Hariankripto – Token SAND milik The Sandbox mengalami insiden keamanan setelah seorang penyerang mengeksploitasi sistem bridge berbasis LayerZero pada 22 Agustus. Serangan tersebut membuat penyerang mencetak miliaran token SAND tanpa dukungan aset asli di jaringan Base dan BNB Smart Chain.
Tim The Sandbox langsung mengambil tindakan dengan menonaktifkan aktivitas bridge pada kedua jaringan tersebut. Langkah ini bertujuan untuk membatasi pergerakan token yang terdampak dan mencegah kerugian yang lebih besar.
⚠️ALERT: Sandbox hit by a major security breach as attackers mint 49B of unbacked $SAND, compromising its ENTIRE liquidity across BSC and Base.
— Coin Bureau (@coinbureau) August 22, 2026
The team has confirmed the exploit and isolated SAND liquidity on BSC and Base, while disabling bridging to and from both networks.… pic.twitter.com/UdvHTm7wuu
Sementara itu, jaringan Ethereum dan Polygon tetap aman. Tim The Sandbox memastikan tidak ada dompet pengguna yang terkena dampak dalam insiden tersebut.
Penyerang Mencetak Miliaran Token SAND Tanpa Jaminan
Serangan ini terjadi pada sistem SAND Omnichain Fungible Token atau OFT yang menggunakan teknologi LayerZero. Penyerang berhasil mengambil alih izin delegate melalui fungsi approveAndCall.
Dengan akses tersebut, penyerang dapat menjalankan fungsi tertentu dan mencetak token SAND yang tidak memiliki dukungan aset asli. Data awal menunjukkan penyerang mencetak sekitar 14,9 miliar hingga 49 miliar token SAND di jaringan Base dan BNB Smart Chain.
Platform keamanan blockchain Blockaid mendeteksi aktivitas mencurigakan tersebut. Mereka menemukan lebih dari 400 transaksi yang berkaitan dengan eksploitasi SAND OFT di jaringan Base.
Namun, Blockaid menjelaskan bahwa masalah ini tidak berasal dari kontrak LayerZero. Mereka menyebut sistem LayerZero tetap berjalan sesuai desain, sedangkan celah muncul dari implementasi SAND OFT milik The Sandbox di jaringan Base.
The Sandbox Memisahkan Jaringan Terdampak Dari Ekosistem Utama
Setelah mengetahui serangan tersebut, The Sandbox segera menghentikan bridge menuju dan dari Base serta BNB Smart Chain. Keputusan ini membuat token SAND pada kedua jaringan tersebut tidak dapat berpindah atau melakukan penukaran.
Menurut tim The Sandbox, jumlah token terdampak hanya mewakili kurang dari 0,01% dari total pasokan SAND. Selain itu, token SAND yang terkunci di Ethereum tetap aman dan masih mendukung sistem bridge utama.
Tim juga menegaskan bahwa token SAND pada Ethereum dan Polygon tidak mengalami masalah. Pengguna pada kedua jaringan tersebut tidak perlu melakukan tindakan tambahan.
Pengguna Diminta Tidak Melakukan Transaksi SAND di Base dan BSC
The Sandbox memperingatkan pengguna agar tidak membeli, menjual, atau memperdagangkan SAND yang berada di Base dan BNB Smart Chain.
Likuiditas pada kedua jaringan tersebut mengalami gangguan sehingga aktivitas perdagangan dapat membawa risiko tinggi. Karena itu, pengguna perlu berhati-hati sampai tim menyelesaikan penyelidikan.
Selain itu, The Sandbox sedang mengambil data sebelum insiden terjadi untuk menentukan pengguna dan penyedia likuiditas yang memenuhi syarat kompensasi.
Penyedia Likuiditas Mendapat Rencana Kompensasi
Tim The Sandbox menyampaikan bahwa mereka sedang menyiapkan program kompensasi bagi penyedia likuiditas yang terkena dampak.
Pengguna yang mengalami kerugian dapat menghubungi dukungan resmi The Sandbox untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Tim juga terus mengumpulkan data terkait cakupan serangan.
Selanjutnya, The Sandbox akan merilis laporan lengkap mengenai penyebab teknis dan langkah perbaikan setelah proses investigasi selesai.
Bursa Korea Selatan Mengambil Langkah Pencegahan
Insiden SAND juga mendapat perhatian dari beberapa bursa kripto besar Korea Selatan. Dua bursa terbesar di negara tersebut, Upbit dan Bithumb, mengambil tindakan untuk melindungi pengguna.
Over 500M SAND Minted in Suspected The Sandbox Security Breach; Upbit Issues Warning, Bithumb Suspends Transfers
— Wu Blockchain (@WuBlockchain) August 22, 2026
Major metaverse project The Sandbox is suspected of suffering a serious security breach on Base, with an attacker reportedly gaining token minting permissions and… pic.twitter.com/LpMeQZFRCM
Upbit mengeluarkan peringatan perdagangan terhadap token SAND karena menemukan tanda potensi masalah keamanan. Mereka juga memperingatkan pengguna mengenai kemungkinan volatilitas harga yang meningkat.
Sementara itu, Bithumb menghentikan sementara layanan deposit dan penarikan SAND. Langkah tersebut membantu mengurangi risiko perpindahan token yang terdampak.























