Hariankripto.id – Cardano baru saja merilis pembaruan besar yang bertujuan meningkatkan kecepatan transaksi dan menurunkan biaya. Pembaruan ini akan membuat platform Cardano mengungguli blockchain lainnya. Pembaruan tersebut bernama Hydra Node 1.0.0 dan akan menjadi landasan yang kuat untuk pengembangan lebih lanjut. Tim pengembang berencana menambahkan fitur baru dan optimasi lebih lanjut.
Cardano Memperkenalkan Hydra untuk Meningkatkan Kinerja Jaringan
Cardano meluncurkan Hydra Node v1.0.0, protokol layer-2 yang siap digunakan. Protokol ini memanfaatkan Hydra Heads off-chain untuk memproses transaksi dengan kecepatan luar biasa. Menurut pengumuman resmi, Hydra memungkinkan Cardano untuk memproses lebih dari 650.000 transaksi per detik (TPS).
Pada kapasitas optimal, Hydra dapat memproses hingga 1 juta transaksi per detik. Ini menjadikannya salah satu solusi tercepat di industri blockchain. Pembaruan ini, yang dikembangkan oleh Input Output, akan segera diterapkan di dunia nyata. Tim pengembang merasa yakin bahwa Hydra akan mengalahkan blockchain lainnya.
In just 24 hours, Hydra processed 15.5 billion transactions. What more proof do you need on Cardano’s ability to scale on demand?
— Input | Output (@InputOutputHK) March 19, 2025
Catch @TrymBruset's full breakdown here: https://t.co/JjjfIN7OQo pic.twitter.com/SXToQ0NeDN
Penggunaan Hydra dalam Kasus Dunia Nyata
Hydra akan mendukung DeFi di jaringan Cardano dengan biaya rendah. Di masa depan, Hydra juga akan terintegrasi dengan bukti nol-pengetahuan (zero-knowledge proofs). Charles Hoskinson, pendiri Cardano, memprediksi bahwa pembaruan ini akan menarik perhatian besar dari pengguna. Dia bahkan memperkirakan bahwa Hydra akan “memiliki tahun yang luar biasa pada 2026.”
“Peluncuran ini menunjukkan niat kami untuk terus mendukung implementasi protokol Hydra Head dalam lingkungan produksi,” tulis pengumuman tersebut. “Kami percaya telah membangun produk yang solid untuk orang lain membangunnya, dan kami akan terus bekerja menambahkan fitur-fitur baru yang kuat, menunjukkan kapabilitas Hydra, dan mengatasi masalah pengguna.”
Pembaruan Lain untuk Jaringan Cardano
Selain peluncuran Hydra, Cardano juga meluncurkan pembaruan penting lainnya. Pembaruan ini memungkinkan deposito parsial. Ada juga perbaikan pada API server Hydra serta bug fixes untuk incremental commits dan decommits.
Sebastien Guillemot, pengembang Cardano, mengungkapkan informasi tentang Starstream, sebuah zero-knowledge virtual machine (zkVVM) yang berguna untuk Cardano. Starstream akan go-live pada 2026 dan akan memiliki ketahanan kuantum.
“Kontrak pintar UTXO yang menjaga privasi, akan siap tahun depan,” kata Guillemot. “Itulah tujuan kami dengan Starstream, dan tim kami bekerja keras untuk mencapainya.”
Harga ADA Bertahan di Tengah Penurunan Pasar Kripto
Di tengah kegembiraan tentang peningkatan jaringan, harga ADA bertahan meskipun pasar kripto global sedang mengalami penurunan. ADA bahkan berhasil naik 3,76%. Pada saat penulisan, harga ADA berada di angka $0,7166, sementara kapitalisasi pasar kripto global sudah membaik dan saat di atas $3,7 triliun.























