Hariankripto – Ondo Finance meluncurkan akses awal ke Ondo Perps, platform perpetual futures yang memungkinkan trader mengambil posisi pada saham AS, ETF, dan komoditas dengan leverage hingga 20x. Peluncuran ini menjadikan Ondo protokol pertama yang membawa perdagangan equity perps on-chain dengan efisiensi modal tinggi.
Akses Perpetual Futures untuk Trader
Pengguna akses awal kini dapat berdagang perpetual futures pada 16 saham AS termasuk AAPL, GOOGL, TSLA, dan NVDA, serta tiga komoditas lainnya seperti emas, perak, dan minyak. Semua pasar tersedia 24/7, memungkinkan posisi di luar jam pasar tradisional. Kode akses awal dikirim ke pengguna waitlist minggu ini, sementara platform hanya tersedia untuk pengguna non-AS karena regulasi.
Ondo Perps membedakan diri dari platform crypto perps lain dengan menerima sekuritas tokenized sebagai jaminan, bukan hanya stablecoin. Trader dapat memanfaatkan tokenized saham sebagai margin tanpa harus menjualnya, meningkatkan efisiensi modal dan kedalaman likuiditas.
Infrastruktur dan Likuiditas
Ondo membangun teknologi inti untuk mendukung trading ini. Platform Perps mengoperasikan pengalaman trading di atas infrastruktur tersebut, menarik likuiditas spot dari bursa tradisional melalui Ondo Global Markets. Pendekatan ini menghadirkan likuiditas lebih dalam dan penggunaan modal lebih efisien dibanding buku order on-chain yang terisolasi.
Saat ini, total nilai terkunci (TVL) Ondo mendekati $3 miliar, dengan Ethereum memegang porsi terbesar sekitar $1,69 miliar, diikuti Solana, BNB Chain, Plume, XRPL, Stellar, dan Aptos. Ondo Global Markets, yang mengelola saham dan ETF tokenized, memiliki TVL lebih dari $700 juta dan menguasai lebih dari 60% pasar saham tokenized.
Masa Depan Perdagangan Aset Dunia Nyata On-Chain
Peluncuran Ondo Perps menandai langkah besar bagi tokenisasi aset dunia nyata. Ian De Bode, Presiden Ondo, menjelaskan bahwa visi mereka adalah membangun on-chain prime brokerage. Trader akan dapat memegang, memperdagangkan, meminjam, dan memanfaatkan leverage pada aset tradisional tokenized bersamaan dengan crypto dalam satu antarmuka. Perps merupakan langkah pertama untuk mewujudkan visi ini.
Platform masih dalam akses awal untuk pengguna non-AS. Rollout publik penuh diharapkan dalam beberapa minggu mendatang. Dengan ini, Ondo menegaskan perannya sebagai pelopor perdagangan aset tradisional on-chain dengan likuiditas tinggi, leverage besar, dan efisiensi modal yang lebih baik.























