Hariankripto – Perusahaan manajer investasi yang terdaftar di Wall Street, Morgan Stanley baru saja membuat gebrakan di industri kripto dengan meluncurkan pendanaan Stablecoin Reserves Portfolio (MSNXX). Dana ini hadir sebagai solusi bagi penerbit stablecoin yang harus mematuhi regulasi baru Amerika Serikat bernama GENIUS Act.
Fred McMullen, Co-Head of Global Liquidity Morgan Stanley Investment Management, menyatakan antusiasmenya terhadap produk ini. “Kami senang menghadirkan solusi investasi baru ke pasar yang menjawab kebutuhan penerbit stablecoin,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa pertumbuhan jumlah penerbit stablecoin dan nilai aset yang mereka kelola membuka peluang ekspansi yang sangat menjanjikan.
GENIUS Act Menjadi Regulasi yang Mengubah Permainan Stablecoin
Pemerintah Amerika Serikat mengesahkan GENIUS Act (Guiding and Establishing National Innovation for U.S. Stablecoins Act) untuk mengatur industri stablecoin secara ketat. Regulasi ini mewajibkan setiap penerbit stablecoin menyimpan cadangan 100% dari total token yang beredar. Cadangan tersebut harus berbentuk instrumen keuangan yang disetujui regulator.
Morgan Stanley pun merancang pendanaan MSNXX secara spesifik agar memenuhi kriteria instrumen yang sah menurut GENIUS Act. Dana ini menawarkan tiga keunggulan utama yaitu perlindungan modal, likuiditas harian, dan pendapatan maksimal. Nilai aset bersih (NAV) dana ini tetap stabil di angka 1 dolar AS per unit.
Penerbit stablecoin kini memiliki opsi yang aman dan patuh regulasi untuk menempatkan cadangan wajib mereka. Kehadiran MSNXX dapat menghilangkan kekhawatiran tentang kepatuhan hukum yang selama ini membayangi industri stablecoin.
Isi Portofolio MSNXX Berupa Aset Super Aman dengan Akses Eksklusif
Morgan Stanley memilih strategi konservatif dalam mengelola MSNXX. Dana ini hanya berinvestasi pada tiga jenis aset yaitu uang tunai, surat utang Treasury AS dengan jatuh tempo maksimal 93 hari, dan perjanjian repo semalam yang sekuritas Treasury AS sudah jamin.
Investor yang ingin berpartisipasi harus menyiapkan minimal $10 juta. Morgan Stanley mematok biaya manajemen sebesar 0,15% per tahun. Meskipun dana ini ditujukan untuk penerbit stablecoin, perusahaan membuka pintu bagi investor lain yang tertarik.
Ambisi Digital Morgan Stanley Membentang dari Bitcoin Trust hingga ETF Ethereum
MSNXX bukan produk digital pertama dari Morgan Stanley. Perusahaan ini telah membangun ekosistem layanan aset digital lainnya dalam beberapa bulan terakhir.
Pada 8 April lalu, Morgan Stanley meluncurkan Morgan Stanley Bitcoin Trust (MSBT), produk investasi Bitcoin spot yang langsung mencuri perhatian pasar. Peluncuran ini berhasil mengumpulkan $181 juta dalam arus masuk bersih per 23 April. Dalam hitungan hari setelah peluncuran, MSBT melampaui WisdomTree Bitcoin Fund yang membutuhkan waktu sejak awal 2024 untuk mengakumulasi $86 juta.
Satu hari perdagangan dengan arus masuk $19,3 juta mendorong MSBT melewati pesaingnya. Biaya pengelolaan 0,14% menempatkan dana ini sedikit di bawah Grayscale Bitcoin Mini Trust. Meski demikian, MSBT masih harus mengejar ketertinggalan dari iShares Bitcoin Trust milik BlackRock ( $64,3 miliar) dan Wise Origin Bitcoin Fund milik Fidelity ( $10,9 miliar).
Morgan Stanley juga memperkenalkan DAP Class shares yang berpartisipasi dalam inisiatif tokenisasi BNY. Sistem ini merepresentasikan nilai saham dana pada blockchain sementara BNY tetap mengelola catatan resmi.
Perusahaan telah mengajukan permohonan kepada regulator AS untuk melisting ETF Ethereum dan staked Solana. Pada Februari lalu, Morgan Stanley mengajukan permohonan piagam perbankan trust nasional ke Office of the Comptroller of the Currency. Lisensi ini akan memungkinkan perusahaan menawarkan layanan kustodi kripto serta mengeksekusi pembelian, pertukaran, dan transfer aset digital untuk klien.
Amy Oldenburg, Head of Digital Asset Strategy Morgan Stanley, menggambarkan MSNXX sebagai langkah modernisasi infrastruktur keuangan untuk klien institusional. Visi ini sejalan dengan tren adopsi kripto yang semakin masif di kalangan pemain besar Wall Street.
Kesimpulan
Morgan Stanley membuktikan keseriusannya memasuki industri kripto melalui peluncuran MSNXX. Dana ini memberikan solusi konkret bagi penerbit stablecoin yang membutuhkan instrumen cadangan sesuai GENIUS Act.
Kombinasi MSNXX, MSBT, dan saham dana ter-tokenisasi mencerminkan strategi terstruktur Morgan Stanley dalam melayani kebutuhan aset digital institusional. Era baru kolaborasi antara keuangan tradisional dan kripto telah dimulai.




















