Taking too long? Close loading screen.
  • Kripto
    • NFT
    • Blockchain
    • Metaverse
  • Altcoin
    • Ethereum
    • Cardano
    • Solana
    • Avalanche
    • Dogecoin
    • Shiba Inu
  • Bitcoin
  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam
    • Analisis
    • Investasi
    • Siaran Pers
    • Lowongan Kerja
hariankripto.id
Selasa, Agustus 18, 2026
No Result
View All Result
  • Kripto
    • NFT
    • Blockchain
    • Metaverse
  • Altcoin
    • Ethereum
    • Cardano
    • Solana
    • Avalanche
    • Dogecoin
    • Shiba Inu
  • Bitcoin
    Strategy dan Michael Saylor

    Strategy Himpun US$334 Juta Tanpa Beli Bitcoin Selama Delapan Pekan

    Tim Bitcoin Red

    AI Temukan Hampir 8.000 Celah Keamanan di Proyek Bitcoin

    Trezor

    Trezor Peringatkan Phishing Usai Data Pelanggan Terekspos

    Startegy Jual Bitcoin

    Strategy Jual 1.690 Bitcoin untuk Perkuat Cadangan USD Senilai $4,65 Miliar

    Tim Bitcoin Red

    Tim Bitcoin Red Temukan 4.962 Celah Kode Dengan Bantuan AI Usai Kasus Coldcard

    BIP-110 Bitcoin

    Bitcoin BIP-110 Gagal Setelah Fork Baru Hanya Menghasilkan Dua Blok

  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam
    • Analisis
      Safepall

      Kebocoran Data SafePal Ancam 39.798 Pelanggan Meski Aset Kripto Tetap Aman

      Tim Bitcoin Red

      AI Temukan Hampir 8.000 Celah Keamanan di Proyek Bitcoin

      Tim Bitcoin Red

      Tim Bitcoin Red Temukan 4.962 Celah Kode Dengan Bantuan AI Usai Kasus Coldcard

      BIP-110 Bitcoin

      Bitcoin BIP-110 Gagal Setelah Fork Baru Hanya Menghasilkan Dua Blok

      China Tambah Emas

      China Tambah Cadangan Emas dan Sinyal Dedolarisasi Makin Kuat bagi Bitcoin

      Zcash

      Zcash Uji Resistensi 495 Dolar di Tengah Kekuatan ZEC Terhadap Bitcoin

    • Investasi
    • Siaran Pers
    • Lowongan Kerja
  • Kripto
    • NFT
    • Blockchain
    • Metaverse
  • Altcoin
    • Ethereum
    • Cardano
    • Solana
    • Avalanche
    • Dogecoin
    • Shiba Inu
  • Bitcoin
    Strategy dan Michael Saylor

    Strategy Himpun US$334 Juta Tanpa Beli Bitcoin Selama Delapan Pekan

    Tim Bitcoin Red

    AI Temukan Hampir 8.000 Celah Keamanan di Proyek Bitcoin

    Trezor

    Trezor Peringatkan Phishing Usai Data Pelanggan Terekspos

    Startegy Jual Bitcoin

    Strategy Jual 1.690 Bitcoin untuk Perkuat Cadangan USD Senilai $4,65 Miliar

    Tim Bitcoin Red

    Tim Bitcoin Red Temukan 4.962 Celah Kode Dengan Bantuan AI Usai Kasus Coldcard

    BIP-110 Bitcoin

    Bitcoin BIP-110 Gagal Setelah Fork Baru Hanya Menghasilkan Dua Blok

  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam
    • Analisis
      Safepall

      Kebocoran Data SafePal Ancam 39.798 Pelanggan Meski Aset Kripto Tetap Aman

      Tim Bitcoin Red

      AI Temukan Hampir 8.000 Celah Keamanan di Proyek Bitcoin

      Tim Bitcoin Red

      Tim Bitcoin Red Temukan 4.962 Celah Kode Dengan Bantuan AI Usai Kasus Coldcard

      BIP-110 Bitcoin

      Bitcoin BIP-110 Gagal Setelah Fork Baru Hanya Menghasilkan Dua Blok

      China Tambah Emas

      China Tambah Cadangan Emas dan Sinyal Dedolarisasi Makin Kuat bagi Bitcoin

      Zcash

      Zcash Uji Resistensi 495 Dolar di Tengah Kekuatan ZEC Terhadap Bitcoin

    • Investasi
    • Siaran Pers
    • Lowongan Kerja
No Result
View All Result
hariankripto.id
No Result
View All Result
Home Analisis

SEC AS Cabut Aturan No Deny, Perusahaan Kripto Kini Bisa Bicara Lebih Bebas

harian kripto by harian kripto
19/05/2026
in Analisis, Avalanche, Bitcoin, Cardano, Dogecoin, Etherium, Kripto, Shiba Inu, Solana
0
SEC AS

SEC AS mencabut aturan no deny setelah lebih dari 50 tahun. Kebijakan ini bisa memberi ruang bicara lebih luas bagi perusahaan kripto.

