Taking too long? Close loading screen.
  • Kripto
    • NFT
    • Blockchain
    • Metaverse
  • Altcoin
    • Ethereum
    • Cardano
    • Solana
    • Avalanche
    • Dogecoin
    • Shiba Inu
  • Bitcoin
  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam
    • Analisis
    • Investasi
    • Siaran Pers
    • Lowongan Kerja
hariankripto.id
Jumat, Juni 5, 2026
No Result
View All Result
  • Kripto
    • NFT
    • Blockchain
    • Metaverse
  • Altcoin
    • Ethereum
    • Cardano
    • Solana
    • Avalanche
    • Dogecoin
    • Shiba Inu
  • Bitcoin
    Bitcoin, Ethereum, dan Solana

    3 Koin Kripto Ini Bisa Cetak Jutawan Di Tahun 2027

    Bitcoin Dump

    Bitcoin Jatuh ke Area $67.000 Setelah Strategy Jual BTC

    Bitcoin

    Strive Siapkan 4,2 Miliar Dolar AS untuk Borong Bitcoin

    FBI dan Bitcoin

    FBI Sita 127 Ribu Bitcoin, Cadangan BTC AS Makin Besar

    Bitcoin Treasury

    BSTR Sindir Perusahaan Bitcoin Treasury Yang Cuma Modal Hype

    Prediksi Kapan Bitcoin Bottom

    Siklus Bitcoin 2026 Mulai Terbaca, Analis Ini Sebut Bottom Belum Terjadi!

  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam
    • Analisis
      Bitcoin Dump

      Bitcoin Jatuh ke Area $67.000 Setelah Strategy Jual BTC

      Analisis dan Prediksi Harga Ethereum

      Whale Ethereum Borong ETH Saat Harga Lemah Apakah Sinyal Rebound Mulai Terlihat?

      Prediksi Kapan Bitcoin Bottom

      Siklus Bitcoin 2026 Mulai Terbaca, Analis Ini Sebut Bottom Belum Terjadi!

      Brian Dixon Ungkap Dampak Besar CLARITY Act untuk Bitcoin

      Prediksi Harga Bitcoin dan XRP

      Pemegang IQ Tertinggi Dunia Prediksi Bitcoin dan XRP Siap Reli Besar Juni Ini

      Analisis Harga Bitcoin

      Bitcoin Masih Rapuh Sinyal SOPR dan Pola Wedge Ancam Turun ke $60.000

    • Investasi
    • Siaran Pers
    • Lowongan Kerja
  • Kripto
    • NFT
    • Blockchain
    • Metaverse
  • Altcoin
    • Ethereum
    • Cardano
    • Solana
    • Avalanche
    • Dogecoin
    • Shiba Inu
  • Bitcoin
    Bitcoin, Ethereum, dan Solana

    3 Koin Kripto Ini Bisa Cetak Jutawan Di Tahun 2027

    Bitcoin Dump

    Bitcoin Jatuh ke Area $67.000 Setelah Strategy Jual BTC

    Bitcoin

    Strive Siapkan 4,2 Miliar Dolar AS untuk Borong Bitcoin

    FBI dan Bitcoin

    FBI Sita 127 Ribu Bitcoin, Cadangan BTC AS Makin Besar

    Bitcoin Treasury

    BSTR Sindir Perusahaan Bitcoin Treasury Yang Cuma Modal Hype

    Prediksi Kapan Bitcoin Bottom

    Siklus Bitcoin 2026 Mulai Terbaca, Analis Ini Sebut Bottom Belum Terjadi!

  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam
    • Analisis
      Bitcoin Dump

      Bitcoin Jatuh ke Area $67.000 Setelah Strategy Jual BTC

      Analisis dan Prediksi Harga Ethereum

      Whale Ethereum Borong ETH Saat Harga Lemah Apakah Sinyal Rebound Mulai Terlihat?

      Prediksi Kapan Bitcoin Bottom

      Siklus Bitcoin 2026 Mulai Terbaca, Analis Ini Sebut Bottom Belum Terjadi!

