Hariankripto – Ripple mulai memperluas jangkauan bisnisnya ke sektor keuangan tradisional melalui Ripple Prime, layanan prime brokerage yang berkembang setelah akuisisi Hidden Road.
Langkah ini membawa Ripple masuk ke pasar leveraged ETF Amerika Serikat yang memiliki nilai lebih dari $256 miliar berdasarkan data Morningstar Direct.
Melalui Ripple Prime, perusahaan tidak hanya menyediakan layanan terkait aset kripto. Ripple kini menawarkan pembiayaan perdagangan, kliring, serta akses eksposur saham dan indeks melalui mekanisme swap untuk investor institusi.
Pergerakan ini menunjukkan strategi Ripple untuk membangun sumber pendapatan baru di luar ekosistem XRP.
Ripple membangun Ripple Prime setelah menyelesaikan akuisisi Hidden Road senilai $1,25 miliar pada 2025. Akuisisi tersebut mengubah posisi Ripple dari perusahaan yang fokus pada pembayaran berbasis blockchain menjadi pemain yang memiliki infrastruktur prime brokerage.
Prime brokerage merupakan layanan keuangan yang membantu institusi besar menjalankan aktivitas perdagangan. Layanan ini mencakup pembiayaan transaksi, peminjaman aset, kliring, serta pengelolaan kebutuhan perdagangan kompleks.
Dengan Ripple Prime, perusahaan dapat membantu institusi mendapatkan akses terhadap pasar saham, indeks, dan aset digital melalui produk derivatif seperti total return swaps. Selain itu, layanan tersebut memberikan Ripple peluang pendapatan baru dari aktivitas pembiayaan saham dan perdagangan institusi.
Pasar leveraged ETF menjadi salah satu sektor yang menarik perhatian Ripple. Produk leveraged ETF memungkinkan investor mendapatkan eksposur dengan pengganda tertentu terhadap pergerakan aset dasar. Biasanya, produk tersebut mengikuti dua kali atau tiga kali perubahan harga saham maupun indeks dalam satu hari.
🚨 JUST IN: #Ripple is taking Wall Street by storm. https://t.co/etILROaUNA
— RippleXity (@RippleXity) October 9, 2026
Manajer ETF menggunakan instrumen derivatif seperti total return swap untuk memperoleh eksposur tersebut. Melalui Ripple Prime, perusahaan menyediakan infrastruktur yang membantu pengelola ETF memperoleh pembiayaan dan akses terhadap aset yang mereka perlukan.
Saat ini, pasar Amerika Serikat memiliki 593 leveraged ETF. Dari jumlah tersebut, sekitar 426 ETF mengikuti pergerakan saham individual berdasarkan data Morningstar Direct. Besarnya pasar tersebut membuat layanan prime brokerage menjadi sektor yang sangat kompetitif bagi perusahaan keuangan.
Ekspansi Ripple Prime juga mendapat dukungan dari institusi investasi besar. Perusahaan manajemen aset Brevan Howard memilih Ripple Prime untuk menyediakan layanan multi-asset prime brokerage, clearing, dan financing bagi sejumlah dana investasi mereka.
Kerja sama tersebut membantu Brevan Howard meningkatkan efisiensi modal dalam aktivitas perdagangan. Selain Brevan Howard, Ripple Prime juga menyatakan rencana memperluas layanan kepada pengelola investasi lain seperti hedge fund dan institusi keuangan global.
Dengan pendekatan ini, Ripple mencoba membangun hubungan lebih luas dengan pemain pasar tradisional.
Sebelumnya, bank besar mendominasi sektor pembiayaan perdagangan institusi. Namun, perubahan aturan modal dan persyaratan manajemen risiko membuka peluang bagi perusahaan non-bank untuk masuk ke pasar tersebut.
Ripple Prime kini bersaing dengan beberapa perusahaan finansial seperti Jane Street dan Clear Street dalam menyediakan layanan pembiayaan berbasis swap. Menurut Nate Geraci, pembawa acara ETF Prime, bisnis swap menjadi sektor yang menarik selama perusahaan mampu mengelola risiko dengan baik.
Pertumbuhan leveraged ETF dan produk investasi yang semakin terkonsentrasi membuat kebutuhan terhadap penyedia swap alternatif terus meningkat. Karena itu, perusahaan seperti Ripple Prime memiliki peluang untuk mengambil peran lebih besar ketika kapasitas neraca bank tradisional mulai terbatas.
Masuknya Ripple ke pasar leveraged ETF turut menarik perhatian komunitas XRP. Harga XRP sempat bergerak naik sekitar 1% setelah berita ekspansi Ripple Prime muncul.
Ripple “has emerged as a serious player in providing swap financing to leveraged ETFs”… Explosive growth of leveraged & highly concentrated ETFs, which rely on swaps for exposure, is bringing new counterparties into the fold. Like Ripple. Lucrative business if you’re properly setup to manage it (& its associated risks). Expect more “alternative” swap counterparties as balance sheets get tapped out on traditional options. That’s how fast this corner of ETFs is growing. via @Vlajournaliste
— Nate Geraci (@NateGeraci) October 8, 2026
Namun, XRP masih berada di sekitar level $1,40, jauh di bawah harga tertinggi sepanjang masa yang pernah dicapai aset tersebut. Pergerakan harga XRP juga masih mengikuti kondisi pasar kripto secara umum setelah gelombang likuidasi besar yang memengaruhi berbagai aset digital.
Bagi investor XRP, ekspansi Ripple Prime memberikan narasi baru bahwa perusahaan tidak hanya bergantung pada penggunaan token XRP, tetapi juga membangun bisnis finansial yang lebih luas.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.