376
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Hariankripto – Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat atau SEC AS resmi mencabut aturan lama yang selama puluhan tahun membatasi pihak yang memilih berdamai dalam kasus penegakan hukum. Aturan itu bernama Rule 202.5(e), dan publik lebih mengenalnya sebagai kebijakan no-deny. SEC AS mengakhiri aturan tersebut pada 18 Mei 2026.

Selama lebih dari 50 tahun, SEC AS meminta perusahaan atau individu yang menyelesaikan perkara untuk tidak membantah tuduhan lembaga tersebut di ruang publik. Mereka dapat berdamai tanpa mengakui kesalahan, tetapi mereka tidak boleh menyampaikan penolakan terbuka terhadap tuduhan SEC setelah penyelesaian berjalan.

Kini, SEC AS mengubah arah. Lembaga itu memberi ruang lebih besar kepada pihak yang menyelesaikan kasus untuk tetap berbicara, mengkritik, atau menyangkal tuduhan yang pernah SEC AS ajukan. Perubahan ini langsung menarik perhatian pasar keuangan dan komunitas kripto karena banyak perusahaan aset digital pernah berselisih panjang dengan regulator Amerika Serikat.

SEC AS Membuka Ruang Bicara yang Lebih Luas

Degan berlakunya pencabutan Rule 202.5(e) memberi SEC AS fleksibilitas lebih besar saat menyelesaikan perkara. SEC AS juga menilai aturan lama dapat menimbulkan kesan bahwa lembaga itu ingin melindungi diri dari kritik publik.

Ketua SEC AS Paul Atkins menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah memegang peran penting dalam tradisi demokrasi Amerika. Ia menyatakan bahwa kebijakan baru ini mengakhiri larangan yang selama ini membatasi pihak yang berdamai untuk mengkritik tuduhan SEC AS.

SEC AS juga mengambil langkah yang cukup mengejutkan. Lembaga itu menyatakan tidak akan menegakkan klausul no-deny lama yang sudah tercantum dalam penyelesaian kasus sebelumnya. Artinya, pihak yang pernah menandatangani kesepakatan lama tidak perlu khawatir SEC AS akan membuka kembali perkara hanya karena mereka menolak tuduhan di ruang publik.

Baca Juga:  ETF Bitcoin Keluar $490 Juta Saat The Fed Tahan Suku Bunga

Industri Kripto Bisa Merasakan Dampaknya

Perubahan ini sangat relevan bagi industri kripto. Banyak perusahaan aset digital menghadapi gugatan atau tekanan hukum dari SEC AS dalam beberapa tahun terakhir. Dengan aturan baru ini, perusahaan yang menyelesaikan sengketa berpotensi menyampaikan posisi mereka secara lebih terbuka tanpa takut melanggar klausul penyelesaian.

Kasus besar seperti Ripple sering menjadi contoh saat publik membahas benturan antara perusahaan kripto dan SEC AS. Walau kebijakan baru ini tidak otomatis mengubah hasil perkara masa lalu, perubahan tersebut dapat memengaruhi cara perusahaan kripto menyusun strategi komunikasi setelah sengketa hukum selesai. Ini merupakan inferensi dari cakupan kebijakan baru SEC AS dan konteks sengketa regulasi kripto yang lebih luas.

Bagi komunitas kripto, perubahan ini terasa penting karena narasi publik sering memengaruhi reputasi proyek, tingkat kepercayaan investor, dan persepsi pasar. Ketika perusahaan memperoleh ruang bicara yang lebih luas, publik dapat mendengar lebih banyak sudut pandang dalam konflik antara regulator dan pelaku industri.

Dukungan Muncul dari Pejabat SEC AS dan Komunitas Kripto

Komisioner SEC AS Hester Peirce mendukung keputusan tersebut. Ia menilai pembatasan bicara bagi pihak yang berdamai tidak membantu pasar maupun perlindungan investor. Menurutnya, kritik publik terhadap pemerintah justru dapat memperkuat akuntabilitas dan transparansi penegakan hukum.

Sejumlah pelaku pasar juga menyambut langkah ini. Reuters melaporkan bahwa pendukung perubahan menilai aturan lama terlalu membatasi kebebasan berbicara, sedangkan sebagian pengkritik khawatir keputusan SEC AS dapat memunculkan keraguan terhadap wibawa sanksi regulator.

Meski begitu, SEC AS tetap mempertahankan kewenangan penuhnya. Lembaga itu masih dapat menjalankan tindakan penegakan hukum, menegosiasikan pengakuan dalam penyelesaian tertentu, dan memproses kasus sesuai kebutuhan. Jadi, perubahan ini tidak melemahkan fungsi pengawasan SEC AS, tetapi mengubah cara lembaga itu memperlakukan suara pihak yang memilih berdamai.

Baca Juga:  Donald Trump dan Elon Musk Bertengkar, Pasar Crypto Kena Dampaknya

Pencabutan aturan no-deny menandai salah satu perubahan prosedural terbesar SEC AS dalam beberapa dekade. Bagi industri dan komunitas kripto, langkah ini dapat membuka babak baru dalam hubungan antara regulator dan perusahaan aset digital. Komunitas kripto kini akan memperhatikan apakah kebijakan tersebut benar-benar menciptakan dialog yang lebih terbuka, atau justru memicu perdebatan baru soal batas kebebasan bicara dalam penyelesaian perkara keuangan.

