Hariankripto – Pendiri Cardano, Charles Hoskinson, kembali memanaskan diskusi soal masa depan infrastruktur blockchain. Ia menanggapi langkah terbaru institusi keuangan tradisional (TradFi) yang mulai serius masuk ke tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets (RWA) melalui Canton Network.
I love it when I see legacy finance come together with Canton and try to build what XRP and Midnight are already doing at a scale 100x beyond their ambitions.
— Charles Hoskinson (@IOHK_Charles) December 26, 2025
These guys never learn and don't understand what makes Web3 unique and meaningful.
Menurut Hoskinson, lembaga keuangan lama kini berusaha membangun ulang sistem yang sebenarnya sudah lebih dulu dikembangkan oleh ekosistem kripto seperti Cardano dan proyek yang terhubung dengan XRP, namun masih dalam skala yang jauh lebih kecil.
Target Sebenarnya: Pasar RWA USD 10 Triliun
Saat ditanya soal skala yang ia maksud, Hoskinson menjawab tegas. Ia menilai tokenisasi RWA bukan sekadar eksperimen teknologi, melainkan peluang pasar bernilai USD 10 triliun.
Hoskinson menekankan bahwa pemain yang ingin sukses di sektor ini harus memenuhi tiga syarat utama:
- Sistem end-to-end yang utuh, bukan solusi tambal sulam
- Kemitraan kuat dengan institusi dan regulator
- Komunitas aktif yang tidak bisa direkayasa
“Kamu tidak bisa memalsukan komunitas Cardano atau XRP,” ujar Hoskinson, menegaskan bahwa kekuatan ekosistem menjadi faktor pembeda utama.
Waktu yang Tepat, Pasar Langsung Bereaksi
Pernyataan Hoskinson muncul di momen yang tidak kebetulan. Dalam sepekan terakhir, Canton Coin melonjak sekitar 20%, jauh mengungguli pasar kripto yang cenderung stagnan.
Kenaikan ini menarik perhatian karena:
- Tidak ada dorongan euforia dari pasar secara umum
- Dipicu langsung oleh berita infrastruktur institusional
- Menunjukkan minat serius dari sektor keuangan tradisional
Artinya, pasar mulai memberi nilai pada proyek yang berperan sebagai fondasi infrastruktur, bukan sekadar token sementara saja.
DTCC Masuk, Tokenisasi Naik Level
Lonjakan kenaikan harga terhadap Canton Network terjadi setelah pengumuman pada 17 Desember dari Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC).
DTCC mengungkapkan rencana untuk:
- Mengeksplorasi tokenisasi U.S. Treasury securities
- Menggunakan Canton Network sebagai lingkungan uji coba
- Memulai dari aset yang unit Depository Trust Company kelola
Sebagai tulang punggung pasar keuangan global, DTCC memproses triliunan dolar transaksi sekuritas setiap tahun. Masuknya DTCC mengirim sinyal kuat bahwa tokenisasi tidak lagi sekadar wacana, tetapi roadmap jangka panjang.
Dua Arah, Satu Tujuan
Hoskinson melihat pemisahan yang semakin jelas di industri:
- TradFi mencoba menyesuaikan blockchain ke sistem lama
- Blockchain-native networks seperti Cardano dan XRP membangun sistem sejak awal untuk skala global
Sementara DTCC menegaskan bahwa tokenisasi tidak akan langsung menggantikan sistem lama, arah kebijakan ini tetap membuka jalan bagi ekspansi ke berbagai aset teregulasi lainnya.
Dalam 12 bulan terakhir, total nilai RWA yang menjadi tokenisasi meningkat tajam, dengan U.S. Treasurys menyumbang porsi terbesar dari pertumbuhan tersebut.
Siapa Menguasai Infrastruktur, Itulah Pemenangnya
Hoskinson menutup argumennya dengan satu pesan strategis: persaingan RWA bukan soal siapa punya produk tercepat, tetapi siapa yang mengendalikan infrastrukturnya.
Saat institusi terus mendorong tokenisasi, pertarungan utama akan terjadi di lapisan paling dasar jaringan, standar, dan komunitas yang menopang seluruh sistem.





















