Hariankripto – Swift memperkenalkan teknologi ledger blockchain baru yang mendukung pembayaran lintas negara selama 24 jam penuh. Gebrakan dari Swift ini membantu bank memindahkan nilai aset kripto dengan lebih cepat melalui tokenized deposits atau simpanan berbentuk token kripto.
Teknologi tersebut menghubungkan sistem blockchain dengan jaringan pesan Swift yang sudah digunakan oleh berbagai lembaga keuangan global. Melalui langkah ini, Swift ingin meningkatkan efisiensi likuiditas, memperjelas arus dana, dan memperkuat sistem pembayaran internasional.
Selain itu, Swift tetap menjaga standar keamanan, kepatuhan, dan pengelolaan risiko yang berlaku dalam industri keuangan. Pendekatan ini membuat teknologi blockchain lebih mudah diterima oleh bank yang membutuhkan sistem pembayaran modern tanpa mengurangi tingkat kepercayaan.
Swift Menghubungkan Blockchain dengan Sistem Keuangan Global
Swift menyelesaikan pengembangan ledger blockchain dalam waktu sembilan bulan dan kini siap memasuki tahap penggunaan awal. Sebanyak 17 bank global ikut menguji kemampuan teknologi ini untuk mendukung pembayaran lintas negara berbasis token.
Daftar bank yang ikut dalam program tersebut mencakup ANZ, BNP Paribas, BNY, Citi, DBS, First Abu Dhabi Bank, FirstRand Bank, HSBC, Itaú Unibanco, Lloyds Bank, Mashreq, MUFG Bank, OCBC, Standard Bank, Standard Chartered, UOB, dan Wells Fargo.
Implemented in 9 months. Global from day one.
— Swift (@swiftcommunity) July 9, 2026
Swift's blockchain-based ledger is ready for use, with ANZ, BNP Paribas, BNY, Citi, DBS, First Abu Dhabi Bank (FAB), FirstRand Bank, HSBC, Itaú Unibanco, Lloyds Bank, Mashreq, MUFG Bank, OCBC, Standard Bank, Standard Chartered, UOB… pic.twitter.com/05nk0AND8t
Kerja sama ini menunjukkan peningkatan minat industri perbankan terhadap teknologi blockchain. Sebelumnya, banyak institusi keuangan melihat blockchain sebagai teknologi eksperimental. Namun, Swift membawa pendekatan yang lebih praktis dengan menggabungkan inovasi digital dan infrastruktur pembayaran yang sudah dipercaya dunia.
Swift juga terus meningkatkan layanan pembayaran internasional untuk memenuhi kebutuhan ekonomi digital. Saat ini, sekitar 75 persen transaksi dalam jaringan Swift dapat mencapai bank penerima dalam waktu kurang dari 10 menit, bahkan beberapa transaksi selesai hanya dalam hitungan detik.
Blockchain Swift Dorong Pembayaran Tokenisasi 24 Jam
Ledger blockchain Swift membuka peluang baru bagi transaksi digital yang membutuhkan kecepatan dan fleksibilitas lebih tinggi. Melalui sistem ini, bank dapat mengelola pembayaran tokenisasi dengan waktu operasional tanpa batas.
Bagi perusahaan, kemampuan pembayaran selama 24 jam dapat membantu mempercepat penyelesaian transaksi, meningkatkan pengelolaan kas, dan memberikan gambaran arus dana secara lebih jelas. Karena itu, teknologi ini memiliki potensi besar untuk mendukung aktivitas bisnis internasional.
Selain ledger blockchain, Swift juga mengembangkan kerangka pembayaran ritel yang memberikan informasi biaya secara transparan sejak awal transaksi. Sistem ini membantu konsumen memahami nilai pembayaran yang mereka kirim dan menerima pengalaman transaksi yang lebih konsisten.
Chief Business Officer Swift, Thierry Chilosi, menjelaskan bahwa teknologi ledger baru ini membawa kepercayaan sistem keuangan tradisional ke dalam perkembangan aset digital. Menurutnya, teknologi tersebut memungkinkan nilai token bergerak lintas negara dengan kecepatan tinggi sambil tetap menjaga keamanan dan kepatuhan.
Sementara itu, Head of Group Transaction Banking UOB, Lay Hua, menyambut langkah Swift sebagai perkembangan penting dalam penerapan teknologi pembayaran baru. Lay Hua menilai sistem ini dapat membantu bisnis meningkatkan kecepatan transaksi, efisiensi likuiditas, dan visibilitas arus kas.
Swift Siapkan Masa Depan Pembayaran Digital Internasional
Swift melihat blockchain sebagai salah satu bagian penting dalam perkembangan sistem pembayaran global. Melalui ledger baru ini, Swift membangun fondasi yang memungkinkan perpindahan nilai dalam berbagai bentuk digital yang sesuai dengan aturan keuangan.
Tahap awal penggunaan ledger blockchain akan berlangsung secara terbatas untuk memastikan sistem berjalan dengan optimal. Setelah proses tersebut selesai, Swift berencana memperluas fungsi dan akses teknologi ini ke lebih banyak pengguna.
Langkah Swift menunjukkan bahwa industri keuangan mulai bergerak menuju sistem pembayaran yang lebih cepat, terbuka, dan terhubung. Dengan dukungan bank besar dunia, teknologi blockchain dapat membantu menciptakan ekosistem pembayaran internasional yang lebih efisien.























