Hariankripto – Zcash hadirkan peningkatan besar pada sistem privasinya melalui dukungan transaksi shielded di perangkat Ledger. Dukungan ini memungkinkan pengguna menyimpan kunci pribadi secara offline sambil tetap melakukan transaksi privat menggunakan teknologi zero-knowledge proof.
Yesterday, Ledger shared a version of its app with us and other wallets, along with instructions for sideloading it for testing while it's being audited. @zodl_app will support Ledger once its audit is complete. pic.twitter.com/kJvAJnuKe2
— Josh Swihart 🛡 (@jswihart) September 1, 2026
Langkah tersebut menjadi perhatian komunitas kripto karena menggabungkan dua kebutuhan utama pengguna aset digital yaitu perlindungan privasi dan keamanan penyimpanan jangka panjang. Melalui aplikasi khusus Zcash Shielded, perangkat Ledger tertentu kini dapat menandatangani transaksi yang menyembunyikan informasi pengirim, penerima, serta jumlah transaksi.
Sebelumnya, dukungan Zcash pada perangkat Ledger masih terbatas pada transaksi transparan. Sistem tersebut membuat transaksi ZEC terlihat seperti aktivitas pada jaringan publik lain karena informasi transaksi masih dapat diamati.
Kini, perubahan besar terjadi setelah aplikasi Zcash Shielded hadir untuk beberapa perangkat Ledger. Aplikasi tersebut memungkinkan pengguna mengelola transaksi privat tanpa harus memindahkan kunci pribadi keluar dari perangkat keras.
Selain itu, sistem ini menggunakan kombinasi antara perangkat Ledger dan dompet pendamping seperti Vizor atau Zkool. Ledger bertugas menjaga kunci pribadi serta memberikan tanda tangan digital, sedangkan dompet pendamping membantu membuat dan mengatur transaksi shielded.
Dengan mekanisme tersebut, pengguna tetap mendapatkan perlindungan penyimpanan dingin tanpa kehilangan fitur privasi Zcash. Namun, integrasi penuh masih berada dalam tahap pengujian sebelum tersedia secara lebih luas.
Vizorwallet menjadi salah satu pihak yang mendorong perkembangan integrasi Zcash dengan Ledger. Dompet ini berhasil melakukan penandatanganan transaksi shielded ZEC melalui perangkat Ledger, sebuah pencapaian penting bagi ekosistem privasi kripto.
Berbeda dengan banyak dompet Zcash yang masih menggunakan transaksi transparan sebagai pilihan utama, Vizor menjadikan privasi sebagai pengaturan awal. Pendekatan tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi pengguna yang ingin menjaga kerahasiaan aktivitas aset digital mereka.
Ladies and gentlemen, we got it working.
— Vizor – Zcash Wallet (@vizorwallet) September 1, 2026
Shielded ZEC transaction, signed on a Ledger. pic.twitter.com/BxdQv7XIyw
Selain itu, Vizor mendukung sistem self-custody yang memungkinkan pengguna memegang kendali penuh atas asetnya. Dompet tersebut juga menyediakan dukungan multi-akun serta sebelumnya telah terhubung dengan perangkat keamanan lain seperti Keystone.
Meskipun begitu, dukungan Ledger menjadi bagian penting dalam pengembangan Vizor. Sebelumnya, keterbatasan teknis membuat transaksi shielded ZEC belum dapat berjalan melalui perangkat Ledger.
Keberhasilan integrasi ini memberikan pilihan tambahan bagi pengguna Zcash yang ingin menggabungkan privasi transaksi dengan perlindungan hardware wallet.
Zcash memiliki dua jenis transaksi utama yaitu transparan dan shielded. Transaksi transparan bekerja seperti transaksi Bitcoin karena informasi pengiriman dapat terlihat pada jaringan blockchain.
Sebaliknya, transaksi shielded menggunakan teknologi zero-knowledge proof untuk menyembunyikan detail transaksi. Teknologi tersebut memungkinkan jaringan memverifikasi transaksi tanpa mengetahui informasi pribadi seperti alamat pengirim, alamat penerima, atau nilai aset yang dikirim.
Karena itu, fitur shielded menjadi alasan utama banyak pengguna memilih Zcash dibandingkan aset digital lain. Data terbaru menunjukkan sekitar 26 persen pasokan ZEC berada dalam shielded pool, yang menunjukkan adanya permintaan terhadap fitur privasi.
Selain itu, pembaruan protokol seperti Ironwood atau NU6.3 turut meningkatkan kemampuan sistem transaksi privat Zcash. Pembaruan tersebut memperkuat infrastruktur kriptografi yang mendukung keamanan transaksi shielded.
Dengan hadirnya dukungan Ledger, pengguna kini mendapatkan lapisan perlindungan tambahan. Mereka tidak hanya menjaga kerahasiaan transaksi, tetapi juga mengurangi risiko keamanan akibat penyimpanan kunci pribadi secara online.
Kehadiran transaksi shielded pada Ledger menjadi perkembangan penting bagi perjalanan Zcash. Kombinasi antara privasi dan keamanan penyimpanan dapat menarik lebih banyak pengguna yang sebelumnya ragu menggunakan aset digital berbasis privasi.
Namun, dukungan aplikasi Zcash Shielded masih terbatas pada beberapa perangkat seperti Ledger Nano S Plus, Ledger Stax, dan Ledger Flex. Perangkat seperti Ledger Nano X dan beberapa model generasi terbaru belum mendapatkan dukungan tersebut.
Meski masih dalam tahap pengembangan, komunitas Zcash melihat integrasi ini sebagai langkah besar menuju penggunaan yang lebih luas. Banyak pengguna menilai kemampuan menyimpan ZEC privat dalam hardware wallet dapat menjadi faktor pendorong adopsi baru.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.