secara aktif menyelidiki bagaimana peretas bisa meloloskan versi ekstensi berbahaya ke ekosistem Chrome. Tim fokus menjawab beberapa pertanyaan kunci, seperti:
Hasil investigasi ini akan menjadi krusial bagi keamanan wallet kripto ke depan, terutama Trust Wallet.
Agar risiko tidak meluas, pengguna Trust Wallet perlu segera mengambil langkah berikut:
Kasus ini menegaskan bahwa ancaman kripto tidak selalu datang dari smart contract atau exchange. Peretas justru sering menyerang perangkat pengguna, terutama browser dan ekstensi seperti Trust Wallet.
Begitu peretas menguasai akses browser, mereka bisa menguras wallet tanpa perlu menembus sistem blockchain itu sendiri.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.