Hariankripto – Ripple memperluas hubungan bisnisnya dengan Brevan Howard melalui layanan Ripple Prime. Kesepakatan baru ini memberi perusahaan investasi global tersebut akses ke layanan prime brokerage multi-aset, clearing, dan pembiayaan dalam satu platform.
Brevan Howard mengelola aset sekitar US$35 miliar dan aktif di pasar keuangan tradisional serta aset digital. Melalui kerja sama ini, tim investasi Brevan Howard dapat mengakses berbagai kelas aset lewat infrastruktur Ripple Prime. Kedua perusahaan menilai model tersebut dapat menyederhanakan operasional sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan modal.
Ripple Prime will now provide multi-asset prime brokerage, clearing and financing services to Brevan Howard, expanding our relationship with one of the world’s leading alternative investment managers. Read the full announcement to see how Ripple Prime is bringing traditional and digital markets together for institutional investors: https://t.co/SiY56kHM2r
— Ripple (@Ripple) October 6, 2026
Ripple juga menyampaikan perkembangan kerja sama tersebut melalui akun X perusahaan. Kesepakatan ini sekaligus memperkuat hubungan yang sudah terjalin sejak 2025, ketika sejumlah dana yang berafiliasi dengan Brevan Howard ikut berpartisipasi dalam investasi strategis senilai US$500 juta di Ripple.
Dalam kesepakatan terbaru, Ripple Prime akan menyediakan layanan prime brokerage, clearing, dan financing kepada dana investasi Brevan Howard. Layanan ini mencakup pasar digital maupun beberapa instrumen keuangan tradisional.
Bagi trader pemula, prime brokerage dapat dipahami sebagai layanan terpadu yang membantu investor institusi mengakses perdagangan, pembiayaan, penyelesaian transaksi, dan pengelolaan jaminan. Layanan seperti ini biasanya memiliki peran penting bagi hedge fund atau manajer aset yang menjalankan transaksi dalam skala besar.
Ripple Prime menawarkan akses ke aset digital, valuta asing, derivatif, fixed income, dan sejumlah produk keuangan lainnya. Platform tersebut juga mendukung cross-margining sehingga klien dapat menggunakan modal secara lebih efisien di beberapa kelas aset. Ripple menyebut platformnya melayani lebih dari 300 pelanggan institusional dan menangani clearing lebih dari US$3 triliun per tahun.
Presiden Ripple Prime Noel Kimmel menilai kepercayaan Brevan Howard menunjukkan posisi kompetitif Ripple Prime dalam layanan lintas aset. Menurutnya, hubungan yang semakin luas antara kedua perusahaan juga mencerminkan komitmen jangka panjang terhadap perkembangan pasar keuangan digital dan tradisional.
Sementara itu, Group COO Brevan Howard Alan McGroarty menyoroti kebutuhan terhadap infrastruktur aset digital kelas institusi. Ia mengatakan keterhubungan antara pasar tradisional dan digital terus meningkat. Karena itu, Brevan Howard mengharapkan platform Ripple dapat meningkatkan kemudahan operasional dan efisiensi modal tim investasinya.
Kesepakatan kali ini tidak muncul dari hubungan bisnis yang baru terbentuk. Pada 2025, dana yang berafiliasi dengan Brevan Howard ikut dalam investasi strategis senilai US$500 juta di Ripple.
Partisipasi tersebut menunjukkan bahwa hubungan Brevan Howard dengan Ripple sebelumnya sudah mencakup sisi investasi. Kini, hubungan itu berkembang menuju penggunaan langsung infrastruktur keuangan Ripple Prime.
Ripple sendiri terus memperluas bisnis Ripple Prime setelah mengembangkan platform tersebut dari Hidden Road. Perusahaan kemudian menambahkan berbagai produk untuk melayani institusi yang beroperasi di pasar tradisional dan digital.
Pada Agustus 2026, Ripple Prime meluncurkan bisnis Delta One. Produk tersebut membuka akses terhadap total return swaps untuk saham yang tercatat di Amerika Serikat, indeks, dan aset digital. Ripple Prime juga menawarkan layanan pada FX, derivatif, fixed income, serta aset digital melalui satu hubungan counterparty.
