Taking too long? Close loading screen.
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Berita Terbaru Kripto Minggu Ini

Sengketa Ripple Berakhir, Prediksi ETH $20.000, dan Berita Terbaru Kripto Minggu Ini!

24/08/2025
Analisis Pasar Kripto: Pertumbuhan Pasar Kripto Semakin Melambat, Peluang Pasar Ada Di Ethereum

Analisis Pasar Kripto: Pertumbuhan Pasar Kripto Semakin Melambat, Peluang Pasar Ada Di Ethereum

26/01/2024
Bitcoin (BTC)

Bitcoin Terjebak di Harga $85K hingga $90K dan Siap Meledak Setelah Natal? Ini Alasan dan Prediksi Lengkapnya!

24/12/2025
Bitcoin

Bitcoin 1 Juta Dolar Menurut Pendiri Ledger Bukan Kabar Baik

05/07/2026
Vanguard Hapus Lebih Dari US$7,2 Triliun Bitcoin ETF Dari Platformnya, Harga Bitcoin Melemah

Vanguard Hapus Lebih Dari US$7,2 Triliun Bitcoin ETF Dari Platformnya, Harga Bitcoin Melemah

0
Ceo Blackrock Umpamakan Bitcoin Sebagai Kelas Aset Pelindung & Tidak Beda Jauh Dengan Emas

Ceo Blackrock Umpamakan Bitcoin Sebagai Kelas Aset Pelindung & Tidak Beda Jauh Dengan Emas

0
Outflow Milik Grayscale Mendominasi, Euforia Bitcoin ETF Meredup?

Outflow Milik Grayscale Mendominasi, Euforia Bitcoin ETF Meredup?

0
Resmi! Spot Bitcoin ETF Mulai Diperdagangkan Hari Ini

Resmi! Spot Bitcoin ETF Mulai Diperdagangkan Hari Ini

0
Peretasan Binance

Peretasan Binance Jadi Peretasan CEX Terbesar Sepanjang Sejarah, Berikut Kronologi Hacker Korea Utara Kuras Rp114 Triliun dari Binance

31/10/2026
Indodax Hentikan Deposit dan Withdraw Sementara

Indodax Hentikan Deposit dan Penarikan, Serangan Siber Kembali Mengintai Bursa Kripto

29/10/2026
Data Pengguna Coinbase Bocor

Kebocoran Data Coinbase Seret 70.000 Pengguna, CZ Bagikan Cara Melindungi Data Diri

28/10/2026
Bithumb Diretas

Peretasan Bithumb Bocorkan Data Pribadi, Regulator Korea Selatan Turun Tangan

28/10/2026
  • Kripto
    • NFT
    • Blockchain
    • Metaverse
  • Altcoin
    • Ethereum
    • Cardano
    • Solana
    • Avalanche
    • Dogecoin
    • Shiba Inu
  • Bitcoin
  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam
    • Analisis
    • Investasi
    • Siaran Pers
    • Lowongan Kerja
hariankripto.id
Sabtu, Oktober 31, 2026
No Result
View All Result
  • Kripto
    • NFT
    • Blockchain
    • Metaverse
  • Altcoin
    • Ethereum
    • Cardano
    • Solana
    • Avalanche
    • Dogecoin
    • Shiba Inu
  • Bitcoin
    Peretasan Binance

    Peretasan Binance Jadi Peretasan CEX Terbesar Sepanjang Sejarah, Berikut Kronologi Hacker Korea Utara Kuras Rp114 Triliun dari Binance

    Analisis Harga Bitcoin

    Harga Bitcoin Sempat Turun di Bawah USD 80.000, Trader Bersiap Hadapi Keputusan The Fed

    Donald Trump

    Trump Siap Umumkan Tindakan Keras, Penipuan Kripto Luar Negeri Jadi Sasaran

    JPMorgan Prediksi Harga Bitcoin Bakal Ungguli Harga Emas dan Saham US Dalam Satu Dekade

    JPMorgan Prediksi Bitcoin Ungguli Saham AS, Emas, dan REIT dalam Satu Dekade

    Prediksi Harga Bitcoin 19 – 30 Oktober 2026

    Prediksi Harga Bitcoin 19 – 30 Oktober 2026: Reli ke $90.000 atau Koreksi ke $65.000?