Tags: Kriptono denySEC AS
Previous Post

Analis Kripto Ungkap Altcoin yang Layak Dipantau Minggu Ini

Next Post

BNB Chain Siap Hadapi Ancaman Komputer Kuantum

harian kripto

harian kripto

Next Post
BNB Chain Kuantum

BNB Chain Siap Hadapi Ancaman Komputer Kuantum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Berita Terbaru Kripto Minggu Ini

Sengketa Ripple Berakhir, Prediksi ETH $20.000, dan Berita Terbaru Kripto Minggu Ini!

24/08/2025
Analisis Pasar Kripto: Pertumbuhan Pasar Kripto Semakin Melambat, Peluang Pasar Ada Di Ethereum

Analisis Pasar Kripto: Pertumbuhan Pasar Kripto Semakin Melambat, Peluang Pasar Ada Di Ethereum

26/01/2024
Bitcoin (BTC)

Bitcoin Terjebak di Harga $85K hingga $90K dan Siap Meledak Setelah Natal? Ini Alasan dan Prediksi Lengkapnya!

24/12/2025
Bitcoin

Bitcoin 1 Juta Dolar Menurut Pendiri Ledger Bukan Kabar Baik

05/07/2026
Vanguard Hapus Lebih Dari US$7,2 Triliun Bitcoin ETF Dari Platformnya, Harga Bitcoin Melemah

Vanguard Hapus Lebih Dari US$7,2 Triliun Bitcoin ETF Dari Platformnya, Harga Bitcoin Melemah

0
Ceo Blackrock Umpamakan Bitcoin Sebagai Kelas Aset Pelindung & Tidak Beda Jauh Dengan Emas

Ceo Blackrock Umpamakan Bitcoin Sebagai Kelas Aset Pelindung & Tidak Beda Jauh Dengan Emas

0
Outflow Milik Grayscale Mendominasi, Euforia Bitcoin ETF Meredup?

Outflow Milik Grayscale Mendominasi, Euforia Bitcoin ETF Meredup?

0
Resmi! Spot Bitcoin ETF Mulai Diperdagangkan Hari Ini

Resmi! Spot Bitcoin ETF Mulai Diperdagangkan Hari Ini

0
Strategy dan Michael Saylor

Strategy Himpun US$334 Juta Tanpa Beli Bitcoin Selama Delapan Pekan

18/08/2026
Compound Finance

Compound Finance Siapkan Program 52 Juta Dolar untuk Dorong DeFi Institusional

18/08/2026
Blockchain Harmony

Harmony Blockchain Rollback Setelah Serangan Token Forging Token ONE

17/08/2026
AiFi

Coinbase Luncurkan AiFi untuk Membuka Pembayaran AI Agent dengan USDC

17/08/2026

Recent News

Strategy dan Michael Saylor

Strategy Himpun US$334 Juta Tanpa Beli Bitcoin Selama Delapan Pekan

18/08/2026
Compound Finance

Compound Finance Siapkan Program 52 Juta Dolar untuk Dorong DeFi Institusional

18/08/2026
Blockchain Harmony

Harmony Blockchain Rollback Setelah Serangan Token Forging Token ONE

17/08/2026
AiFi

Coinbase Luncurkan AiFi untuk Membuka Pembayaran AI Agent dengan USDC

17/08/2026
Info Terbaru Bitcoin, Kripto, dan Prediksi Harga Terpercaya

Ikuti HarianKripto.id untuk berita terkini, analisis pasar cryptocurrency, dan tips investasi terpercaya.

Dapatkan informasi terbaru tentang dunia kripto yang membantu Anda memperoleh pengetahuan baru mengenai dunia kripto.

Kunjungi kami untuk update kripto setiap hari!

Follow Us

Browse by Category

  • Analisis
  • Avalanche
  • Bitcoin
  • Blockchain
  • Cardano
  • Dogecoin
  • Edukasi Kripto
  • Etherium
  • Game
  • Investasi
  • Kripto
  • Metaverse
  • NFT
  • Ragam
  • Shiba Inu
  • Siaran Pers
  • Solana
  • Tech
  • Uncategorized
  • Uncategorized

Recent News

Strategy dan Michael Saylor

Strategy Himpun US$334 Juta Tanpa Beli Bitcoin Selama Delapan Pekan

18/08/2026
Compound Finance

Compound Finance Siapkan Program 52 Juta Dolar untuk Dorong DeFi Institusional

18/08/2026
  • Kripto
  • Altcoin
  • Bitcoin
  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam

© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.

No Result
View All Result
  • Kripto
    • NFT
    • Blockchain
    • Metaverse
  • Altcoin
    • Ethereum
    • Cardano
    • Solana
    • Avalanche
    • Dogecoin
    • Shiba Inu
  • Bitcoin
  • Edukasi Kripto
  • Tentang Kami
  • Ragam
    • Analisis
    • Investasi
    • Siaran Pers
    • Lowongan Kerja

© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.

You have not selected any currencies to display