Hariankripto – Wallet 0xD04 yang analis on-chain hubungkan dengan Vitalik Buterin kembali menarik perhatian pasar kripto. Setelah hampir satu tahun tidak aktif, wallet tersebut mengirim 7.000 ETH ke wallet baru. Nilai transfer ini mencapai sekitar 11,06 juta dolar AS.
Pergerakan besar ini langsung memicu diskusi di komunitas Ethereum. Banyak pelaku pasar mulai bertanya apakah transfer tersebut hanya bagian dari pengaturan aset, atau menjadi langkah awal sebelum dana masuk ke bursa kripto terpusat.
Onchain Lens melaporkan transaksi ini setelah jaringan Ethereum mengonfirmasi perpindahan dana. Platform tersebut memang rutin memantau wallet besar dan alamat publik yang pasar anggap penting. Karena itu, laporan ini cepat menyebar di kalangan analis on-chain dan trader kripto.
Pada saat transfer berlangsung, Ethereum bergerak di sekitar 1.583 dolar AS. Harga ETH juga mencatat kenaikan sekitar 2 persen dalam 24 jam terakhir. Kondisi ini membuat perpindahan ETH dalam jumlah besar semakin menarik perhatian pasar.
Jejak transaksi 0xD04 memicu spekulasi pasar
Riwayat wallet 0xD04 membuat pasar tidak mengabaikan transaksi ini. Sebelumnya, wallet yang sama pernah mengirim 1.300 ETH senilai sekitar 3,19 juta dolar AS. Setelah itu, dana tersebut masuk ke Paxos, salah satu penyedia infrastruktur kripto yang fokus pada kepatuhan.
Pola tersebut membuat analis menilai transfer 7.000 ETH kali ini berpotensi mengarah ke bursa terpusat. Meski begitu, sampai artikel ini dibuat, wallet penerima belum mengirim ETH tersebut ke alamat lain. Dengan kata lain, pasar masih menunggu langkah berikutnya.
Selain itu, wallet 0xD04 masih menyimpan 20.001 ETH setelah transaksi tersebut. Nilainya mencapai sekitar 31,6 juta dolar AS. Angka ini menunjukkan bahwa wallet tersebut belum memindahkan sebagian besar asetnya.
After a year, a wallet “0xD04” linked to Vitalik (@VitalikButerin) moved 7,000 $ETH ($11.06M) into a new wallet – likely to deposit into CEXs, similar to previous moves.
— Onchain Lens (@OnchainLens) June 27, 2026
Previously, it moved 1,300 $ETH ($3.19M), which was later deposited into #Paxo. The wallet currently holds… https://t.co/ZsidvcYE2j pic.twitter.com/AVkonenMgq
Namun, pelaku pasar tetap memantau aktivitas ini dengan serius. Dalam dunia kripto, transfer dari wallet besar sering memicu spekulasi. Investor biasanya melihat perpindahan aset dari alamat besar sebagai sinyal awal potensi tekanan jual, terutama jika dana bergerak menuju bursa.
Meski demikian, transfer ke wallet baru tidak selalu berarti pemilik aset ingin menjual ETH. Pemilik wallet bisa saja mengatur ulang penyimpanan aset, meningkatkan keamanan, menyesuaikan kebutuhan kustodian, atau menjalankan agenda administratif lain. Karena itu, investor perlu membaca data on-chain secara hati-hati.
Dampak transfer besar ini bagi investor Ethereum
Perpindahan 7.000 ETH ini memperlihatkan satu hal penting. Blockchain publik membuat aktivitas wallet besar mudah terlihat oleh siapa saja. Setiap transaksi di Ethereum masuk ke buku besar terbuka, sehingga analis, trader, dan investor dapat memantau pergerakan aset secara real time.
Transparansi ini memberi keuntungan bagi pasar. Investor tidak perlu menunggu pernyataan resmi untuk melihat aktivitas wallet besar. Mereka bisa langsung memeriksa data on-chain dan membandingkannya dengan riwayat transaksi sebelumnya.
Namun, transparansi juga sering memicu reaksi berlebihan. Satu transfer besar bisa menciptakan ketakutan, terutama ketika komunitas mengaitkan alamat tersebut dengan tokoh penting seperti Vitalik Buterin. Padahal, transaksi on-chain hanya menunjukkan perpindahan aset, bukan alasan pasti di balik keputusan itu.























