Hariankripto – Pendiri Binance, Changpeng “CZ” Zhao, mengonfirmasi bahwa BNB Chain sedang menyiapkan jaringan Layer 1 (L1) baru berkecepatan tinggi. Jaringan ini kompatibel dengan EVM dan akan berjalan paralel dengan BNB Smart Chain (BSC).
Menurut laporan Wu Shuo, CZ menyampaikan dukungannya lewat quote tweet atas sebuah unggahan soal rencana tersebut. “Multiple chains, one coins,” tulis CZ. Unggahan yang ia kutip merujuk langsung pada dokumentasi resmi BNB Chain.
Dokumentasi itu, yang BNB Chain perbarui pada 22 Oktober, menjelaskan cara kerja jaringan baru tersebut. Sebuah bridge cross-chain native akan menghubungkan L1 baru dengan BSC. Jaringan ini juga tidak akan menerbitkan token sendiri. BNB tetap berfungsi sebagai token untuk biaya transaksi, staking, dan tata kelola (governance).
Hingga kini, tim belum menentukan nama untuk chain baru ini. Meski begitu, devnet internal dengan banyak validator sudah berjalan. BNB Chain menargetkan peluncuran testnet publik pada akhir 2026, lalu mainnet pada awal 2027.
Kecepatan menjadi fondasi utama desain jaringan ini. BNB Chain menargetkan jaringan memproduksi satu blok setiap 200 milidetik dan memberi pre-konfirmasi transaksi dalam sekitar 20 milidetik. Dengan spesifikasi ini, jaringan baru membidik perdagangan frekuensi tinggi (HFT) dan pembayaran real-time.
CZ Responds to BNB Chain’s New L1 Plan: “Multiple chains, one coins” CZ responds to BNB Chain’s updated New L1 plans: “Multiple chains, one coins.” According to BNB Chain docs updated on Oct 22, the new L1 (name TBD) will run in parallel with BSC via a native bridge and will not issue a separate token. It continues using BNB for gas, staking, and governance. Target specs include ~200ms blocks and ~20ms pre-confirmation. An internal multi-validator devnet is already running; public testnet is planned for end of 2026 and mainnet for early 2027.
— Wu Blockchain (@WuBlockchain) October 26, 2026
Untuk mencapai target itu, BNB Chain memakai versi lanjutan konsensus Parlia. Mekanisme ini menggunakan voting BLS dan menargetkan finalitas urutan transaksi di bawah satu detik.
Namun, dokumentasi BNB Chain membedakan pre-konfirmasi dari penyelesaian final. Pre-konfirmasi hanya memberi sinyal bahwa transaksi kemungkinan besar masuk ke blok. Sinyal ini masih bisa batal sebelum jaringan mencapai finalitas. Karena itu, aplikasi yang menangani transfer permanen tetap harus menunggu finalitas eksekusi.
Di balik target kecepatan itu, BNB Chain merombak cara jaringan menangani transaksi. Blockchain ini memisahkan proses pengurutan transaksi dari eksekusi. Validator bisa terus menyepakati blok tanpa menunggu eksekusi setiap transaksi rampung.
Selain itu, BNB Chain memperkenalkan mekanisme Multi-Lane. Fitur ini mencadangkan kapasitas pemrosesan untuk kelas transaksi tertentu, seperti HFT, order book terdesentralisasi, dan pembayaran.
🚨HUGE: CZ confirms BNB Chain plans for a NEW parallel high-speed Layer 1. The EVM-compatible network will run alongside BNB Smart Chain, connected through a native bridge, using BNB for gas, staking and governance. CZ summed up the approach: “Multiple chains, one coins.” It targets 200-millisecond blocks and 20-millisecond pre-confirmations, aiming to support high-frequency trading and real-time payments. Planned features include native account abstraction and onchain privacy pools. An internal multi-validator devnet is already running, with public testnet targeted for late 2026 and mainnet for early 2027.
— Coin Bureau (@coinbureau) October 26, 2026
Dengan cara ini, lonjakan aktivitas di satu jenis aplikasi tidak langsung mengganggu aplikasi lain. Trader dan penyedia layanan pembayaran pun mendapat performa jaringan yang lebih stabil dan konsisten.
Bagi developer, pindah ke jaringan baru tidak menuntut perubahan besar. Mereka tetap bisa menjalankan smart contract Solidity yang sudah ada. Kendati begitu, L1 baru ini tidak akan mendukung sebagian metode RPC dan tipe transaksi Ethereum.
Di sisi pengguna, jaringan ini membawa account abstraction secara native. Fitur ini memungkinkan pihak lain menanggung biaya transaksi (sponsored fees). Pengguna juga bisa menggabungkan beberapa operasi dalam satu transaksi (batching).
Tak hanya itu, BNB Chain menyiapkan fitur privasi opsional. Sistem ini memakai shielded pool onchain sehingga pengguna bisa melakukan transfer secara rahasia.
Rencana L1 baru ini muncul di tengah meningkatnya aktivitas produk keuangan tokenisasi dan aplikasi trading terdesentralisasi. Laporan pasar saham tokenisasi tertanggal 23 Oktober mencatat BNB Chain memproses sekitar USD 25,6 miliar transaksi saham tokenisasi sepanjang kuartal ketiga.
Pada akhir kuartal, jaringan ini menampung pasokan ekuitas tokenisasi senilai sekitar USD 1,13 miliar dengan kurang lebih 1,8 juta holder. Jumlah transaksinya mencapai 1,51 miliar, sementara pendapatan jaringan naik 54% menjadi USD 54,2 juta.
Sebelumnya, developer BNB Chain sudah menggarap sejumlah peningkatan performa di BSC. Hard fork Pasteur pada 25 Agustus mengubah proses pembentukan blok BSC. Upgrade ini juga memperketat otorisasi validator dan verifikasi bridge.
BREAKING: CZ confirms BNB Chain is developing a new high-performance Layer 1 to run alongside BNB Smart Chain. The EVM-compatible network targets 200ms block times and 20ms pre-confirmations, with a native bridge connecting both chains. BNB will power gas, staking and governance. Public testnet is targeted for late 2026, with mainnet planned for early 2027. CZ summed up the vision: “Multiple chains, one coin.”
— CryptoSavingExpert ® (@CryptoSavingExp) October 26, 2026
Dalam pengujian terkontrol, throughput transaksi naik dari 1.237 menjadi 2.324 transaksi per detik (TPS). Meski demikian, hasil tersebut belum membuktikan peningkatan serupa pada kondisi jaringan live.
Kini BNB Chain menempuh jalur berbeda. Alih-alih terus mengandalkan upgrade BSC, tim membangun arsitektur terpisah lewat L1 baru. Bagi trader, peluncuran testnet publik pada akhir 2026 menjadi momen berikutnya yang layak dipantau.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.