Hariankripto – Dunia aset kripto kembali mendapat perhatian setelah Tyler dan Cameron Winklevoss, pendiri Gemini, mengajukan pendaftaran ETF Zcash spot kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC). Menurut laporan dari Eric Bachulnas, produk investasi tersebut membawa nama Winklevoss Zcash ETF dengan kode saham WINK dan akan diperdagangkan melalui bursa Nasdaq jika mendapat persetujuan regulator.
Langkah ini menjadi bagian dari meningkatnya minat institusi terhadap aset kripto berbasis privasi. ETF tersebut akan menyimpan aset Zcash (ZEC) secara langsung, menggunakan Gemini Trust Company sebagai kustodian, serta menawarkan biaya pengelolaan sebesar 0,25 persen per tahun.
Winklevoss just filed for a Zcash ETF exactly 13yrs after dropping the first-ever filing for spot bitcoin ETF. Welcome back @tyler @cameron https://t.co/6UFpTqt1Um
— Eric Balchunas (@EricBalchunas) October 6, 2026
Selain Winklevoss, beberapa perusahaan besar lain juga mengejar peluang serupa. Kehadiran ETF Zcash dari Grayscale dan pengajuan dari Bitwise menunjukkan bahwa sektor investasi kripto mulai melihat Zcash sebagai aset dengan potensi baru.
Pengajuan ETF Zcash milik Winklevoss memiliki konsep berbeda dari produk investasi berbasis derivatif. Dana tersebut akan membeli dan menyimpan ZEC secara langsung sehingga nilai produk mengikuti pergerakan harga aset kripto tersebut.
Dalam dokumen pengajuan S-1 kepada SEC, Gemini Trust Company akan berperan sebagai penyimpan aset digital. Struktur ini memberikan mekanisme penyimpanan yang lebih transparan karena investor mendapat eksposur langsung terhadap Zcash tanpa perlu membeli aset tersebut melalui platform kripto.
That filing was another thing covered in upcoming Both Sides of Coin book. Even pointing out how dismissive and condescending some of the media coverage was (for an idea that would go on to break every imaginable ETF record). Like I said we kept receipts.. https://t.co/FJTbIzA5WO
— Eric Balchunas (@EricBalchunas) October 6, 2026
Selain itu, Winklevoss Capital menyatakan ketertarikannya untuk membeli saham ETF tersebut hingga nilai 100 juta dolar AS. Dukungan modal ini menunjukkan keyakinan perusahaan terhadap perkembangan pasar aset privasi.
Di sisi lain, biaya pengelolaan sebesar 0,25 persen membuat ETF ini mencoba bersaing dengan produk investasi kripto lain yang sudah tersedia. Biaya rendah menjadi salah satu faktor penting bagi investor institusi karena dapat meningkatkan efisiensi dalam jangka panjang.
Pengajuan Winklevoss menambah persaingan dalam pasar ETF Zcash Amerika Serikat. Sebelumnya, Grayscale telah meluncurkan produk ETF Zcash dengan aset kelolaan yang mencapai hampir 890 juta dolar AS sejak peluncurannya pada Agustus.
Sementara itu, Bitwise juga mengajukan proposal ETF Zcash sebagai bagian dari strategi memperluas produk investasi aset digital. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perusahaan investasi besar mulai melihat permintaan terhadap aset kripto dengan fitur privasi.
Zcash menjadi perhatian karena menawarkan teknologi yang memungkinkan pengguna melakukan transaksi dengan tingkat privasi lebih tinggi dibandingkan sebagian besar aset kripto lain. Fitur tersebut membuat Zcash memiliki karakteristik berbeda di tengah perkembangan industri blockchain.
Namun, pasar tetap menunggu keputusan SEC karena regulator Amerika Serikat masih mempertimbangkan berbagai aspek terkait perlindungan investor, transparansi aset, dan mekanisme pengawasan ETF kripto.
Tyler Winklevoss menyampaikan bahwa privasi merupakan hak fundamental manusia yang harus dapat diakses oleh semua orang. Menurutnya, ETF Zcash menjadi salah satu cara untuk memperluas akses masyarakat terhadap aset digital yang memiliki teknologi perlindungan privasi.
Behold the Winklevoss Zcash ETF. Privacy is a fundamental human right and an asset that we’re making acessible to everyone.
— Tyler Winklevoss (@tyler) October 7, 2026
Langkah terbaru Winklevoss juga mengingatkan pasar terhadap sejarah mereka saat mengajukan ETF Bitcoin pada 2013. Saat itu, harga Bitcoin masih berada di sekitar 100 dolar AS. Kini, Bitcoin telah mencapai kisaran 86.000 dolar AS, sehingga banyak investor membandingkan perjalanan Bitcoin dengan peluang pertumbuhan Zcash saat ini.
Perbandingan tersebut membuat sebagian pelaku pasar bertanya apakah Zcash dapat mengikuti perjalanan Bitcoin pada masa awal perkembangannya. Meskipun memiliki potensi, investor tetap perlu memahami bahwa Zcash menghadapi tantangan berbeda, termasuk regulasi dan tingkat adopsi pasar.
Dengan masuknya pemain besar seperti Winklevoss, Grayscale, dan Bitwise, pasar ETF Zcash memasuki fase baru. Perkembangan ini menunjukkan bahwa aset kripto berbasis privasi mulai mendapat perhatian lebih luas dari sektor investasi global.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.