Hariankripto – Serangan ini mengejutkan komunitas kripto pada awal Juli 2026. Penyerang berhasil menguras treasury BonkDAO secara sistematis melalui mekanisme voting di Solana. Kejadian tersebut berlangsung cepat dan terorganisir.
Proposal Palsu Muncul di Realms
Pada 30 Juni 2026, sebuah wallet mengajukan BIP #76 di platform Realms Solana. Proposal itu menjanjikan perbaikan governance (tata kelola) dan reward bagi voter. Namun, isi sebenarnya memerintahkan transfer 4,426 triliun token BONK senilai 21,2 juta dolar ke wallet penyerang 9bxW…JHvQ. Penyerang tidak berhenti di situ. Ia langsung bergerak membeli 882,285 miliar BONK senilai 4,4 juta dolar melalui Bybit dan Binance dalam dua hari. Pembelian tersebut melewati quorum 879,95 miliar BONK yang diperlukan. Dengan demikian, ia menguasai 99,9 persen suara setuju dari hanya tujuh peserta.
Penyerang Eksekusi Voting dan Transfer Dana
Penyerang kemudian memilih “Yes” menggunakan seluruh token yang ia miliki. Proposal langsung lolos tanpa hambatan. Pada 6 Juli 2026, sistem otomatis mentransfer 4,426 triliun BONK ke wallet kendalinya. Ia segera memindahkan dana tersebut. Hingga saat ini, 40 miliar BONK senilai 188 ribu dolar sudah masuk ke OKX. Sisanya sekitar 4,386 triliun BONK senilai 19,3 juta dolar masih berada di wallet EXaJnm…eh42. Harga BONK pun langsung turun tajam antara 8 hingga 15 persen setelah berita menyebar.
BonkDAO Bereaksi dan Upaya Pemulihan
BonkDAO segera merespons melalui akun resmi @bonk_inu di X. Tim mengakui treasury mereka menjadi target proposal jahat. Saat ini mereka bekerja sama dengan berbagai exchange, bridge, dan Solana Foundation.
BonkDAO was the target of a malicious governance proposal resulting in an estimated $20M worth of BONK tokens being drained from the BonkDAO treasury.
— BONK!!! (@bonk_inu) July 6, 2026
During the investigation, BonkDAO identified the exchange wallets used to purchase BONK ahead of the proposal. BonkDAO is…
Selain itu, BonkDAO juga melapor ke penegak hukum. Tim terus berupaya melacak dana dan mengidentifikasi pelaku. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi seluruh proyek DeFi untuk memperkuat sistem governance mereka.























