Hariankripto – X semakin serius mengembangkan layanan keuangan di dalam platformnya. Mantan Head of Product X, Nikita Bier, mengungkapkan bahwa perusahaan tengah menyiapkan tombol trading kripto X sebagai pengembangan lanjutan dari fitur Cashtags.
Fitur tersebut berpotensi membuat pengguna menemukan aset kripto melalui sebuah postingan, melihat grafik harganya, lalu mengakses layanan perdagangan dengan lebih cepat. Namun, X belum mengumumkan tanggal peluncuran, daftar aset yang tersedia, maupun perusahaan yang akan menangani transaksi.
BREAKING: X will soon add Buy and Sell buttons for crypto, allowing 600 Million+ users to trade crypto directly from their timeline. pic.twitter.com/1uFOYKsSjj
— Ash Crypto (@AshCrypto) August 25, 2026
Karena itu, pengguna sebaiknya tidak langsung menganggap X akan berubah menjadi bursa kripto. Bier sebelumnya menjelaskan bahwa X tidak berencana menjalankan order atau bertindak sebagai broker. Sebaliknya, platform dapat menghubungkan pengguna dengan penyedia layanan investasi pihak ketiga.
Nikita Bier Ungkap Tombol Trading Kripto Akan Hadir di X
Kabar terbaru muncul pada 25 Agustus 2026 setelah akun @pattchxbt menyinggung Bier dalam sebuah postingan mengenai Crypto Twitter atau CT.
Akun tersebut bercanda bahwa bull market dapat kembali berjalan karena Bier tidak lagi melakukan shadow banning terhadap komunitas kripto. Bier kemudian membantah tudingan itu dan menjelaskan kontribusinya terhadap fitur kripto di X.
Dalam balasannya, Bier menyebut Cashtags memungkinkan pengguna menambahkan grafik Solana dan Ethereum ke dalam postingan. Ia juga mengatakan bahwa tombol trading akan hadir dalam pengembangan berikutnya.
Selain itu, pengguna dapat memasukkan contract address token baru ke X. Sistem tersebut membantu platform mencocokkan alamat kontrak dengan aset kripto yang sesuai. Fitur ini memberikan fungsi tambahan karena banyak token menggunakan nama atau simbol yang mirip.
Pernyataan Bier menarik perhatian pasar karena ia memimpin pengembangan produk X selama sekitar 13 bulan sebelum mundur dari posisi Head of Product pada 5 Agustus 2026. Ia tetap terlibat sebagai penasihat setelah meninggalkan jabatan tersebut.
Cashtags Menjadi Fondasi Fitur Trading X
X sebenarnya sudah membangun fondasi layanan tersebut melalui Smart Cashtags.
Pada April 2026, X membawa Cashtags ke pengguna iPhone di Amerika Serikat dan Kanada. Saat seseorang mencari atau memasukkan simbol aset serta contract address, X akan membantu mencocokkannya dengan saham atau token yang relevan.
Setelah pengguna mengetuk sebuah Cashtag, X menampilkan percakapan terkait aset tersebut bersama grafik harga. Dengan cara ini, pengguna tidak perlu membuka aplikasi lain hanya untuk melihat pergerakan pasar dan pembicaraan komunitas.
Sistem tersebut mengubah fungsi Cashtag yang sebelumnya hanya menyerupai tag pencarian menjadi alat informasi pasar yang lebih lengkap.
Sebagai contoh, investor dapat membaca sebuah postingan mengenai Ethereum, mengetuk simbol asetnya, lalu melihat grafik ETH dan postingan lain yang membahas aset tersebut. Jika X menambahkan tombol trading, pengguna nantinya dapat melanjutkan proses tersebut menuju layanan transaksi dengan langkah yang jauh lebih pendek.
Dengan demikian, X mencoba menyatukan tiga aktivitas yang biasanya terpisah: menemukan informasi, membaca sentimen pasar, dan mengakses perdagangan.
Apakah Pengguna Benar-Benar Bisa Membeli Kripto Tanpa Keluar dari X?
Bagian ini masih membutuhkan kehati-hatian. Bier memang mengatakan bahwa tombol trading akan hadir. Namun, X belum menjelaskan apakah pengguna akan menyelesaikan seluruh transaksi di dalam infrastruktur X atau menggunakan layanan perusahaan lain.
