Hariankripto – CEO NVIDIA, Jensen Huang, baru-baru ini menyatakan di All-In Podcast bahwa pelatihan AI secara desentralisasi adalah masa depan. Pernyataan Huang langsung memberikan respon baik pada pasar kripto, terutama token Bittensor (TAO) yang melonjak 17% dalam waktu singkat. Crypto Twitter ramai membahas Bittensor bersama 0G Labs, menyoroti inovasi terbaru mereka dalam dunia AI.
Jensen Huang Validasi AI Desentralisasi di All-In Podcast
Di episode terbaru All-In Podcast, Jensen menegaskan satu hal penting. Menurutnya, pelatihan AI tidak harus bergantung pada data center raksasa. Ia percaya model desentralisasi akan mengubah cara dunia melatih kecerdasan buatan.
Pernyataan ini bukan sekadar opini. Jensen secara langsung memvalidasi tesis yang sudah proyek blockchain AI bangun selama ini. Pasar kripto langsung merespons. Token TAO milik Bittensor melonjak 17% dalam hitungan jam.
Crypto Twitter langsung membicarakannya. Dua nama mendominasi pembahasan, Bittensor dan 0G Labs. Keduanya mengembangkan infrastruktur AI desentralisasi. Tapi satu di antaranya punya bukti ilmiah yang sulit dibantah.
DiLoCoX Latih Model 107 Miliar Parameter Melalui 20 Komputer Biasa
Sembilan bulan lalu, 0G Labs diam-diam merilis makalah DiLoCoX. 0G Labs berhasil melatih model AI raksasa berukuran 107 miliar parameter hanya menggunakan 20 komputer biasa yang terhubung internet rumah standar 1 Gbps. Metode ini membuat komunikasi antar-node menjadi 357 kali lebih efisien daripada cara tradisional AllReduce.
Bayangkan ketika pelatihan AI biasa seperti 20 orang membangun puzzle besar, tapi setiap 10 detik mereka harus berhenti dan menunjukkan semua bagian yang pengerjaannya sangat lambat. DiLoCoX bekerja seperti tim cerdas, setiap orang fokus pada bagiannya, berbagi informasi terkompresi, dan hampir tidak memperlambat proses. Hasilnya, pelatihan 357 kali lebih cepat tanpa memerlukan pusat data miliaran dolar.
Mengapa 0G Labs Lebih dari Sekadar Paper Riset
Banyak proyek crypto membuat klaim besar tanpa bukti. 0G Labs berbeda. Mereka membangun full stack infrastruktur yang mencakup komputasi, penyimpanan, data, dan blockchain.
Ketika Jensen Huang menyebut AI desentralisasi sebagai masa depan, Huang secara tidak langsung memvalidasi seluruh fondasi yang 0G Labs bangun. Paper mereka sudah ada di arXiv, sudah peer-reviewed, dan sepenuhnya bisa diverifikasi siapa pun.
0G Labs tidak hanya membuktikan bahwa desentralisasi AI itu mungkin. Mereka membuktikan bahwa teknologi ini bisa berjalan dengan perangkat keras biasa. Tidak perlu GPU seharga ratusan ribu dolar. Tidak perlu koneksi internet khusus. Cukup komputer standar dan internet rumahan.
Ini mengubah narasi besar industri AI. Selama ini, hanya perusahaan raksasa seperti Google, Meta, dan OpenAI yang mampu melatih model AI skala besar. DiLoCoX membuka pintu agar siapa pun bisa ikut berkontribusi.
Kesimpulan
Pernyataan Jensen Huang di All-In Podcast bukan sekadar headline. Hal Ini menjadi momen validasi untuk seluruh ekosistem desentralisasi AI . Harga Token TAO melonjak karena pasar melihat peluang.
Harga TAO melonjak 17% ke harga $333 pada jam 22:00 WIB ketika Jensen menyinggung soal desentralisasi AI lalu turun kembali ke $321 ketika artikel ini rilis, karena sebagian sudah take profit. Tapi di balik hype, 0G Labs sudah memiliki teknologi yang terbukti secara ilmiah. DiLoCoX menunjukkan bahwa masa depan pelatihan AI tidak harus terpusat di tangan segelintir raksasa teknologi.






















