Hariankripto – Melalui akun X, ZachXBT berhasil membongkar skema Ponzi kripto besar yang beroperasi dengan nama DSJ Exchange dan BG Wealth Sharing. Penipuan ini resmi berakhir minggu lalu dengan estimasi kerugian melampaui 150 juta dolar AS atau sekitar 2,4 triliun rupiah.
Skema tersebut telah berjalan sejak awal 2025 dan menjaring ribuan korban sebelum akhirnya ambruk. Para pelaku sengaja menargetkan investor ritel di media sosial yang belum memahami cara kerja investasi kripto.
Pelacakan Dana Curian Lewat Berbagai Blockchain
ZachXBT secara tidak sengaja menyelidiki aliran kontrak USDD untuk investigasi lain. Ia langsung mengenali pola konsolidasi dana yang mencurigakan dan segera melakukan pelacakan mendalam.
Antara 27 April hingga 3 Mei 2025, operator skema memindahkan lebih dari 92 juta dolar AS melalui berbagai jaringan blockchain untuk menghilangkan jejak. Sekitar 63 juta dolar AS dari dana tersebut mengalir ke penyedia kustodi Cobo melalui empat alamat dompet di jaringan Tron.
ZachXBT melacak aliran dana melalui Solana dan Tron secara sistematis. Selanjutnya ZachXBT mencocokkan alamat deposit ke akun Binance menggunakan analisis waktu transaksi dan langsung membagikan temuannya kepada bursa kripto, penegak hukum, serta penerbit stablecoin.
Tether dan Bursa Kripto Bekukan Dana 41 Juta Dolar AS
Koordinasi antar platform berjalan kilat setelah ZachXBT melaporkan temuannya. Pada 4 Mei 2025, Tether membekukan 38,4 juta dolar AS dana yang terhubung dengan skema penipuan ini.
Platform lain turut mengambil tindakan tegas. Mereka membekukan tambahan 3,1 juta dolar AS sehingga total dana yang berhasil diamankan mencapai lebih dari 41,5 juta dolar AS.
ZachXBT mengonfirmasi bahwa ia bekerja sama langsung dengan tim keamanan Tether, Binance, OKX, dan penegak hukum Amerika Serikat selama proses investigasi. Kolaborasi lintas platform ini membuktikan bahwa industri kripto mampu bergerak cepat menghadapi kejahatan finansial.
Ribuan Korban Diminta Segera Melapor ke Polisi
ZachXBT menggambarkan skema ini sebagai penipuan investasi asal Tiongkok yang menyasar investor ritel awam. Mekanisme penipuannya cukup sederhana sehingga pengguna kripto berpengalaman akan langsung mengenalinya sebagai modus klasik.
Setelah mempublikasikan temuannya, ZachXBT membaca berbagai kisah korban di Reddit. Banyak dari mereka masih menolak kenyataan bahwa mereka telah kehilangan uang akibat penipuan.
ZachXBT mendesak semua korban untuk segera melapor ke kepolisian setempat. Korban di Amerika Serikat dapat mengajukan laporan melalui FBI Internet Crime Complaint Center di ic3.gov.
Angka kerugian 150 juta dolar AS kemungkinan masih jauh di bawah nilai sebenarnya. Skema ini beroperasi lebih dari setahun dan ribuan penarikan dana korban telah teridentifikasi. ZachXBT menyebut investigasi Ponzi bukan spesialisasinya karena kurang kompleks dibanding kasus peretasan. Namun kali ini ia membuat pengecualian setelah menemukan kasusnya secara kebetulan.






