    Prediksi Harga Bitcoin Terbaru

    Prediksi Harga Bitcoin Terbaru, Saylor Optimis tetapi Analis Waspadai Koreksi

  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam
    • Analisis
      Analisis Harga Bitcoin

      Harga Bitcoin Sempat Turun di Bawah USD 80.000, Trader Bersiap Hadapi Keputusan The Fed

      Upgrade NU7 Zcash

      Zcash NU7 Segera Aktif, Trader Berbeda Pandangan soal Arah ZEC

      Enam Blockchain besar ajukan surat ke SEC AS untuk menjadikan mereka Komoditas Digital

      Enam Jaringan Blockchain Desak SEC AS, Definisi Komoditas Digital Harus Masuk Aturan

      Prediksi dan Analisis Harga WLD

      Prediksi Harga WLD : Bisakah World ID Memicu Reli Baru?

      JPMorgan Prediksi Harga Bitcoin Bakal Ungguli Harga Emas dan Saham US Dalam Satu Dekade

      JPMorgan Prediksi Bitcoin Ungguli Saham AS, Emas, dan REIT dalam Satu Dekade

      Prediksi Harga Bitcoin 19 – 30 Oktober 2026

      Prediksi Harga Bitcoin 19 – 30 Oktober 2026: Reli ke $90.000 atau Koreksi ke $65.000?

    • Investasi
    • Siaran Pers
    • Lowongan Kerja
  • Kripto
    • NFT
    • Blockchain
    • Metaverse
  • Altcoin
    • Ethereum
    • Cardano
    • Solana
    • Avalanche
    • Dogecoin
    • Shiba Inu
  • Bitcoin
    Peretasan Binance

    Peretasan Binance Jadi Peretasan CEX Terbesar Sepanjang Sejarah, Berikut Kronologi Hacker Korea Utara Kuras Rp114 Triliun dari Binance

    Analisis Harga Bitcoin

    Harga Bitcoin Sempat Turun di Bawah USD 80.000, Trader Bersiap Hadapi Keputusan The Fed

    Donald Trump

    Trump Siap Umumkan Tindakan Keras, Penipuan Kripto Luar Negeri Jadi Sasaran

    JPMorgan Prediksi Harga Bitcoin Bakal Ungguli Harga Emas dan Saham US Dalam Satu Dekade

    JPMorgan Prediksi Bitcoin Ungguli Saham AS, Emas, dan REIT dalam Satu Dekade

    Prediksi Harga Bitcoin 19 – 30 Oktober 2026

    Prediksi Harga Bitcoin 19 – 30 Oktober 2026: Reli ke $90.000 atau Koreksi ke $65.000?

    Prediksi Harga Bitcoin Terbaru

    Prediksi Harga Bitcoin Terbaru, Saylor Optimis tetapi Analis Waspadai Koreksi

  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam
    • Analisis
      Analisis Harga Bitcoin

      Harga Bitcoin Sempat Turun di Bawah USD 80.000, Trader Bersiap Hadapi Keputusan The Fed

      Upgrade NU7 Zcash

      Zcash NU7 Segera Aktif, Trader Berbeda Pandangan soal Arah ZEC

      Enam Blockchain besar ajukan surat ke SEC AS untuk menjadikan mereka Komoditas Digital

      Enam Jaringan Blockchain Desak SEC AS, Definisi Komoditas Digital Harus Masuk Aturan

      Prediksi dan Analisis Harga WLD

      Prediksi Harga WLD : Bisakah World ID Memicu Reli Baru?

