Hariankripto – Avalon Labs baru saja meluncurkan marketplace berbasis AI pertama yang beroperasi sepenuhnya on-chain di BNB Chain. AI Marketplace ini menggabungkan kecerdasan buatan, blockchain, dan aset dunia nyata dalam satu ekosistem terintegrasi penuh.
Mendapat dukungan dari YZi Labs dan Ventures Framework, Avalon Labs memperkenalkan dua konsep dari AI Marketplacenya yaitu marketplace RWA (Real-World Assets) berbasis AI dan layanan AI-Model-as-a-Service (AI-MaaS). Whitepaper resmi mereka mengungkap detail bagaimana teknologi ini akan mengubah cara kita mengakses dan menggunakan AI.
“Hari ini, kami dengan bangga mengumumkan rilis resmi Whitepaper kami untuk marketplace RWA berbasis AI on-chain pertama di industri dan layanan AI-Model-as-a-Service (AI-MaaS),” tulis Avalon Labs dalam pengumuman resmi di platform X.
Apa Itu AI-Model-as-a-Service?
Selama ini, developer AI harus menyewa server GPU yang mahal dan melatih model AI sendiri. Proses ini memakan waktu lama, membutuhkan keahlian teknis tinggi, dan menghabiskan banyak biaya.
Avalon Labs menghadirkan solusi yang jauh lebih praktis. Konsep AI-Model-as-a-Service (AI-MaaS) memungkinkan pengguna langsung mengakses model AI yang sudah siap pakai. Tim Avalon telah mengoptimalkan model-model ini dan melatihnya menggunakan reinforcement learning, jadi pengguna tinggal pakai tanpa ribet.
Bayangkanla daripada membeli dan merawat mobil sendiri, Anda cukup sewa mobil yang sudah siap jalan. Avalon membangun platform ini di atas hardware GPU H200 yang menawarkan performa tinggi dengan efisiensi maksimal.
model AI tersebut dapat membuka peluang besar bagi developer, startup, hingga perusahaan besar yang ingin mengadopsi teknologi AI tanpa investasi infrastruktur yang besar.
Tokenisasi Hak Komersial Menjadi Konsep Baru di Dunia RWA
Avalon Labs tidak hanya fokus pada AI, melainkan memperkenalkan standar baru bernama Commercial Rights Tokenization (CRT) yang mengubah cara kita memandang tokenisasi aset dunia nyata.
Apa bedanya dengan tokenisasi RWA biasa? Token tradisional biasanya mewakili kepemilikan aset fisik atau sekuritas. Sementara CRT mentokenisasi hak komersial yang artinya hak untuk menggunakan, mengakses, atau menyewa sebuah layanan atau aset.
Yang menarik, undang-undang komersial Amerika Serikat (UCC Articles 7, 9, dan 12) mengakui hak-hak ini secara legal. Artinya, token yang Anda pegang memiliki dasar hukum yang kuat dan pengadilan dapat menegakkannya.
Dalam praktiknya, sistem ini memungkinkan berbagai hal seperti waktu komputasi AI, akses ke layanan premium, atau rental peralatan menjadi token digital yang sah. Platform ini fokus pada utilitas nyata, bukan sekadar spekulasi.
AI Marketplace Avalon Labs Memiliki Sistem Dua Token
Avalon membangun marketplace dengan struktur dua tingkat yang mengakomodasi berbagai jenis investor dan pengguna:
Token sAI (Senior Allocation): Untuk yang Cari Stabilitas
Avalon Labs menciptakan token sAI khusus untuk pengguna yang mengutamakan stabilitas dan risiko rendah. Platform ini mematok harga token mendekati $1, mirip seperti stablecoin. Token ini memberikan akses stabil ke layanan rental model AI dengan return yang dapat Anda prediksi.
Institusi, perusahaan, atau investor konservatif bisa menggunakan token ini untuk mendapatkan exposure ke teknologi AI tanpa menghadapi volatilitas tinggi.
Token jAI (Junior Allocation): Untuk yang Berani Ambil Risiko
Di sisi lain, token jAI menawarkan profil risiko-return yang lebih tinggi. Pemegang jAI bisa meraih imbal hasil ekstra ketika permintaan terhadap model AI meningkat drastis.
Trader retail, pengguna DeFi, dan mereka yang mencari peluang pertumbuhan lebih agresif akan cocok dengan token ini dan tentu saja dengan pemahaman penuh terhadap risikonya.
Kedua token ini mewakili hak rental dalam ekosistem Avalon, menciptakan model yang fleksibel untuk berbagai segmen pasar.
FAQ
1. Apa itu Avalon Labs?
Avalon Labs menyediakan marketplace AI on-chain pertama di dunia yang beroperasi di BNB Chain. Platform ini memungkinkan pengguna mengakses model AI siap pakai melalui konsep AI-Model-as-a-Service (AI-MaaS) dan mentokenisasi hak komersial menggunakan teknologi blockchain.
2. Apa perbedaan antara token sAI dan jAI?
Avalon Labs menciptakan token sAI (Senior Allocation) untuk pengguna dengan profil risiko rendah. Token ini menawarkan stabilitas dengan harga mendekati $1. Sementara token jAI (Junior Allocation) melayani pengguna yang siap mengambil risiko lebih tinggi dengan potensi return yang lebih besar saat permintaan meningkat.
3. Apa itu Commercial Rights Tokenization (CRT)?
CRT merupakan standar baru yang mentokenisasi hak komersial (seperti hak akses, penggunaan, atau rental) alih-alih kepemilikan aset. Undang-undang komersial Amerika Serikat (UCC) mengakui token ini secara legal, memberikan dasar hukum yang kuat bagi pemegang token.
4. Siapa saja yang mendukung proyek Avalon Labs?
YZi Labs dan Framework Ventures memberikan dukungan penuh untuk Avalon Labs. Keduanya merupakan nama besar di industri venture capital crypto dengan track record investasi di proyek-proyek berkualitas tinggi.
5. Mengapa Avalon Labs memilih BNB Chain?
Tim Avalon memilih BNB Chain karena ekosistemnya yang matang, biaya transaksi yang rendah, kecepatan tinggi, dan komunitas yang besar. Platform ini ideal untuk aplikasi yang membutuhkan transaksi frequent seperti marketplace AI.
6. Apakah saya perlu keahlian teknis untuk menggunakan layanan Avalon Labs?
Tidak. AI-Model-as-a-Service menawarkan kemudahan penggunaan sebagai keunggulan utama. Anda tidak perlu mengelola infrastruktur GPU atau melatih model AI sendiri – platform menyediakan model yang sudah siap Anda gunakan.
7. Bagaimana Avalon Labs memastikan keamanan platform?
Platform ini menggunakan sistem manajemen risiko komprehensif dengan monitoring kontrak otomatis, aturan likuiditas yang ketat, dan jendela redemption yang jelas. BNB Chain juga mencatat semua transaksi on-chain untuk transparansi maksimal.





