Perusahaan turut memperkuat kapasitas pembiayaannya. Pada Mei 2026, Ripple Prime memperoleh fasilitas utang hingga US$200 juta dari dana yang berada di bawah pengelolaan Neuberger Specialty Finance. Selanjutnya, Ripple Prime menutup private placement senior notes senilai US$275 juta pada Agustus.
Perkembangan tersebut memberi konteks penting bagi kerja sama dengan Brevan Howard. Ripple tidak hanya menawarkan akses aset kripto. Perusahaan juga membangun infrastruktur yang menghubungkan berbagai produk keuangan melalui satu sistem.
Sejumlah tokoh komunitas XRP ikut menyoroti pengumuman tersebut di X. Reece Merrick menilai hubungan yang semakin dalam antara Ripple Prime dan Brevan Howard menunjukkan konvergensi pasar tradisional dengan aset digital. Sementara itu, komentar dari Kenny Nguyen memunculkan spekulasi mengenai perkembangan Ripple Prime berikutnya.
Great to see @Ripple Prime deepen our relationship with Brevan Howard, now providing multi-asset prime brokerage, clearing and financing across their funds. TradFi and digital markets are converging, and top-tier managers want one regulated platform for both 🚀 https://t.co/81etrJq4X5
— Reece Merrick (@reece_merrick) October 6, 2026
Namun, trader perlu membedakan komentar komunitas dengan pengumuman resmi perusahaan. Sampai ada konfirmasi dari Ripple atau pihak terkait, spekulasi mengenai kerja sama atau peluncuran produk berikutnya belum dapat dianggap sebagai fakta.
Pengumuman Ripple dan Brevan Howard hadir menjelang TOKEN2049 Singapore pada 7–8 Oktober 2026 di Marina Bay Sands. Konferensi tersebut memperkirakan kehadiran lebih dari 25.000 peserta dari sekitar 7.000 perusahaan, dengan lebih dari 300 pembicara dan 500 peserta pameran.
🛍️ $XRP Mart returns to @token2049 Singapore on October 7–8. Come by booth PB5-15 at Marina Bay Sands for limited merch and good company alongside the best community in crypto. Doors open at 7:30am both days. See you there! #TOKEN2049 https://t.co/A7T2Uq9Zu7
— RippleX (@RippleXDev) October 5, 2026
Ripple Prime juga hadir dalam agenda konferensi tersebut. Michael Higgins, International CEO Ripple Prime, masuk dalam panel bertajuk Tokenized Markets: How Institutional Finance Moves Onchain. Panel itu turut menghadirkan perwakilan Chainlink, FalconX, dan Nasdaq.
Kehadiran Ripple Prime dalam pembahasan tersebut sejalan dengan arah ekspansi perusahaan. Ripple ingin menghubungkan infrastruktur pasar tradisional dengan aset digital dalam satu ekosistem yang dapat digunakan investor institusi.
Bagi pasar kripto, kerja sama Brevan Howard memberikan sinyal bahwa institusi besar terus mencari infrastruktur yang mampu menggabungkan dua dunia tersebut. Namun, kesepakatan ini tidak berarti harga XRP akan otomatis naik. Ripple belum mengumumkan bahwa Brevan Howard harus membeli XRP dalam jumlah tertentu sebagai bagian dari kesepakatan.
Karena itu, trader sebaiknya melihat perkembangan ini sebagai berita fundamental mengenai ekspansi bisnis Ripple dan Ripple Prime. Dampaknya terhadap XRP tetap bergantung pada sentimen pasar, penggunaan produk Ripple, likuiditas, kondisi makro, dan perkembangan ekosistem secara keseluruhan.
Dalam jangka panjang, kerja sama dengan manajer aset sebesar Brevan Howard dapat memperkuat posisi Ripple dalam persaingan infrastruktur keuangan institusional. Pada saat yang sama, langkah ini memperlihatkan bahwa batas antara pasar tradisional dan aset digital semakin tipis ketika pemain besar mulai mencari platform yang dapat melayani keduanya.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.