      JPMorgan Prediksi Harga Bitcoin Bakal Ungguli Harga Emas dan Saham US Dalam Satu Dekade

      JPMorgan Prediksi Bitcoin Ungguli Saham AS, Emas, dan REIT dalam Satu Dekade

      Prediksi Harga Bitcoin 19 – 30 Oktober 2026

      Prediksi Harga Bitcoin 19 – 30 Oktober 2026: Reli ke $90.000 atau Koreksi ke $65.000?

    • Investasi
    • Siaran Pers
    • Lowongan Kerja
No Result
View All Result
hariankripto.id
No Result
View All Result
Home Bitcoin

Peretasan Binance Jadi Peretasan CEX Terbesar Sepanjang Sejarah, Berikut Kronologi Hacker Korea Utara Kuras Rp114 Triliun dari Binance

harian kripto by harian kripto
31/10/2026
in Bitcoin, Blockchain, Kripto
0
Peretasan Binance

Peretasan Binance jadi peretasan CEX terbesar sepanjang sejarah. Simak kronologi hacker Korea Utara kuras Rp114 triliun dan janji Binance ganti semua kerugian.

371
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hariankripto – Peretasan Binance yang terjadi pada tanggal 26 Oktober 2026 menjadi peretasan CEX terbesar sepanjang sejarah. Peretasan tersebut menjadi perbincangan panas di kalangan komunitas kripto dan industri kripto.

Peretas menguras aset senilai sekitar Rp114 triliun dari bursa terbesar di dunia itu. Insiden ini menjadi peretasan CEX terbesar sepanjang sejarah. Binance menyatakan dana pengguna aman dan berjanji menanggung semua kerugian. Berikut kronologi, pelaku, metode, dan dampaknya bagi pasar.

Peretas kuras sepuluh blockchain, hanya dalam hitungan menit

Penarikan besar dimulai pada malam 29 Oktober. TRM Labs melaporkan bahwa dompet Binance di XRP Ledger, Ethereum, Bitcoin, Tron, Solana, dan empat jaringan lain mengirim saldonya ke alamat milik satu penyerang. Gelombang kedua sekitar pukul 23.05 UTC menyasar dompet di Avalanche dan Polygon.

Binance langsung menyelidiki masalah keamanan tersebut. Bursa lalu menghentikan sementara penarikan di beberapa jaringan sebagai langkah pencegahan.

TRM melacak setiap transfer di sepuluh blockchain. Totalnya sekitar Rp115,4 triliun berdasarkan harga saat pencurian. Dengan harga sekarang, nilainya turun menjadi sekitar Rp113,1 triliun. Angka ini berasal dari data onchain per 30 Oktober pukul 00.30 UTC, dan investigasi masih berjalan. Rinciannya per jaringan sebagai berikut.

JaringanAset yang hilangPerkiraan nilai
Ethereum200.630 ETH dan 185 token lain, termasuk 1,875 miliar USDT, 823 juta USDC, dan 88,5 juta RLUSDRp68,8 triliun
Bitcoin18.270 BTCRp26,7 triliun
Tron612,7 juta USDT dan 46,4 juta TRXRp11,4 triliun
XRP Ledger233,46 juta XRPRp5,4 triliun
Solana970.500 SOLRp1,7 triliun
Arbitrum, Optimism, dan BaseTermasuk 74,6 juta ARB di ArbitrumRp708 miliar
AvalancheBerbagai asetRp508 miliar
PolygonBerbagai asetRp182 miliar

TRM Labs dan Chainalysis tuding Korea Utara, bukan peretas biasa

TRM Labs menuding TraderTraitor, unit peretas utama Korea Utara, sebagai pelaku. FBI menyebut kelompok yang sama dalam peretasan Bybit senilai Rp27,2 triliun pada Februari 2025. Chainalysis juga menyatakan keyakinan tinggi bahwa Korea Utara (DPRK) berada di balik serangan ini.

TRM menemukan beberapa kesamaan dengan peretasan Bybit dan KelpDAO pada April 2026. Penyerang mendanai dompet operator lewat penarikan kecil dari Tornado Cash. Persiapan mereka berlangsung jauh sebelum pencurian. Mereka juga menyiapkan tanda tangan lebih awal, lalu mengeksekusinya sekaligus.

