Hariankripto.id – BlackRock yakin mata uang kripto yang nilainya stabil akan mengubah cara kerja sistem keuangan global.
BlackRock, perusahaan pengelola investasi terbesar di dunia, baru saja memberikan pernyataan menarik soal masa depan stablecoin. BlackRock menyebut Stablecoin yang nilainya dikaitkan dengan dolar Amerika ini sebagai salah satu dari lima “kekuatan besar” yang akan mengubah dunia investasi ke depannya.
Pernyataan ini keluar setelah Amerika Serikat mengesahkan undang-undang baru bernama GENIUS Act yang mengatur stablecoin. Ini adalah regulasi kripto pertama yang benar-benar signifikan di negara Paman Sam setelah Presiden Donald Trump menandatanganinya.
Aturan Baru Bikin Stablecoin Makin Kuat
Undang-undang baru ini punya aturan penting yaitu setiap penerbit stablecoin harus punya cadangan uang sungguhan atau surat utang jangka pendek untuk setiap koin yang mereka terbitkan. Artinya, kalau mereka terbitkan 1 miliar koin, mereka harus punya 1 miliar dolar sebagai jaminan.
BlackRock bilang aturan ini bagus karena bisa bikin permintaan terhadap surat utang pemerintah Amerika naik. Meski begitu, mereka rasa dampaknya ke tingkat bunga tidak akan terlalu besar. Yang menarik, mereka juga yakin stablecoin bisa memperkuat posisi dolar Amerika di negara-negara berkembang.
STABLECOINS ARE HERE TO STAY: BLACKROCK
— *Walter Bloomberg (@DeItaone) 29 Juli 2025
BlackRock says new U.S. legislation, especially the Genius Act, is cementing stablecoins’ role in global finance and reinforcing the long-term case for bitcoin.
In a note, the firm calls stablecoins one of five "mega forces" shaping…
Sekretaris Keuangan Amerika, Scott Bessent, juga pernah bilang hal serupa. Dia memproyeksikan pasar stablecoin bisa mencapai nilai 3,7 triliun dolar pada akhir dekade ini. Angka yang fantastis, mengingat saat ini total nilai semua stablecoin baru sekitar 273 miliar dolar.
Data dari CoinMarketCap menunjukkan Tether dan Circle masih jadi pemain utama di pasar stablecoin. Nilai total stablecoin ini sekitar 7% dari seluruh pasar kripto global.
Banyak Pihak Mulai Tertarik, Terutama Institusi Keuangan Besar Dunia
Sejak undang-undang ini disahkan, minat orang terhadap stablecoin melonjak drastis. Data Google Trends bahkan menunjukkan pencarian tentang stablecoin mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Ini artinya banyak investor biasa yang mulai penasaran dengan koin digital ini setelah ada kepastian hukum.

Tapi bukan cuma investor biasa yang tertarik. Bank-bank besar Amerika juga mulai melirik bisnis ini. Interactive Brokers sedang mempelajari kemungkinan bikin stablecoin sendiri supaya nasabah bisa isi saldo kapan saja, 24 jam sehari.
Bahkan tiga dari empat bank terbesar Amerika yaitu JPMorgan, Bank of America, dan Citi, kabarnya juga lagi mikirin untuk bikin stablecoin sendiri. JPMorgan malah sudah ngumumin JPMD coin, semacam token digital yang didukung dolar khusus untuk nasabah mereka.
Perusahaan pengelola aset Bitwise juga ikut optimis. Mereka bilang pertumbuhan stablecoin sekarang sudah “parabolik” – maksudnya tumbuhnya sangat cepat. Mereka soroti bagaimana nilai pasar dan jumlah transaksi stablecoin naik pesat sejak 2020.
Dengan dukungan regulasi yang jelas dan minat institusi besar yang terus tumbuh, stablecoin tampaknya memang siap jadi bagian penting dari sistem keuangan masa depan. BlackRock sendiri menegaskan kalau koin-koin ini bukan lagi sekadar tren sesaat, tapi benar-benar akan jadi bagian inti dari dunia keuangan yang baru.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan nasihat investasi. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.