      Brian Dixon Ungkap Dampak Besar CLARITY Act untuk Bitcoin

      Prediksi Harga Bitcoin dan XRP

      Pemegang IQ Tertinggi Dunia Prediksi Bitcoin dan XRP Siap Reli Besar Juni Ini

      Analisis Harga Bitcoin

      Bitcoin Masih Rapuh Sinyal SOPR dan Pola Wedge Ancam Turun ke $60.000

    • Investasi
    • Siaran Pers
    • Lowongan Kerja
No Result
View All Result
hariankripto.id
No Result
View All Result
Home Kripto

China Perketat Larangan Stablecoin dan Pembayaran Kripto, Siapkan Langkah Penegakan Baru

harian kripto by harian kripto
01/12/2025
in Kripto, Ragam
0
China Stablecoin

China kembali memperketat kebijakan terhadap aset digital dengan menyiapkan langkah penegakan baru untuk menghentikan pembayaran menggunakan kripto dan stablecoin.

373
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hariankripto.id – China kembali mempertegas sikap kerasnya terhadap aset digital. Otoritas setempat memperingatkan meningkatnya risiko di perekonomian, khususnya dari aktivitas spekulasi aset kripto dan penggunaan stablecoin untuk pembayaran lintas batas. Bank Sentral China tengah menyiapkan serangkaian kebijakan dan langkah penegakan baru untuk menghentikan penggunaan kripto dan stablecoin dalam sistem pembayaran.

Langkah ini menandai babak lanjutan dari kebijakan pelarangan kripto tahun 2021, sekaligus menunjukkan bahwa Beijing belum melonggarkan pandangannya terhadap aset digital, meski tren adopsi global terus meningkat.

China Buka Pembicaraan Kebijakan Baru untuk Perkuat Crypto Crackdown

Dalam rilis resmi, People’s Bank of China (PBOC) mengungkapkan bahwa mereka mengadakan pertemuan dengan perwakilan dari berbagai lembaga negara dan pengadilan guna membahas cara mengatasi spekulasi aset kripto dan aktivitas terkait.

Pertemuan itu terdiri dari pejabat dari Kementerian Keamanan Publik, Administrasi Siber, serta sejumlah departemen kunci lainnya. Diskusi ini muncul di tengah kembali maraknya aktivitas perdagangan aset digital di China, meski pelarangan sudah lama ada.

Menurut otoritas, sejak larangan kripto tahun 2021 diberlakukan, memang telah terjadi kemajuan dalam menekan pasar. Namun, penggunaan aset virtual kembali meningkat. Berbagai modus seperti penipuan (scam), penggalangan dana ilegal, dan transfer lintas batas yang tidak teregulasi kini lebih sering. Regulator menilai bahwa manajemen risiko saat ini menghadapi tantangan baru yang membutuhkan perhatian serius.

Breaking: Three associations under the Central Bank of China issued a document requiring institutions not to conduct virtualcurrency business, calling on the public not to participate in virtualcurrency, and emphasizing that virtualcurrency transactions are not protected by law.

— Wu Blockchain (@WuBlockchain) May 18, 2021

China Menganggap Aset Kripto Bukan Pembayaran Sah

Dalam pertemuan tersebut, pejabat China menegaskan kembali posisi dasar pemerintah yaitu aset virtual tidak memiliki status sebagai alat pembayaran yang sah dan tidak boleh beredar sebagai mata uang.

Baca Juga:  CTO Ripple Tegaskan Adopsi Institusi Jadi Kunci Sebelum Retail Masuk Massal

Mereka menekankan bahwa penggunaan kripto sebagai alat pembayaran maupun instrumen investasi merupakan aktivitas keuangan ilegal. Dengan demikian, setiap bentuk pemanfaatan aset digital di ranah pembayaran formal akan menjadi sasaran langkah penindakan baru yang sedang disiapkan.

Sikap ini konsisten dengan garis kebijakan Beijing beberapa tahun terakhir, yang menolak mengakui kripto sebagai kelas aset legal dalam sistem keuangannya. Sementara beberapa negara lain mencoba memberi kerangka regulasi, China justru memilih jalur pengetatan dan pelarangan.

Kekhawatiran Terbesar: Anonimitas Stablecoin dan Skema Penipuan

Salah satu poin yang paling penting oleh pejabat China adalah kekhawatiran terhadap sifat relatif anonim stablecoin. Regulator melihat bahwa penggunaan stablecoin mempersulit proses identifikasi pelanggan (Know Your Customer, KYC) dan memudahkan pelaku kejahatan menjalankan skema penipuan atau transfer dana ilegal.

Mereka menyoroti bahwa:

  • Stablecoin dapat berguna untuk menyembunyikan asal-usul dana.
  • Kesulitan dalam pelacakan membuatnya menarik bagi pelaku fraud dan pencucian uang.
  • Perdagangan dan transfer lintas batas via stablecoin dapat menghindari pengawasan ketat sistem perbankan tradisional.

