Hariankripto – BNB Chain baru saja menyelesaikan uji coba untuk meningkatkan keamanan blockchain ketika menghadapi ancaman komputer kuantum. Jaringan ini menguji teknologi quantum-resistant dengan sistem kriptografi Dilithium dan pqSTARK. Tujuannya memastikan transaksi dan konsensus validator tetap aman meski komputer kuantum menjadi nyata di masa depan.
Selama pengujian, ukuran tanda tangan transaksi meningkat drastis dari 65 byte menjadi hampir 2.420 byte. Perubahan ini memicu tekanan pada bandwidth jaringan dan memperlambat kecepatan transaksi di kondisi beban tinggi. Uji coba menunjukkan penurunan kecepatan transaksi mencapai 40 persen, terutama di jaringan lintas wilayah.
BNB Chain menegaskan bahwa semua dompet, alamat, SDK, dan infrastruktur RPC tetap kompatibel. Artinya, pengguna tidak perlu membangun ulang sistem mereka untuk migrasi ke keamanan pasca-kuantum.
Komputer Kuantum dan Pentingnya Keamanan Blockchain
Sebagian besar blockchain saat ini masih mengandalkan kriptografi kurva eliptik seperti ECDSA dan BLS12-381. Komputer kuantum nanitnya dapat memecahkan sistem ini menggunakan algoritma canggih seperti Shor’s algorithm. Jika itu terjadi, keamanan dompet digital, tanda tangan transaksi, dan konsensus blockchain dapat berisiko.
Untuk menghadapinya BNB Chain menggunakan standar kriptografi tahan-kuantum yang baru disetujui NIST melalui FIPS 204. Proyek ini menyiapkan jaringan sebelum ancaman nyata muncul. Laporan migrasi BNB Chain menekankan bahwa komputer kuantum saat ini belum cukup kuat untuk menyerang blockchain produksi, tetapi persiapan dini sangat penting.
Tantangan Kecepatan dan Skalabilitas yang BNB Chain Hadapi
Uji coba keamanan berhasil secara teknis, tetapi dampak performanya cukup besar. Ukuran transaksi rata-rata meningkat dari sekitar 110 byte menjadi hampir 2,5 KB. Akibatnya, kecepatan transaksi lintas wilayah menurun hingga 40-50 persen saat mencapai beban tinggi.
Meski begitu, sistem konsensus pqSTARK tetap efisien dengan kompresi tanda tangan yang baik. Laporan BNB Chain menyimpulkan bahwa keamanan blockchain tahan-kuantum dapat dicapai sekarang, namun solusi untuk bandwidth dan skalabilitas data harus segera ditemukan sebelum implementasi penuh di jaringan utama.
BNB Chain membuktikan bahwa masa depan blockchain yang aman dari komputer kuantum mungkin tercapai, tetapi jaringan harus menyeimbangkan antara keamanan tinggi dan kecepatan transaksi agar tetap menarik bagi pengguna dan investor.





