Model yang sudah berjalan di Kanada memberikan petunjuk yang lebih jelas. X bekerja sama dengan Wealthsimple untuk pengguna Kanada. Ketika pengguna mengetuk ticker saham atau kripto tertentu, X menyediakan jalur menuju Wealthsimple untuk menjalankan transaksi. Dengan kata lain, Wealthsimple menangani aktivitas brokerage, sedangkan X berperan sebagai pintu masuk dari konten menuju layanan investasi.
Bier juga pernah menegaskan bahwa X tidak akan mengeksekusi transaksi dan tidak akan bertindak sebagai broker. Oleh sebab itu, tombol Buy dan Sell mendatang kemungkinan besar akan mengandalkan integrasi dengan perusahaan perdagangan atau broker eksternal.
Meski demikian, X belum mengumumkan mitra untuk ekspansi tersebut.
BTC, ETH, SOL hingga XRP Berpotensi Mendapat Akses
Komunitas kripto mulai membicarakan beberapa aset besar seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), XRP, Zcash (ZEC), dan Stellar (XLM) sebagai kandidat yang dapat memanfaatkan sistem tersebut.
Namun, X belum menerbitkan daftar resmi aset yang akan memperoleh tombol Buy atau Sell.
Saat ini, Bier secara khusus menyebut dukungan grafik untuk Solana dan Ethereum serta kemampuan membaca contract address token baru. Karena Cashtags dapat mencocokkan berbagai simbol saham dan token, X memiliki fondasi teknis untuk memperluas jumlah aset pada masa mendatang.
Karena itu, investor perlu membedakan antara aset yang sudah memperoleh dukungan Cashtags dan aset yang nantinya benar-benar memperoleh akses perdagangan.
Komunitas kripto mulai membicarakan beberapa aset besar seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), XRP, Zcash (ZEC), dan Stellar (XLM) sebagai kandidat yang dapat memanfaatkan sistem tersebut.
Namun, X belum menerbitkan daftar resmi aset yang akan memperoleh tombol Buy atau Sell.
Saat ini, Bier secara khusus menyebut dukungan grafik untuk Solana dan Ethereum serta kemampuan membaca contract address token baru. Karena Cashtags dapat mencocokkan berbagai simbol saham dan token, X memiliki fondasi teknis untuk memperluas jumlah aset pada masa mendatang.
Karena itu, investor perlu membedakan antara aset yang sudah memperoleh dukungan Cashtags dan aset yang nantinya benar-benar memperoleh akses perdagangan.
Tombol Trading Bisa Mengubah Peran Crypto Twitter
Jika X berhasil menghubungkan Cashtags dengan perdagangan, posisi Crypto Twitter dapat berubah secara signifikan.
Selama ini, pengguna biasanya menemukan narasi pasar di X, membuka CoinMarketCap atau platform grafik untuk memeriksa harga, lalu berpindah ke exchange atau wallet untuk membeli aset.
Tombol trading dapat memangkas alur tersebut.
Pengguna dapat membaca informasi, memeriksa grafik, menemukan contract address, lalu membuka akses transaksi dari satu rangkaian interaksi. Bagi X, model ini juga dapat membuka peluang kerja sama komersial dengan broker atau platform kripto.
Namun, kemudahan tersebut membawa risiko baru. Token spekulatif dapat menyebar sangat cepat melalui postingan viral, sementara tombol transaksi dapat memperpendek waktu pengguna untuk melakukan riset.
Oleh karena itu, X perlu membangun perlindungan yang kuat sebelum memperluas fitur tersebut.
X Belum Mengumumkan Jadwal Peluncuran
Untuk saat ini, pernyataan Bier menjadi petunjuk terkuat mengenai rencana tombol trading kripto X.
Ia menggunakan istilah “coming soon”, tetapi tidak memberikan tanggal spesifik. X juga belum mengumumkan exchange atau broker tambahan, daftar negara, daftar aset, struktur biaya, maupun mekanisme transaksi.
Karena itu, investor belum bisa menganggap fitur tersebut sebagai layanan trading aktif secara global.
Meski masih berada dalam tahap pengembangan, arah produknya terlihat semakin jelas. X telah membangun Cashtags untuk menghubungkan percakapan dengan data pasar, menguji jalur perdagangan melalui Wealthsimple di Kanada, dan mengembangkan X Money sebagai bagian dari ekosistem finansial yang lebih luas.
Jika X akhirnya menghadirkan tombol Buy dan Sell ke Timeline dalam skala besar, platform tersebut tidak lagi hanya menjadi tempat trader membicarakan pasar. X dapat berubah menjadi salah satu pintu masuk utama yang menghubungkan informasi pasar dengan aktivitas perdagangan kripto.





