Sebagai respons, regulator menyerukan koordinasi lintas lembaga untuk meningkatkan pemantauan serta pelacakan pergerakan dana. Fokusnya adalah membangun mekanisme kerja sama antarkementerian dan lembaga penegak hukum agar arus dana yang terkait aset kripto dan stablecoin bisa diawasi lebih efektif.

Di Balik Pengetatan, Perusahaan China Justru Uji Coba Model Pembayaran Aset Digital

Pengetatan ini terjadi di saat beberapa perusahaan besar China justru mulai menguji skema penyelesaian transaksi menggunakan aset digital.

Pada Agustus lalu, PetroChina tengah mempertimbangkan penggunaan stablecoin untuk transaksi lintas batas tertentu. Manajemen perusahaan memantau sistem baru yang dikembangkan di Hong Kong untuk melihat apakah infrastruktur tersebut dapat meningkatkan efisiensi pembayaran internasional.

Baca Juga:  Harga HYPE Meledak Setelah Hyperliquid Gandeng Coinbase dan Circle

Hal ini menciptakan dinamika yang menarik yaitu di satu sisi, pemerintah pusat mempertahankan larangan keras atas aset kripto; di sisi lain, ada eksperimen terbatas terkait teknologi digital asset dan stablecoin di wilayah atau konteks tertentu yang telah melalui pengawasan ketat.

Sikap Hati-hati China terhadap Tokenisasi dan Pasar Aset Digital Global

Sebelumnya di tahun ini, regulator sekuritas China (CSRC) telah memberikan panduan informal kepada setidaknya dua perusahaan broker besar di Hong Kong untuk menghentikan proyek tokenisasi mereka. Langkah ini menegaskan sikap Beijing yang berhati-hati terhadap perkembangan pasar aset digital di luar daratan utama, bahkan yang berlokasi di Hong Kong.

Kebijakan tersebut berpotensi membatasi pertumbuhan tokenisasi aset dunia nyata (Real World Assets / RWA), sebuah tren yang tengah berkembang di berbagai yurisdiksi finansial global.

Pada April, otoritas lokal di China juga menjual sekitar 15.000 Bitcoin di bursa luar negeri. Penjualan tersebut berkaitan dengan upaya mengatasi tekanan fiskal yang pemerintah daerah China alami. Meski penjelasannya tidak rinci, langkah ini memperlihatkan bahwa pemerintah memandang kripto lebih sebagai aset yang bisa terlikuidasi untuk kepentingan fiskal, bukan sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Yuan-Backed Stablecoin: Kontrol Ketat, Bersaing dengan Dolar

Menariknya, di tengah kerasnya tindakan terhadap kripto swasta, sebagian elemen pemerintah China justru terbuka terhadap pengembangan sistem mata uang virtual yang China kendalikan.

Pada Agustus, sempat muncul laporan bahwa China mempertimbangkan penerbitan stablecoin dengan dukungan yuan untuk pertama kalinya. Tujuannya adalah:

  • Menjadi tandingan terhadap dominasi dolar AS dalam stablecoin global.
  • Merespons langkah Amerika Serikat yang mulai merumuskan kerangka hukum untuk stablecoin berbasis dolar.
  • Memperkuat posisi yuan dalam sistem keuangan internasional melalui instrumen digital yang masih berada di bawah kendali negara.
Baca Juga:  BlackRock: Stablecoin Bakal Jadi Kekuatan Besar di Dunia Keuangan

Dengan demikian, Beijing tampaknya ingin membedakan secara tegas antara:

  • Beijing menganggap kripto dan stablecoin swasta berisiko dan tidak sah.
  • Sistem aset digital atau stablecoin yang mendapat dukungan negara dan berada dalam kendali penuh otoritas moneter.
Tags: ChinaPembayaran KriptoStablecoin
Previous Post

Ripple Perluas Layanan Pembayaran di Singapura dengan Ekspansi Lisensi MPI

Next Post

Hyperliquid Jadi Top Fee Chain Kalahkan Ethereum dan Solana Di Tengah Pergerakan HYPE $90 Juta

harian kripto

harian kripto

Next Post
Hyperliquid

Hyperliquid Jadi Top Fee Chain Kalahkan Ethereum dan Solana Di Tengah Pergerakan HYPE $90 Juta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Berita Terbaru Kripto Minggu Ini

Sengketa Ripple Berakhir, Prediksi ETH $20.000, dan Berita Terbaru Kripto Minggu Ini!

