Hariankripto – Sejak 10 Januari 2025, pengawasan aset kripto di Indonesia resmi berpindah dari Bappebti ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Perubahan ini membawa angin segar bagi industri kripto tanah air karena regulasi kini menjadi lebih jelas dan terpusat.
Pemerintah menuangkan aturan ini dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2024. Tujuannya jelas yaitu memperkuat perlindungan investor, meningkatkan transparansi, dan memberikan kepastian hukum dalam industri aset digital. Dengan regulasi yang lebih ketat, kepercayaan masyarakat terhadap crypto exchange Indonesia pun semakin tumbuh.
Saat artikel ini rilis, sebanyak 30 pedagang aset kripto telah bergabung sebagai anggota PT Central Finansial X (CFX). Pada rilis resmi dari OJK pada bulan Desember 2025, terdapat 29 pedagang aset keuangan digital berizin dan terdaftar dengan daftar PAKD berizin dan CPAKD. Penerbitan Whitelist PAKD dan CPAKD tersebut tertuang di Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguat​an Sektor Keuangan (UU P2SK). Namun hanya 18 di antaranya yang sudah mengantongi izin sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) dari OJK dan beroperasi secara resmi.
Mengapa Harus Memilih Crypto Exchange yang Terdaftar di OJK
Memilih platform trading kripto bukan perkara sepele. Kamu perlu memastikan bahwa exchange tersebut sudah mendapat izin resmi dari OJK agar aktivitas investasi dan trading tetap aman.
Exchange yang terdaftar di OJK wajib memenuhi standar keamanan tertentu dan mencatat seluruh transaksi di CFX serta Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Hal ini memberikan jaminan bahwa dana dan aset kripto kamu tersimpan dengan aman sesuai regulasi yang berlaku.
Selain itu, jika terjadi sengketa atau masalah, kamu memiliki jalur hukum yang jelas untuk mengajukan komplain. Berbeda dengan exchange ilegal yang tidak memberikan perlindungan apapun kepada penggunanya.
13 Crypto Exchange Indonesia Terbaik yang Berizin OJK
Berikut daftar crypto exchange Indonesia yang sudah terdaftar resmi dan bisa menjadi pilihan untuk aktivitas trading serta investasi kripto kamu.
1. Pintu

Pintu menjadi aplikasi kripto mobile pertama di Indonesia yang fokus melayani pemula dan pengguna umum. Jeth Soetoyo meluncurkan aplikasi ini pada April 2020 dengan misi mempermudah investasi kripto bagi generasi muda.
Per April 2025, aplikasi Pintu telah meraih lebih dari 9 juta unduhan dan menawarkan lebih dari 320 jenis aset kripto. Pintu juga sudah mengantongi sertifikasi ISO 27001 dan ISO 27017 yang menjamin keamanan data pengguna.
Pintu tercatat sebagai anggota CFX dan PFAK pertama dengan nomor registrasi SPAB-001/PFAK/BKN/03/2024. Proses verifikasi di Pintu tergolong cepat karena hanya membutuhkan beberapa menit jika dilakukan pada jam kerja.
2. Pluang

Pluang hadir sebagai platform teknologi finansial dengan misi membuka akses seluas-luasnya terhadap produk keuangan. Aplikasi ini menyediakan berbagai instrumen investasi mulai dari emas, saham AS, ETF, reksa dana, hingga aset kripto.
PT Bumi Santosa Cemerlang mendukung perdagangan aset kripto di Pluang sebagai PFAK berizin OJK. Pengguna bisa mulai membeli aset kripto hanya dengan Rp10.000 dan memilih dari 360 lebih koin dengan pair IDR maupun USD/USDT.
3. Mobee

Mobee menawarkan pengalaman investasi kripto yang teregulasi dengan fitur inovatif seperti Auto Invest dan Dual Investment. Platform ini juga menghadirkan on-chain order book untuk trading yang lebih cepat.
Aplikasi ini menonjol dalam hal edukasi dan keamanan sehingga cocok bagi investor yang ingin belajar sambil berinvestasi.
4. Reku

Reku atau sebelumnya dikenal sebagai Rekeningku berdiri sejak 2018 dan menjadi pelopor dalam industri kripto Indonesia. Platform ini menyediakan akses ke aset kripto dan saham AS dalam satu aplikasi.
Sejak awal, Reku telah terdaftar di berbagai lembaga termasuk Bappebti, OJK, KBI, dan JFX. Total transaksi di platform ini sudah menembus angka 10 triliun rupiah dengan dukungan customer support 24/7.
5. Ajaib Kripto (Ajaib Alpha)

