Hariankripto.id – Bank sentral Amerika Serikat (Fed AS) kembali mempertahankan suku bunga di level 4,25%-4,5% dalam pertemuan bulan Juli (30/07/2025). Ini sudah kelima kalinya berturut-turut Fed AS tidak mengubah kebijakan suku bunga, meski Presiden Trump terus meminta agar suku bunga segera diturunkan.
Fed mengumumkan keputusan ini sesuai dengan prediksi pasar yang memang sudah memperkirakan tidak akan ada perubahan. Sejak awal tahun, Fed AS konsisten mempertahankan suku bunga di level yang sama mulai dari pertemuan Januari, Maret, Mei, Juni, hingga Juli ini.
Dalam pemungutan suara internal, mayoritas anggota Fed AS (9 orang) setuju untuk tidak mengubah suku bunga. Menurut Laporan Wall Street Journal (WSJ), Hanya dua pejabat Fed, yaitu Christopher Waller dan Michelle Bowman, yang menginginkan penurunan 25 basis poin.
Trump Terus Desak Fed Turunkan Suku Bunga
Melaluit TruthSocial, Presiden Donald Trump meminta Jerome Powell selaku Gubernur Fed AS untuk segera menurunkan suku bunga. Bahkan beberapa jam sebelum pengumuman, Trump kembali menekan Fed dengan alasan data pertumbuhan ekonomi yang bagus.
Namun Fed AS tampaknya masih khawatir dengan dampak kebijakan tarif Trump yang bisa memicu kenaikan inflasi. Sehingga Fed AS memilih menunggu dulu untuk melihat bagaimana perkembangan ekonomi ke depan.
Trump sendiri mengklaim sudah mendengar kabar bahwa Fed AS akan memotong suku bunga di pertemuan September nanti. Dia juga mengkritik Fed yang dinilai terlalu lambat dibanding bank sentral Eropa yang sudah beberapa kali menurunkan suku bunga tahun lalu.
.@POTUS on interest rates: "What you do is you lower them… Right now, there's no inflation… we're keeping the rates high and it's hurting people from buying houses — so we don't want that." pic.twitter.com/zHTgtdyu14
— Rapid Response 47 (@RapidResponse47) July 30, 2025
Peluang Pemotongan Suku Bunga Bulan September Cukup Besar
Menurut Data CME FedWatch menunjukkan kemungkinan 63,7% Fed AS akan memotong suku bunga sebesar 25 basis poin di pertemuan September tanggal 16-17. Kalau benar terjadi, suku bunga akan turun ke rentang 4%-4,25%.
Untuk pertemuan Desember, peluang pemotongan kedua mencapai 44,4%. Tapi untuk pertemuan Oktober, pasar tidak terlalu yakin akan ada perubahan.
Perhatian sekarang tertuju pada pidato Jerome Powell yang akan memberikan petunjuk lebih jelas soal rencana Fed AS. Pasar kripto biasanya sangat sensitif terhadap perubahan kebijakan suku bunga Amerika Serikat. Kalau suku bunga turun, biasanya investor lebih berani ambil risiko dan masuk ke aset seperti Bitcoin dan mata uang kripto lainnya.
Pertemuan Fed AS selanjutnya dijadwalkan pada September, Oktober, dan Desember. Keputusan di pertemuan-pertemuan ini akan menentukan arah kebijakan ekonomi Amerika Serikat hingga akhir tahun.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan nasihat investasi. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

























