Hariankripto – Solana Foundation mengumumkan pada tanggal 27 April 2026 bahwa dua tim pengembang inti telah menyetujui rencana keamanan quantum. Kedua tim pengembang inti memilih sistem tanda tangan digital baru bernama Falcon, dan versi awalnya sudah mereka kembangkan. Meskipun ancaman quantum masih bertahun-tahun lagi, persiapan dini dianggap langkah terbaik.
Dua Tim Pengembang Inti Sepakat Menggunakan Upgrade Falcon
Solana Foundation memilih dua tim pengmebang inti untuk menghadapi ancaman quantum yang terdiri dari tim Anza dan Firedancer. Mereka mempelajari masalah ini secara terpisah dan sampai pada hasil yang sama. Kedua tim memilih sistem tanda tangan pasca-quantum Falcon.
Hal ini penting karena kedua tim membangun infrastruktur kritis untuk validator Solana.Dukungan independen dari kedua tim meningkatkan kepercayaan bahwa rencana ini praktis dan kuat secara teknis.
Falcon Memberi Perlindungan Kuat Tanpa Lambatkan Jaringan
Falcon bertujuan untuk melindungi terhadap serangan komputer quantum di masa depan. Sistem ini lebih kuat daripada Ed25519 yang Solana gunakan saat ini. Kedua tim memilih Falcon karena keamanan tinggi, cepat, dan ringan. Hal ini penting bagi Solana yang menangani banyak transaksi. Falcon juga mendapat rekomendasi dari U.S. National Institute of Standards and Technology sebagai sistem post-quantum yang disetujui.
Pengguna Tidak Perlu Mengubah Apa Pun Saat Ini
Saat ini, pengguna tidak perlu melakukan tindakan apa pun. Sistem Solana saat ini masih aman, dan upgrade mendesak masih tidak perlu. Rencana migrasi sudah jelas dan penerapannya siap ketika risiko quantum meningkat. Wallet baru akan menggunakan Falcon lebih dulu, sementara wallet lama akan bermigrasi di fase berikutnya. Proyek lain di ekosistem Solana, seperti Blueshift dengan Winternitz Vault, juga sudah menguji alat tahan-quantum sejak dua tahun terakhir, menunjukkan persiapan untuk menghadapi ancaman era Quantum.



















