Hariankripto – Perbankan tradisional semakin memperkuat langkahnya menuju industri aset digital. Salah satunya dilakukan oleh Standard Chartered yang mulai memperluas layanan kustodian kripto untuk klien institusi di Singapura. Langkah ini menunjukkan meningkatnya kebutuhan lembaga keuangan terhadap infrastruktur penyimpanan aset digital yang aman dan sesuai regulasi.
Bank dengan nilai aset sekitar 447 miliar dolar AS tersebut berencana menyediakan layanan kustodian untuk sejumlah aset kripto pilihan, stablecoin, serta tokenisasi aset dunia nyata atau Real-World Assets (RWAs). Layanan ini akan menyasar institusi dan investor korporasi terakreditasi setelah memenuhi persyaratan regulator Singapura.
Perkembangan ini menjadi bagian dari tren besar ketika perusahaan keuangan global mulai mengintegrasikan teknologi blockchain ke dalam layanan mereka. Kehadiran kustodian kripto dari bank besar dapat membuka peluang masuknya modal institusi ke pasar aset digital.
Standard Chartered akan menghadirkan layanan penyimpanan aset digital yang berfokus pada keamanan dan kebutuhan investor institusi. Melalui layanan tersebut, perusahaan dapat menyimpan aset kripto tertentu tanpa harus mengelola infrastruktur digital secara mandiri.
Selain aset kripto, layanan tersebut juga mencakup stablecoin dan tokenisasi aset dunia nyata. Stablecoin berfungsi sebagai aset digital dengan nilai yang dirancang lebih stabil karena mengikuti nilai aset tertentu seperti mata uang fiat. Sementara itu, tokenisasi RWA memungkinkan aset fisik seperti surat berharga, properti, atau instrumen keuangan hadir dalam bentuk token blockchain.
JUST IN: Standard Chartered is expanding its crypto operations in Singapore. The bank plans to offer institutional crypto and real-world asset custody to institutions and accredited corporate investors, subject to regulatory requirements. Another major global bank is building deeper infrastructure around digital assets. As more traditional financial institutions enter crypto custody and tokenised assets, the bridge between institutional capital and crypto continues to grow.
— CryptoSavingExpert ® (@CryptoSavingExp) October 8, 2026
Langkah Standard Chartered ini mengikuti ekspansi layanan aset digital yang sebelumnya telah berjalan di beberapa wilayah seperti Uni Emirat Arab, Luksemburg, dan Hong Kong. Dengan memperluas layanan ke Singapura, bank tersebut ingin membangun ekosistem aset digital yang terhubung dengan layanan pembiayaan dan sekuritas.
Singapura menjadi salah satu pusat inovasi finansial di Asia karena memiliki regulasi yang mendukung perkembangan teknologi blockchain. Patrick Lee, CEO Standard Chartered Singapura dan kawasan ASEAN serta Asia Selatan, menyebut bahwa permintaan terhadap solusi digital yang aman terus meningkat seiring perkembangan industri keuangan modern.
Kustodian kripto memiliki peran penting dalam perkembangan pasar aset digital, terutama bagi investor institusi. Berbeda dengan trader individu yang dapat menyimpan aset menggunakan dompet pribadi, institusi membutuhkan sistem penyimpanan dengan standar keamanan tinggi, pengawasan risiko, dan kepatuhan regulasi.
Dengan adanya layanan dari bank besar, perusahaan investasi dan lembaga keuangan dapat lebih mudah memasuki pasar kripto. Infrastruktur seperti ini dapat mengurangi hambatan bagi institusi yang sebelumnya masih ragu terhadap keamanan penyimpanan aset digital.
Selain itu, layanan kustodian juga membantu menghubungkan dunia keuangan tradisional dengan ekosistem blockchain. Investor dapat memperoleh akses terhadap aset digital melalui sistem yang lebih familiar, terutama ketika bank menyediakan integrasi dengan layanan keuangan lainnya.
Analis kripto The Martini Guy menilai bahwa perkembangan infrastruktur seperti ini dapat menarik lebih banyak modal institusi ke sektor kripto dan aset tokenisasi. Menurutnya, kehadiran lembaga keuangan besar menjadi faktor penting dalam mempercepat adopsi aset digital secara lebih luas.
Masuknya Standard Chartered ke layanan kustodian kripto menunjukkan perubahan besar dalam hubungan antara perbankan dan teknologi blockchain. Jika sebelumnya banyak bank masih mengambil pendekatan hati-hati terhadap aset digital, kini sebagian mulai membangun layanan khusus untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Rencana peluncuran layanan tersebut pada akhir tahun ini mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap solusi penyimpanan aset digital yang profesional. Bagi pasar kripto, kehadiran bank global dapat memperkuat kepercayaan investor dan memperluas penggunaan blockchain dalam sektor keuangan.
Namun, perkembangan ini tetap bergantung pada persetujuan regulator. Industri kripto masih menghadapi tantangan terkait keamanan, kepatuhan, dan standar operasional. Karena itu, keberhasilan layanan kustodian Standard Chartered akan bergantung pada kemampuan bank dalam menjaga keseimbangan antara inovasi teknologi dan regulasi.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.