Hariankripto – Core Lightning meminta para operator node untuk segera meningkatkan keamanan setelah tim menemukan kerentanan nyata dari sejumlah laporan berbasis kecerdasan buatan. Tim pengembang tengah menyiapkan binary baru yang membawa berbagai perbaikan keamanan. Jika operator belum bisa melakukan upgrade, tim menyarankan penggunaan mode --offline untuk membatasi koneksi node ke jaringan.
Peringatan ini menarik perhatian komunitas Bitcoin karena Core Lightning atau CLN menjadi salah satu implementasi utama Lightning Network. Teknologi tersebut membantu pengguna mengirim Bitcoin dengan cepat melalui jaringan pembayaran lapis kedua.
🚨BREAKING: CORE LIGHTNING OPERATORS URGED TO GO OFFLINE!
— Crypto Banter (@crypto_banter) August 26, 2026
The @Core_LN team has confirmed multiple real security flaws after a wave of reports and is shipping a patch under a two-week details embargo.
Until operators upgrade, the team is telling them to take nodes offline.… pic.twitter.com/TszsOLFpft
Tim Core Lightning sebelumnya menerima sejumlah laporan CVE yang memanfaatkan bantuan AI dari beberapa sumber. Selama sekitar 10 hari, pengembang bersama kontributor open-source memeriksa laporan tersebut satu per satu. Proses itu akhirnya menemukan sejumlah masalah nyata yang membutuhkan perbaikan.
Core Lightning Menyiapkan Perbaikan Keamanan
Pada 14 Agustus 2026, Core Lightning menjelaskan bahwa tim menerima banyak laporan CVE berbasis AI dalam kurun sekitar 10 hari. Pengembang kemudian melakukan validasi, menentukan prioritas, serta membuat perbaikan untuk masalah yang benar-benar muncul dalam kode.
Awalnya, Tim Core Lightning berencana menghadirkan point release dalam beberapa hari. Namun, pengembang kemudian mengubah pendekatan tersebut. Mereka memilih menyiapkan binary yang memuat perbaikan untuk sejumlah kerentanan sekaligus.
Tim Core Lightning juga akan menyertakan tanda tangan tim pada binary tersebut. Langkah ini membantu operator memeriksa keaslian dan reproduktibilitas software sebelum menjalankannya pada node. Karena itu, operator perlu mengambil binary hanya dari kanal resmi Core Lightning. Mereka juga perlu memeriksa signature sebelum menjalankan versi baru.
Operator CLN Mendapat Saran Upgrade atau Offline
Core Lightning meminta seluruh operator melakukan upgrade ketika binary keamanan tersedia. Namun, jika operator belum melakukan upgrade, tim menyarankan mereka menjalankan node dengan parameter --offline.
Parameter tersebut membuat Core Lightning tidak membuka port dan tidak mencoba terhubung kembali dengan peer. Dokumentasi resmi CLN menjelaskan bahwa opsi offline memang berguna untuk pemeliharaan dan proses forensik.
If you run Core Lightning: when the release is published: upgrade with signed binaries, or start your node with `–offline`.
— Core Lightning ⚡️ (@Core_LN) August 26, 2026
Details stay under embargo for two weeks. Previous releases, including 26.04, are unsupported.
Full details when the embargo lifts. The 26.09 release is… https://t.co/lruDzbYmd7
Operator dapat menjalankan Core Lightning menggunakan opsi berikut.
lightningd --offline
Dengan langkah tersebut, node berhenti berkomunikasi dengan Lightning Network selama operator menunggu pembaruan keamanan.
Namun, operator perlu memahami bahwa mode offline bukan solusi permanen. Node Lightning perlu memantau jaringan dan blockchain agar dapat mengelola channel secara normal. Oleh sebab itu, upgrade tetap menjadi pilihan utama setelah Core Lightning menyediakan binary yang telah memperoleh tanda tangan tim.
Detail Kerentanan Masih Berada dalam Embargo
Tim Core Lightning belum menjelaskan jenis bug, komponen yang bermasalah, maupun tingkat keparahannya. Tim memilih menahan informasi teknis selama dua minggu setelah menyediakan binary perbaikan.
Embargo tersebut memberi waktu kepada operator untuk memperbarui node sebelum publik memperoleh detail teknis kerentanan. Strategi seperti ini dapat mengurangi peluang pihak berbahaya memanfaatkan informasi tersebut sebelum mayoritas operator memasang perbaikan.
CORE LIGHTNING WARNS USERS TO UPGRADE OR TAKE NODES OFFLINE
— Bitcoin News (@BitcoinNewsCom) August 26, 2026
Core Lightning developers are preparing an emergency release after receiving a wave of AI-generated CVE reports over the past 10 days and validating vulnerabilities requiring fixes.
The team has escalated its response… pic.twitter.com/B80Gd4hSWJ
Meski demikian, publik belum mengetahui apakah kerentanan tersebut dapat mengganggu channel, mengekspos dana, menyerang koneksi jaringan, atau memengaruhi komponen lain.
