Hariankripto – Stablecoin MSUSD yang terkait dengan MainStreet Finance sempat membuat pasar kripto panas. Harganya sempat jatuh hingga 85 persen. Di saat yang sama, pasar Morpho msY/USDC menyentuh utilisasi 100 persen. Kombinasi dua kabar ini langsung memicu kekhawatiran soal likuiditas.
Data dari PeckShield ikut memperkuat tekanan tersebut. Selain penurunan tajam pada MSUSD, mereka juga menyoroti kondisi pasar yang makin ketat. Situasi ini membuat pelaku pasar bergerak cepat. Karena itu, sentimen negatif pun menyebar dalam waktu singkat.
Tekanan juga menyentuh produk lain yang terhubung ke pasar ini. AlphaUSDC Delta V2 yang dikurasi oleh AlphaPING memiliki eksposur sekitar 30 persen atau sekitar USD18 juta ke market tersebut. Angka itu membuat banyak investor ikut waspada. Saat satu titik lemah muncul, efeknya memang bisa menjalar ke banyak sisi.
#PeckShieldAlert ethereum:0x890a5122aa1da30fec4286de7904ff808f0bd74a has plummeted 70%.
— PeckShieldAlert (@PeckShieldAlert) June 20, 2026
AlphaUSDC Delta V2 (Curator: #AlphaPING) holds a 30% exposure ($18M) to the msY/USDC market.
The #Morpho msY/USDC market is 100% utilized. https://t.co/4T4NbnnrgH pic.twitter.com/A2THMamJ9v
Penjualan Besar Membuat Harga MSUSD Jatuh Ke Jurang
Gelombang jual muncul setelah Accountable menghentikan perjanjian verifikasi dengan MainStreet Finance. Keputusan ini langsung memicu keraguan di pasar. Investor membaca kabar itu sebagai sinyal risiko. Akibatnya, tekanan jual pun naik sangat cepat.
Namun, MainStreet Finance tidak tinggal diam. Protokol itu menegaskan bahwa seluruh aset mereka tetap didukung penuh. Mereka juga membantah isu insolvensi yang mulai beredar. Dengan kata lain, mereka ingin menenangkan pasar secepat mungkin.
MainStreet menjelaskan bahwa masalah utama tidak berasal dari cadangan aset yang hilang. Mereka menyebut gangguan ini muncul karena penutupan dashboard proof-of-reserves milik pihak ketiga. Penjelasan ini penting, tetapi pasar tetap bergerak berdasarkan rasa takut. Jadi, harga MSUSD tetap terpukul meski klarifikasi sudah keluar.
Morpho Sentuh Utilisasi 100 Persen
Di tengah tekanan itu, Morpho msY/USDC mencapai utilisasi 100 persen. Angka ini menunjukkan bahwa seluruh likuiditas yang tersedia sudah terpakai. Kondisi seperti ini biasanya membuat pasar makin tegang. Sebab, ruang gerak likuiditas menjadi sangat sempit.
Saat utilisasi menyentuh level penuh, pelaku pasar biasanya sulit keluar masuk dengan nyaman. Risiko pun naik dalam waktu yang sama. Karena itu, kabar ini memperburuk sentimen terhadap MSUSD dan ekosistem di Main Street Finance.
Tekanan ini terasa makin serius karena ada eksposur besar dari produk lain. AlphaUSDC Delta V2 tercatat memiliki sekitar USD18 juta paparan ke market ini. Nilai itu bukan angka kecil. Jadi, pasar wajar jika langsung memberi respons keras.
MainStreet Kucurkan Likuiditas dan Cari Jalan Keluar
Sebagai respons, MainStreet Finance mengaku sudah menyalurkan lebih dari USD8 juta USDC untuk menopang likuiditas. Langkah ini menunjukkan bahwa mereka ingin menghentikan kepanikan secepat mungkin. Selain itu, mereka juga sedang mencari penyedia proof-of-reserves pengganti. Upaya ini penting untuk memulihkan kepercayaan pasar.
Kasus ini memberi pelajaran besar bagi pasar. Transparansi tetap menjadi fondasi utama, terutama saat proyek menawarkan aset yang diklaim aman dan didukung penuh. Begitu satu komponen verifikasi hilang, sentimen bisa runtuh dalam hitungan jam. Dari sini, pasar kembali melihat bahwa kepercayaan dan likuiditas selalu berjalan berdampingan. Ketika artikel ini rilis stablecoin MSUSD kembali pulih dengan kenaikan 26,5% dalam waktu 24 jam