Baca Juga:  Ceo Blackrock Umpamakan Bitcoin Sebagai Kelas Aset Pelindung & Tidak Beda Jauh Dengan Emas

Namun, pola pencucian uangnya berbeda. Kali ini penyerang mengandalkan swap besar lewat market maker dan protokol pinjaman. Pada kasus Bybit, mereka lebih banyak memakai jembatan lintas-chain.

Data Chainalysis menunjukkan dominasi Korea Utara makin kuat.

  • Peretasan yang diduga terkait Korea Utara menyumbang hampir 89% kerugian peretasan kripto tahun ini. Angka itu hanya 15% pada 2021.
  • Rata-rata kerugian per peretasan melonjak dari Rp919 miliar pada 2021 menjadi Rp3,37 triliun pada 2026, sekitar 3,7 kali lipat.
  • Sejak 2021 hingga 29 Oktober 2026, peretasan terkait Korea Utara mencapai Rp240,3 triliun dari total Rp405,5 triliun, atau sekitar 59%.

Kronologi serangan, dari persiapan hingga penyapuan dana

Persiapan serangan dimulai setidaknya 36 jam sebelum pencurian. Pada pagi 28 Oktober, dompet operator menerima tiga penarikan kecil dari Tornado Cash, layanan yang menyamarkan asal kripto. Keesokan harinya, operator memasang kode serangan pertama dan mengujinya pada dua dompet. Mereka lalu mengulang uji coba versi final pada dompet ketiga dan mengembalikan dana tes ke diri sendiri. Empat jam kemudian, mereka memasang kode yang sama di hot wallet Binance.

Pencurian malam itu berjalan berurutan.

Waktu (29 Oktober, UTC)Kejadian
20.05 hingga 20.09Lima dompet Binance di XRP Ledger mengirim 233,46 juta XRP ke satu alamat penyerang. Setiap dompet hanya menyisakan saldo minimum.
Sesudah 20.10Dompet Binance di Solana dan Optimism menyusul.
20.20Hot wallet Bitcoin mengirim 18.270 BTC ke alamat penyerang. Dana langsung terpecah menjadi potongan 1.000 BTC dan 100 BTC dalam satu blok.
Dua menit kemudianHot wallet Tron mengirim 612,7 juta USDT dan 46,4 juta TRX.
Sekitar 23.05Gelombang kedua menyasar dompet di Avalanche dan Polygon.

Teknik pemecahan dana di Bitcoin itu bernama peel chain. Teknik ini mempersulit pelacakan karena dana berpindah lewat banyak alamat sekaligus.

Cara peretas ambil alih hot wallet, lewat celah EIP-7702

Hot wallet adalah dompet yang terhubung ke internet dan bursa pakai untuk memproses penarikan pelanggan. Hot wallet Ethereum dalam kasus ini termasuk salah satu wallet Binance yang paling dikenal.

Peretas memanfaatkan EIP-7702, fitur dari upgrade Pectra Ethereum pada Mei 2025. Fitur ini memungkinkan dompet biasa menyerahkan kendali perilakunya ke smart contract lewat tanda tangan otorisasi. Setelah itu, setiap panggilan ke dompet menjalankan kode kontrak tersebut. Pengaturan ini bertahan sampai dompet menandatangani otorisasi baru.

Baca Juga:  AS Menjatuhkan Sanksi pada Jaringan Kripto Korea Utara yang Mendukung Program Nuklir

Pada pukul 20.20 UTC, operator mengirim satu transaksi berisi 50 otorisasi. Hot wallet Binance menandatangani semuanya, dan semuanya mengarah ke kontrak penyapu yang hanya menerima perintah dari operator.

Setiap otorisasi hanya berlaku pada nilai nonce tertentu. Nonce adalah penghitung transaksi sebuah dompet. Hot wallet Binance terus memproses penarikan, sehingga nonce-nya terus naik. Penyerang menyiapkan tanda tangan untuk 50 nonce berurutan. Cara ini menjamin satu tanda tangan tetap berlaku saat transaksi berjalan. Satu otorisasi memang cocok, dan itu cukup bagi penyerang.

