Hariankripto – Industri kripto kembali menghadapi isu keamanan setelah Ledger membuka investigasi terkait laporan kehilangan dana pengguna yang membeli hardware wallet melalui reseller Asia Tenggara bernama CryptoBilis.
Melalui akun X resminya, Ledger menyampaikan bahwa tim mereka sedang menyelidiki laporan kehilangan aset dari pengguna di Asia Tenggara yang membeli perangkat Ledger melalui CryptoBilis.
Ledger is investigating reports of loss of funds from users in South East Asia who purchased products from a reseller named CryptoBillis. As a precaution, and pending the results of our investigation, we have asked CryptoBilis to pause all sales and shipments of Ledger devices. We recommend Ledger users who purchased from this reseller in the last 90 days to not initiate set up if you have not done so yet. If you have set up your Ledger device, consider moving assets to a new Ledger signer (with new seed). We will continue to inform customers of updates as the investigation progresses. Reach out to Ledger customer support through official channels with any questions: https://t.co/4p918UH8yb
— Ledger Support (@Ledger_Support) October 9, 2026
Sebagai langkah pencegahan, Ledger meminta CryptoBilis menghentikan sementara seluruh aktivitas penjualan dan pengiriman perangkat Ledger hingga investigasi selesai.
Perusahaan juga memberikan peringatan kepada pengguna yang membeli perangkat dari reseller tersebut dalam 90 hari terakhir. Pengguna yang belum melakukan pengaturan awal diminta tidak melanjutkan proses instalasi. Sementara itu, pengguna yang sudah mengaktifkan perangkat disarankan memindahkan aset ke perangkat Ledger baru dengan seed phrase yang berbeda.
Kasus ini semakin mendapat perhatian setelah analis on-chain SpecterAnalyst mengungkap adanya laporan wallet draining terhadap pengguna Ledger di berbagai komunitas kripto seperti X dan Reddit.
Menurut analisis tersebut, pelaku mencuri aset dari ratusan wallet korban melalui beberapa blockchain besar, termasuk Ethereum, TRON, dan Bitcoin.
Total kerugian yang dilaporkan mencapai lebih dari $86 juta.
SpecterAnalyst melacak sejumlah alamat yang menerima dana hasil pencurian. Beberapa alamat tersebut berasal dari jaringan Bitcoin dan Tron, sementara sebagian lainnya berasal dari jaringan Ethereum.
Alamat yang teridentifikasi dalam investigasi antara lain:
Temuan tersebut menunjukkan bahwa serangan tidak hanya menargetkan satu jaringan blockchain. Pelaku menyasar pengguna dengan aset berbeda yang tersimpan melalui perangkat hardware wallet.
Investigasi awal mengarah pada kemungkinan adanya supply chain attack atau serangan pada rantai distribusi produk.
Pendiri Binance, CZ, turut memberikan perhatian terhadap kasus tersebut. Melalui akun X miliknya, CZ memperingatkan pengguna Ledger agar berhati-hati, terutama mereka yang baru membeli perangkat dari reseller tertentu.
Menurut CZ, berdasarkan informasi sementara, kasus tersebut kemungkinan hanya terjadi pada satu vendor distribusi. Ia menduga sebagian kecil pengguna mungkin menerima perangkat Ledger palsu atau perangkat yang sudah mengalami modifikasi sebelum sampai ke tangan pembeli.
Serangan supply chain berbeda dengan peretasan langsung terhadap sistem perusahaan. Dalam skenario ini, pelaku menyerang proses sebelum produk digunakan oleh konsumen.
Contohnya, pelaku dapat mengganti perangkat asli dengan perangkat palsu, memodifikasi komponen tertentu, atau memanipulasi proses distribusi sehingga pengguna menerima produk yang tidak aman.
Meskipun kasus CryptoBilis menjadi perhatian besar, CZ menegaskan bahwa Ledger tetap menjadi salah satu hardware wallet paling aman dan tertua dalam industri kripto.
Ledger telah digunakan oleh jutaan pengguna untuk menyimpan aset digital secara offline. Konsep utama hardware wallet adalah memisahkan private key dari perangkat yang terhubung langsung ke internet.
Namun, keamanan hardware wallet tetap bergantung pada bagaimana pengguna memperoleh, mengatur, dan menggunakan perangkat tersebut.
Self custody memberikan kendali penuh kepada pengguna atas aset kripto. Di sisi lain, metode ini juga membuat pengguna bertanggung jawab penuh terhadap keamanan asetnya.
CZ menyampaikan beberapa langkah keamanan bagi pengguna yang membeli hardware wallet baru.
Pendiri Binance tersebut menyarankan pengguna tidak langsung memindahkan aset dalam jumlah besar ke perangkat baru. Menurutnya, pengguna sebaiknya memberikan waktu beberapa minggu setelah membeli perangkat sebelum menyimpan dana dengan nilai signifikan.
One security tip. When you buy a hardware wallet (or download a new software wallet), leave it for a couple of weeks before moving any meaningful amount of funds to it. And follow the news in those weeks (and after), for hacks, etc. Hardware can be tempered with, software official website can be hacked. Self custody comes with extra responsibilities. I wrote about this 6 gears ago here https://t.co/1jMVxbzKFX Stay SAFU!
— CZ 🔶 BNB (@cz_binance) October 9, 2026
Dalam periode tersebut, pengguna dapat mengikuti perkembangan berita keamanan terbaru terkait perangkat maupun software wallet.
CZ juga mengingatkan bahwa perangkat keras dapat mengalami manipulasi dan situs resmi software wallet juga dapat menghadapi serangan.
Karena itu, pengguna harus melakukan pemeriksaan tambahan sebelum mempercayakan aset dalam jumlah besar kepada sebuah wallet.
Kasus CryptoBilis menjadi pengingat bahwa keamanan kripto tidak hanya bergantung pada teknologi wallet.
Pengguna dapat menerapkan beberapa langkah berikut:
Pengguna sebaiknya membeli perangkat langsung dari website resmi perusahaan atau distributor yang telah terverifikasi.
Membeli dari reseller tidak resmi meningkatkan risiko menerima perangkat palsu atau perangkat yang sudah dimodifikasi.
Seed phrase menjadi kunci utama akses terhadap aset kripto.
Perusahaan hardware wallet tidak pernah meminta pengguna memberikan seed phrase melalui email, pesan pribadi, atau formulir online.
Jika seseorang meminta seed phrase, kemungkinan besar itu merupakan upaya penipuan.
Jika pengguna merasa perangkat pernah mengalami manipulasi, langkah paling aman adalah membuat wallet baru dengan seed phrase baru.
Kemudian, pindahkan seluruh aset dari wallet lama ke wallet baru.
Pengguna harus memastikan:
Kasus kehilangan dana melalui hardware wallet kembali menunjukkan bahwa keamanan menjadi salah satu tantangan terbesar dalam industri kripto.
Ledger menyatakan akan terus memberikan informasi terbaru selama proses investigasi berlangsung.
CZ juga mengatakan bahwa ekosistem BNB dan pelaku industri kripto lainnya siap membantu proses pelacakan serta pemulihan dana jika memungkinkan.
Bagi pengguna kripto, kasus ini menjadi pengingat bahwa memiliki kendali penuh atas aset digital membutuhkan disiplin keamanan yang lebih tinggi.
Hardware wallet dapat memberikan perlindungan kuat, tetapi pengguna tetap harus memastikan sumber perangkat, proses instalasi, dan pengelolaan private key berjalan dengan benar.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.