Hariankripto – Rapper terkenal dunia, Drake, kembali menarik perhatian dunia kripto. Dalam lagu barunya Dust, Drake menyebut dirinya sebagai “BTC, crypto big timer,” yang menegaskan statusnya sebagai investor Bitcoin. Lirik ini memicu diskusi di kalangan fans dan pengamat industri, sekaligus menyinggung nama Sam Bankman-Fried dan runtuhnya platform FTX.
Drake Tegaskan Posisi Bitcoin-nya
Drake tidak hanya menyebut Bitcoin, tapi juga mengaku sebagai investor besar. Sebelumnya Drake sudah pernah menyentuh topik kripto, termasuk menerima pembayaran Bitcoin untuk merchandise dan membahas NFT. Namun kali ini, pengakuannya lebih langsung, muncul saat harga Bitcoin mengalami fluktuasi dan adopsi institusional terus meningkat.
Drake Bawa Nama Sam Bankman-Fried dan Dampak Lagunya Untuk Industri Kripto
Referensi terhadap Sam Bankman-Fried menjadi sorotan karena kontroversinya dan waktunya yang sensitif. Kasus Bankman-Fried tetap jadi peringatan bagi dunia kripto, dan penyebutan namanya di lagu populer bisa memengaruhi opini publik. Bagi industri kripto, dengan menyebut Bitcoin dan dukungan figur global seperti Drake menandakan adanya kepercayaan mainstream, meski jumlah kepemilikannya tetap rahasia. Lagu ini memperlihatkan bagaimana selebriti memengaruhi sentimen pasar dan minat investor ritel.
Kesimpulan
Lirik baru Drake memicu kembali perbincangan soal Bitcoin dan warisan Sam Bankman-Fried. Meski singkat, dampaknya mencakup aspek hukum, finansial, dan budaya yang terus berkembang. Investor tetap harus berhati-hati menghadapi endorsement selebriti, tapi momen ini menegaskan bahwa kripto semakin meresap ke dunia hiburan mainstream.





