Tiga menit 24 detik kemudian, operator memerintahkan hot wallet mengirim seluruh isinya ke alamat penyerang. Satu transaksi itu memindahkan 167.464 ETH dan 63 token, termasuk 1,615 miliar USDT. Delegasi tetap aktif, jadi penyerang menyapu dana baru yang masuk pada 20.41, 20.59, 21.04, 21.44, 22.39, dan 23.56 UTC. Dompet itu juga berperan sebagai eksekutor smart account Binance lain, sehingga penyerang bisa menarik 823 juta USDC dari sana.

Use our tool to see where the stolen Binance funds are right now and check your own addresses against the ones tied to the attack: https://t.co/odjcGCAu6F https://t.co/6FHqlZP4LV

— Blockaid (@blockaid_) October 30, 2026

Blockaid menilai sementara bahwa insiden ini menyerupai kasus Bybit, yaitu penyalahgunaan kunci (key misuse) lewat infrastruktur penandatanganan. Namun, perusahaan itu belum punya cukup informasi untuk memastikannya. Blockaid juga menyediakan website pelacak kemana dana curiannya berada saat ini.

Penerbit stablecoin bergerak cepat, bekukan dana Rp49 triliun

Para penerbit stablecoin menahan laju pelarian dana sepanjang malam. Binance menyebut total dana beku yang terverifikasi mencapai Rp46,1 triliun pada pukul 23.35 UTC. TRM menghitung sekitar Rp49 triliun per pukul 00.30 UTC pada 30 Oktober.

  • Tether membekukan sekitar 1,77 miliar USDT. Pembekuan terbesar, 971,1 juta USDT, menyasar dompet penerima utama pada pukul 21.01 UTC. Sapuan berikutnya masuk ke dompet beku itu, sehingga saldonya kini 1,175 miliar USDT.
  • Circle membekukan sekitar 825 juta USDC pada pukul 21.04 UTC bersama penegak hukum.
  • Ripple membekukan 40,5 juta RLUSD dan menutup jalur penyapuan deposit baru di hot wallet yang bobol. Co-CEO Binance Yi He menyebut Ripple membantu mencegah sekitar Rp3,6 triliun berpindah.
  • World Liberty Financial membekukan 27,8 juta USD1 di dompet penerima utama dan hot wallet Binance.
  • Arbitrum Security Council memaksa pemindahan 8.426 ETH dan 74,6 juta ARB, sekitar Rp545 miliar, keluar dari dompet penyerang pada pukul 00.08 UTC.
Baca Juga:  Apa Itu Liquidity Sweep? Panduan Lengkap yang Harus Anda Ketahui

Peretas cuci dana otomatis, pola yang belum pernah muncul

Penerbit stablecoin bisa membekukan token mereka, jadi penyerang buru-buru menukar stablecoin ke aset lain. Mereka menjual sekitar 325 juta USDT lewat UniswapX dan kontrak berbasis intent lain demi sekitar 122.300 ETH. Harga itu setara sekitar Rp48,1 juta per ETH, padahal pasar berada di kisaran Rp41,7 juta hingga Rp42,7 juta. Penyerang rela menerima diskon lebih dari 10%. Sisa 175 juta USDT dari batch itu sempat terbekukan.

Penyerang juga memakai protokol pinjaman. Satu dompet menyetor 60 juta USDT ke Aave dan meminjam sekitar 19.760 ETH, lalu Aave membekukan pasar yang terdampak. Di Tron, 300 juta USDT pindah ke dompet yang menyetorkannya ke JustLend. Sebanyak 200 juta USDT lain melewati rantai dompet perantara dan berganti lewat Uniswap, dengan 30 juta USDT di antaranya berhasil dibekukan. Sebanyak 88,5 juta RLUSD berpindah dua kali, lalu penyerang menjual 48 juta di antaranya lewat bursa terdesentralisasi sebelum Ripple membekukan sisanya.