Hingga 27 Agustus 2026, belum ada CVE publik maupun skor CVSS yang menjelaskan tingkat risiko masalah tersebut. Karena itu, menyebut kerentanan Core Lightning sebagai “critical” saat ini akan melampaui informasi resmi yang tersedia.
Versi Lama Core Lightning Kehilangan Dukungan
Peringatan terbaru juga membawa konsekuensi bagi operator yang masih memakai versi lama. Tim Core Lightning menyatakan bahwa mereka tidak akan memberikan dukungan terhadap rilis sebelumnya, termasuk versi 26.04, karena adanya risiko yang telah mereka ketahui.
Sementara itu, halaman GitHub Core Lightning masih mencatat v26.06.6 sebagai versi publik terbaru pada 27 Agustus 2026. GitHub mencatat rilis tersebut pada 22 Juli 2026. Artinya, versi itu muncul sebelum tim menyiapkan perbaikan keamanan terbaru.
Tim juga tetap menargetkan Core Lightning 26.09 pada akhir September 2026. Rencana tersebut berjalan terpisah dari binary keamanan yang sedang tim persiapkan.
Kondisi ini membuat operator perlu mengikuti kanal resmi secara aktif. Mereka tidak sebaiknya menganggap versi lama tetap aman hanya karena node masih berjalan normal.
Calle Ikut Menyebarkan Peringatan kepada Operator Dan Pengguna Core Lightning
Peringatan Core Lightning kemudian mendapat perhatian lebih luas setelah Calle, pengembang Cashu yang juga terlibat dalam Bitcoin Red Team, menyebarkan pesan tersebut melalui X.
Calle menggunakan nada yang lebih keras daripada pesan Core Lightning. Ia meminta operator CLN segera mengambil tindakan dan menyarankan mereka menjalankan ulang node menggunakan --offline sambil menunggu pembaruan.
🟥 URGENT: Critical vulnerability in Core Lightning
— calle 🟥 (@callebtc) August 26, 2026
Blockstream developers urge users to shut down CLN Lightning nodes right NOW!
Please let everyone know! pic.twitter.com/4HpobzMs7Y
Namun, ada perbedaan penting antara pesan Calle dan instruksi Core Lightning. Core Lightning tidak menyebut semua operator harus langsung mematikan node tanpa syarat. Tim menempatkan upgrade sebagai langkah utama dan mode offline sebagai pilihan ketika operator belum melakukan upgrade. Perbedaan tersebut penting agar operator tidak mengubah peringatan keamanan menjadi kepanikan yang tidak perlu.
AI Mulai Mengubah Audit Keamanan Bitcoin
Kasus ini juga memperlihatkan perubahan besar dalam dunia keamanan open-source. AI sekarang dapat memindai kode dalam jumlah besar dan menemukan pola yang berpotensi memicu bug jauh lebih cepat daripada proses audit manual.
Core Lightning menerima banyak laporan berbasis AI hanya dalam waktu sekitar 10 hari. Meski begitu, pengembang tetap perlu memeriksa setiap temuan karena AI juga dapat menghasilkan laporan yang keliru atau membesar-besarkan tingkat risiko.
Core Lightning developers are preparing an emergency release after receiving a wave of AI-generated CVE reports over the past 10 days.
— TFTC (@TFTC21) August 26, 2026
They validated the vulnerabilities and are now urging every CLN node operator to upgrade immediately or take their node offline.
Signed… pic.twitter.com/w2k5d5ySSI
Dalam kasus Core Lightning, proses validasi menemukan masalah nyata yang membutuhkan perbaikan. Hal tersebut menunjukkan bahwa AI dapat membantu audit keamanan, tetapi manusia tetap memegang peran penting dalam verifikasi dan pengambilan keputusan.
Pada saat yang sama, perkembangan tersebut menciptakan tantangan baru. Peneliti keamanan dapat memakai AI untuk mencari bug, tetapi penyerang juga dapat memanfaatkan teknologi serupa. Karena itu, proyek open-source perlu mempercepat proses audit, validasi, patching, dan distribusi pembaruan.
Respons Cepat Menjadi Kunci Keamanan Lightning Network
Kerentanan Core Lightning tidak menunjukkan adanya masalah pada Bitcoin secara keseluruhan. Peringatan ini secara khusus menyangkut software Core Lightning dan operator yang menjalankannya.
Core Lightning memiliki peran penting dalam ekosistem Lightning Network karena software ini memungkinkan pengguna mengoperasikan node dan channel pembayaran Bitcoin. Situs resminya menyebut CLN sebagai implementasi Lightning Network yang ringan, dapat pengguna sesuaikan, dan mengikuti standar protokol Lightning.
Oleh karena itu, respons cepat terhadap bug menjadi bagian penting dari keamanan jaringan.
Untuk saat ini, operator CLN perlu mengikuti informasi resmi, memeriksa signature binary, dan melakukan upgrade segera setelah tim menyediakan perbaikan. Jika upgrade belum memungkinkan, penggunaan --offline dapat menjadi langkah sementara.
Publik baru dapat mengetahui tingkat risiko sebenarnya setelah Core Lightning mengakhiri embargo dan menjelaskan detail teknis kerentanan tersebut.