Ajaib Kripto menghadirkan fitur lengkap untuk investasi dan trading kripto termasuk trading futures dengan leverage serta Ajaib Earn untuk imbal hasil harian.
Platform ini sangat populer di kalangan investor pemula berkat user interface yang mudah dipahami. Proses deposit dan penarikan juga berlangsung sangat cepat sehingga pengguna tidak ketinggalan momentum pasar.
6. Tokocrypto

Tokocrypto aktif membangun ekosistem blockchain lokal yang komprehensif. Selain layanan jual beli kripto, platform ini mengembangkan TokoVerse, token TKO, TokoMall untuk NFT, hingga TokoLabs sebagai inkubator bisnis blockchain.
Program TokoCare juga menunjukkan komitmen Tokocrypto dalam kegiatan CSR berbasis blockchain.
7. Indodax

Indodax berdiri sebagai platform jual beli kripto terbesar di Indonesia dengan lebih dari 7,4 juta anggota. Platform ini menawarkan lebih dari 400 jenis aset kripto dengan rata-rata volume transaksi mencapai 2 triliun rupiah per bulan.
Berdiri sejak 2014, Indodax telah meraih sertifikasi ISO-IEC 9001, 27001, dan 27017. CoinMarketCap juga mencatat Indodax sebagai salah satu dari 50 bursa spot terbaik di dunia.
8. Triv

Triv terus berkembang sebagai pilihan investor berkat tampilan user-friendly dan fitur lengkap. Platform ini menyediakan lebih dari 700 cryptocurrency dengan spread rendah.
Pengguna Triv juga bisa menikmati fitur tambahan seperti staking dan gift card untuk mengirim hadiah digital.
9. Nobi

PT Enkripsi Teknologi Handal mendirikan Nobi sebagai platform investasi kripto all-in-one. Layanan yang ditawarkan meliputi Nobi Earn untuk passive income, Nobi Pro, dan Nobi Trade.
Keunggulan dari aplikasi NOBI adalah menghadirkan NOBI Dana Kripto sebagai produk manajemen aset kripto legal pertama yang dikelola secara profesional melalui kustodian.
10. FLOQ

FLOQ hadir sebagai pedagang aset keuangan digital dengan nomor registrasi OJK 025010000000922. Nama FLOQ terinspirasi dari formasi terbang kawanan burung yang melambangkan kemajuan bersama.
Platform ini fokus menghadirkan pengalaman investasi kripto yang mudah, aman, dan terpercaya.
11. Samuel Kripto Indonesia

PT Samuel Kripto Indonesia berdiri pada 2021 sebagai bagian dari Samuel International Group yang sudah berpengalaman di pasar modal Indonesia. Platform trading mereka diluncurkan pada 2022 dan memanfaatkan teknologi blockchain untuk meningkatkan inklusi keuangan.
12. Nanovest

Nanovest bukan sekadar crypto exchange tapi juga platform investasi multifungsi yang menawarkan aset kripto, saham AS, hingga emas digital.
Platform ini unggul dalam kemudahan penggunaan dan integrasi dengan NanoByte Token (NBT) yang memberikan manfaat seperti potongan biaya dan akses fitur eksklusif.
13. Upbit Indonesia

Upbit Indonesia merupakan cabang dari crypto exchange global asal Korea Selatan yang resmi mengantongi izin OJK pada Maret 2025. Platform ini dikenal dengan antarmuka ramah pengguna dan sistem keamanan yang solid.
Tips Memilih Crypto Exchange yang Tepat untuk Kebutuhan Kamu
Setiap exchange memiliki keunggulan masing-masing sehingga kamu perlu menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan. Berikut beberapa pertimbangan yang bisa membantu.
Untuk pemula, Pintu dan Ajaib Kripto menawarkan interface yang mudah dipahami dengan proses verifikasi cepat. Mobee juga cocok karena menyediakan konten edukasi yang lengkap.
Untuk trader aktif, Indodax dan Reku menyediakan likuiditas tinggi dengan pilihan aset yang beragam. Tokocrypto juga menarik bagi yang ingin mengeksplorasi ekosistem blockchain lebih luas.
Untuk diversifikasi portofolio, Pluang dan Nanovest memungkinkan kamu berinvestasi di berbagai instrumen dalam satu aplikasi mulai dari kripto, saham AS, hingga emas.
Pastikan juga untuk selalu mengecek biaya transaksi, fitur keamanan, dan kualitas customer support sebelum memutuskan bergabung dengan suatu platform.





