Chainalysis menyoroti sisi lain, yaitu pola pencucian yang belum pernah muncul. Ribuan transaksi bergerak dalam waktu singkat dan tidak berjalan lurus. Dana berputar antardompet dan sering kembali ke alamat yang muncul lebih awal. Banyak dompet menjalankan skrip yang sama persis, yaitu menerima tepat 1 TRX, menerima dana lebih besar, lalu meneruskannya. Pola ini mengarah pada proses terprogram, sehingga software kemungkinan menjalankan pencucian ini tanpa campur tangan manusia.

Meski begitu, penyerang masih menguasai aset sekitar Rp43,6 triliun di luar jangkauan penerbit mana pun. Berdasarkan pencurian besar sebelumnya, TRM memperkirakan penyerang segera memakai jembatan lintas-chain, layanan swap, dan broker OTC. Penyerang juga disebut masih memegang lebih dari 18.000 BTC.

Pasar anjlok, Binance janjikan ganti rugi penuh

Kabar ini langsung menekan pasar. Likuidasi mencapai hampir Rp27,2 triliun dalam 24 jam. Bitcoin turun di bawah Rp1,4 miliar, dan Ethereum turun di bawah Rp39,9 juta. Altcoin yang penyerang jual, seperti ENA, UNI, LINK, dan PEPE, anjlok sekitar 10% hingga 15%.

Binance menegaskan akan menutup semua kerugian. Bursa menyisihkan lebih dari Rp115,1 triliun dari cadangan perusahaan. Sekitar Rp90,8 triliun di antaranya, atau 80% dari total dampak, berbentuk token yang sama, yaitu USDC, USDT, BTC, ETH, dan BNB.

Deposit dan layanan platform berjalan normal. Penarikan tetap berhenti selama pemeriksaan keamanan, dengan pemulihan sekitar 34 jam lagi. Binance berencana merilis snapshot Proof of Reserves awal dalam sekitar 12 jam. Hasil lengkapnya keluar paling lambat Senin, 2 November. Selain itu, Binance akan menerbitkan analisis post-mortem setelah penyelidikan selesai.

Hal yang perlu trader pantau, setelah peretasan ini

Trader sebaiknya memantau tiga hal. Pertama, pergerakan peel chain Bitcoin dan dompet konsolidasi ETH, karena jejak pencucian dana akan muncul di sana. Kedua, hasil Proof of Reserves Binance pada 2 November. Ketiga, temuan post-mortem tentang cara penyerang menembus infrastruktur penandatanganan. Volatilitas kemungkinan tetap tinggi sampai ketiganya jelas.

Tags: BinanceKorea UtaraPeretasan BinanceTRM Labs
Previous Post

Indodax Hentikan Deposit dan Penarikan, Serangan Siber Kembali Mengintai Bursa Kripto

harian kripto

harian kripto

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Berita Terbaru Kripto Minggu Ini

Sengketa Ripple Berakhir, Prediksi ETH $20.000, dan Berita Terbaru Kripto Minggu Ini!

24/08/2025
Analisis Pasar Kripto: Pertumbuhan Pasar Kripto Semakin Melambat, Peluang Pasar Ada Di Ethereum

Analisis Pasar Kripto: Pertumbuhan Pasar Kripto Semakin Melambat, Peluang Pasar Ada Di Ethereum

26/01/2024
Bitcoin (BTC)

Bitcoin Terjebak di Harga $85K hingga $90K dan Siap Meledak Setelah Natal? Ini Alasan dan Prediksi Lengkapnya!