24/08/2025
Analisis Pasar Kripto: Pertumbuhan Pasar Kripto Semakin Melambat, Peluang Pasar Ada Di Ethereum

Analisis Pasar Kripto: Pertumbuhan Pasar Kripto Semakin Melambat, Peluang Pasar Ada Di Ethereum

26/01/2024
Bitcoin (BTC)

Bitcoin Terjebak di Harga $85K hingga $90K dan Siap Meledak Setelah Natal? Ini Alasan dan Prediksi Lengkapnya!

24/12/2025
Zerebro

Dugaan Mengakhiri Hidup Zerebro Dev, Begini Ceritanya

05/05/2025
Vanguard Hapus Lebih Dari US$7,2 Triliun Bitcoin ETF Dari Platformnya, Harga Bitcoin Melemah

Vanguard Hapus Lebih Dari US$7,2 Triliun Bitcoin ETF Dari Platformnya, Harga Bitcoin Melemah

0
Ceo Blackrock Umpamakan Bitcoin Sebagai Kelas Aset Pelindung & Tidak Beda Jauh Dengan Emas

Ceo Blackrock Umpamakan Bitcoin Sebagai Kelas Aset Pelindung & Tidak Beda Jauh Dengan Emas

0
Outflow Milik Grayscale Mendominasi, Euforia Bitcoin ETF Meredup?

Outflow Milik Grayscale Mendominasi, Euforia Bitcoin ETF Meredup?

0
Resmi! Spot Bitcoin ETF Mulai Diperdagangkan Hari Ini

Resmi! Spot Bitcoin ETF Mulai Diperdagangkan Hari Ini

0
Persetujuan Revisi UU P2SK oleh DPR RI

DPR Setujui Revisi UU P2SK, Regulasi Kripto Diperkuat

05/06/2026
Cardano DeFi

Hoskinson Peringatkan Lebih Banyak Proyek DeFi Cardano Bisa Mati

04/06/2026
Taptools Shutdown

Cardano Kehilangan TapTools, Ini Reaksi Komunitas

03/06/2026
Bitcoin, Ethereum, dan Solana

3 Koin Kripto Ini Bisa Cetak Jutawan Di Tahun 2027

03/06/2026

Recent News

Persetujuan Revisi UU P2SK oleh DPR RI

DPR Setujui Revisi UU P2SK, Regulasi Kripto Diperkuat

05/06/2026
Cardano DeFi

Hoskinson Peringatkan Lebih Banyak Proyek DeFi Cardano Bisa Mati

04/06/2026
Taptools Shutdown

Cardano Kehilangan TapTools, Ini Reaksi Komunitas

03/06/2026
Bitcoin, Ethereum, dan Solana

3 Koin Kripto Ini Bisa Cetak Jutawan Di Tahun 2027

03/06/2026
Info Terbaru Bitcoin, Kripto, dan Prediksi Harga Terpercaya

Ikuti HarianKripto.id untuk berita terkini, analisis pasar cryptocurrency, dan tips investasi terpercaya.

Dapatkan informasi terbaru tentang dunia kripto yang membantu Anda memperoleh pengetahuan baru mengenai dunia kripto.

Kunjungi kami untuk update kripto setiap hari!

Follow Us

Browse by Category

  • Analisis
  • Avalanche
  • Bitcoin
  • Blockchain
  • Cardano
  • Dogecoin
  • Edukasi Kripto
  • Etherium
  • Game
  • Investasi
  • Kripto
  • Metaverse
  • Ragam
  • Shiba Inu
  • Siaran Pers
  • Solana
  • Tech
  • Uncategorized
  • Uncategorized

Recent News

Persetujuan Revisi UU P2SK oleh DPR RI

DPR Setujui Revisi UU P2SK, Regulasi Kripto Diperkuat

05/06/2026
Cardano DeFi

Hoskinson Peringatkan Lebih Banyak Proyek DeFi Cardano Bisa Mati

04/06/2026
  • Kripto
  • Altcoin
  • Bitcoin
  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam

© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.

No Result
View All Result
  • Kripto
    • NFT
    • Blockchain
    • Metaverse
  • Altcoin
    • Ethereum
    • Cardano
    • Solana
    • Avalanche
    • Dogecoin
    • Shiba Inu
  • Bitcoin
  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam
    • Analisis
    • Investasi
    • Siaran Pers
    • Lowongan Kerja

© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.

You have not selected any currencies to display