24/12/2025
Bitcoin

Bitcoin 1 Juta Dolar Menurut Pendiri Ledger Bukan Kabar Baik

05/07/2026
Vanguard Hapus Lebih Dari US$7,2 Triliun Bitcoin ETF Dari Platformnya, Harga Bitcoin Melemah

Vanguard Hapus Lebih Dari US$7,2 Triliun Bitcoin ETF Dari Platformnya, Harga Bitcoin Melemah

0
Ceo Blackrock Umpamakan Bitcoin Sebagai Kelas Aset Pelindung & Tidak Beda Jauh Dengan Emas

Ceo Blackrock Umpamakan Bitcoin Sebagai Kelas Aset Pelindung & Tidak Beda Jauh Dengan Emas

0
Outflow Milik Grayscale Mendominasi, Euforia Bitcoin ETF Meredup?

Outflow Milik Grayscale Mendominasi, Euforia Bitcoin ETF Meredup?

0
Resmi! Spot Bitcoin ETF Mulai Diperdagangkan Hari Ini

Resmi! Spot Bitcoin ETF Mulai Diperdagangkan Hari Ini

0
Peretasan Binance

Peretasan Binance Jadi Peretasan CEX Terbesar Sepanjang Sejarah, Berikut Kronologi Hacker Korea Utara Kuras Rp114 Triliun dari Binance

31/10/2026
Indodax Hentikan Deposit dan Withdraw Sementara

Indodax Hentikan Deposit dan Penarikan, Serangan Siber Kembali Mengintai Bursa Kripto

29/10/2026
Data Pengguna Coinbase Bocor

Kebocoran Data Coinbase Seret 70.000 Pengguna, CZ Bagikan Cara Melindungi Data Diri

28/10/2026
Bithumb Diretas

Peretasan Bithumb Bocorkan Data Pribadi, Regulator Korea Selatan Turun Tangan

28/10/2026

Recent News

Peretasan Binance

Peretasan Binance Jadi Peretasan CEX Terbesar Sepanjang Sejarah, Berikut Kronologi Hacker Korea Utara Kuras Rp114 Triliun dari Binance

31/10/2026
Indodax Hentikan Deposit dan Withdraw Sementara

Indodax Hentikan Deposit dan Penarikan, Serangan Siber Kembali Mengintai Bursa Kripto

29/10/2026
Data Pengguna Coinbase Bocor

Kebocoran Data Coinbase Seret 70.000 Pengguna, CZ Bagikan Cara Melindungi Data Diri

28/10/2026
Bithumb Diretas

Peretasan Bithumb Bocorkan Data Pribadi, Regulator Korea Selatan Turun Tangan

28/10/2026
Info Terbaru Bitcoin, Kripto, dan Prediksi Harga Terpercaya

Ikuti HarianKripto.id untuk berita terkini, analisis pasar cryptocurrency, dan tips investasi terpercaya.

Dapatkan informasi terbaru tentang dunia kripto yang membantu Anda memperoleh pengetahuan baru mengenai dunia kripto.

Kunjungi kami untuk update kripto setiap hari!

Follow Us

Browse by Category

  • Analisis
  • Avalanche
  • Bitcoin
  • Blockchain
  • Cardano
  • Dogecoin
  • Edukasi Kripto
  • Etherium
  • Game
  • Investasi
  • Kripto
  • Metaverse
  • NFT
  • Ragam
  • Shiba Inu
  • Siaran Pers
  • Solana
  • Tech
  • Uncategorized
  • Uncategorized

Recent News

Peretasan Binance

Peretasan Binance Jadi Peretasan CEX Terbesar Sepanjang Sejarah, Berikut Kronologi Hacker Korea Utara Kuras Rp114 Triliun dari Binance

31/10/2026
Indodax Hentikan Deposit dan Withdraw Sementara

Indodax Hentikan Deposit dan Penarikan, Serangan Siber Kembali Mengintai Bursa Kripto

29/10/2026
  • Kripto
  • Altcoin
  • Bitcoin
  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam

© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.

No Result
View All Result
  • Kripto
    • NFT
    • Blockchain
    • Metaverse
  • Altcoin
    • Ethereum
    • Cardano
    • Solana
    • Avalanche
    • Dogecoin
    • Shiba Inu
  • Bitcoin
  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam
    • Analisis
    • Investasi
    • Siaran Pers
    • Lowongan Kerja

© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.

You have not selected any currencies to display

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by