Hariankripto – Hyperliquid memasuki fase baru setelah harga HYPE mencetak all-time high atau ATH di dekat $98. Setelah kenaikan tersebut, aksi ambil untung membawa harga HYPE kembali ke area $91 hingga $92. Namun, sejumlah katalis baru membuat perhatian trader tetap tertuju pada token ini.
Salah satu katalis utama datang dari Binance. Bursa kripto tersebut membuka perdagangan spot HYPE melalui pasangan HYPE/USDT, HYPE/USDC, dan HYPE/TRY. Langkah ini memberikan akses kepada basis trader yang lebih luas sekaligus menambah sumber likuiditas baru untuk HYPE.
Selain itu, aktivitas derivatif masih menunjukkan minat pasar terhadap Hyperliquid. Program buyback dan burn juga memberikan faktor tambahan dari sisi suplai. Kini, pertanyaan utama muncul di pasar. Mampukah kombinasi katalis tersebut membawa harga HYPE melewati level psikologis $100?
Binance resmi membuka perdagangan spot HYPE pada 24 September 2026. Bursa tersebut menghadirkan tiga pasangan perdagangan, yaitu HYPE/USDT, HYPE/USDC, dan HYPE/TRY. Binance juga memberikan Seed Tag kepada HYPE karena token tersebut dapat mengalami volatilitas dan risiko yang lebih tinggi.
Listing tersebut datang pada momentum yang menarik. HYPE baru saja mengalami ekspansi harga kuat hingga mencapai ATH di dekat $98. Oleh karena itu, akses ke Binance dapat memperluas aktivitas perdagangan setelah reli besar tersebut.
Binance will list @HyperliquidX (HYPE) with the Seed Tag applied.
— Binance (@binance) September 24, 2026
More info → https://t.co/FyHFXrV2W0 pic.twitter.com/ieIYpY7ua3
Likuiditas menjadi faktor penting dalam kondisi seperti ini. Pasar yang lebih dalam dapat menampung transaksi dengan ukuran lebih besar. Selain itu, semakin banyak trader mendapatkan akses langsung untuk membeli dan menjual HYPE.
Namun, listing di bursa besar tidak otomatis membawa harga lebih tinggi. HYPE justru mengalami tekanan jual setelah debutnya di Binance. Pergerakan ini menunjukkan bahwa sebagian trader memanfaatkan momentum listing untuk mengambil keuntungan setelah kenaikan sebelumnya.
Di sisi lain, pasar derivatif tetap menjadi bagian penting yang perlu trader perhatikan. Open interest yang bertahan tinggi dapat menunjukkan bahwa trader masih aktif mempertahankan posisi. Meski demikian, peningkatan leverage juga dapat memperbesar volatilitas ketika pasar bergerak tajam.
Hyperliquid juga memiliki katalis dari mekanisme buyback dan burn. Dalam periode 24 jam yang menjadi acuan data, protokol membeli dan membakar sekitar 34.280 HYPE pada harga rata-rata sekitar $95,25.
Mekanisme tersebut mengurangi suplai token secara permanen. Jika permintaan tetap kuat, penurunan suplai dapat mendukung dinamika harga dalam jangka panjang. Namun, trader tetap perlu memperhatikan permintaan aktual karena burn saja tidak menjamin kenaikan harga.

Grafik HYPE/USDT di atas dengan timeframe satu hari menunjukkan harga sekitar $91,67. Sebelumnya, HYPE bergerak hingga area $96 sampai $97 sebelum mengalami koreksi.
Meski harga menjauh dari puncaknya, struktur teknikal pada grafik belum menunjukkan pembalikan bearish yang tegas. HYPE masih bergerak di atas garis indikator utama yang berada sekitar $88,31. Oleh karena itu, area tersebut menjadi level penting untuk mengukur kekuatan pembeli.
Sementara itu, support berikutnya terlihat sekitar $81,51. Harga sebelumnya juga memperoleh momentum besar setelah bergerak dari area $78 menuju zona $90-an. Dengan demikian, trader dapat memperhatikan $88,31 dan $81,51 sebagai dua area support berdasarkan indikator pada grafik.
Momentum juga masih memberikan sinyal yang cukup kuat. RSI Multi Length berada sekitar 60,14. Angka di atas 50 menunjukkan bahwa momentum bullish masih mendominasi, tetapi indikator belum memasuki kondisi overbought ekstrem.
Selanjutnya, cRSI berada sekitar 66,77. Batas atas indikator terlihat di sekitar 82,32. Kondisi ini menunjukkan bahwa momentum sudah cukup tinggi, tetapi harga masih memiliki ruang sebelum indikator mencapai area ekstrem.
Grafik juga menampilkan target strategi sekitar $93,97. Level ini berada tidak jauh dari harga saat ini. Karena itu, kemampuan HYPE untuk kembali melewati $93,97 dapat menjadi sinyal awal bahwa pembeli mulai mengambil kendali lagi.
Statistik strategi pada grafik mencatat win rate 70,6% dari 17 perdagangan dengan WL Ratio 2,40. Namun, 17 transaksi merupakan sampel yang terbatas. Trader sebaiknya tidak menjadikan statistik tersebut sebagai dasar tunggal untuk menentukan posisi.
Level $100 menjadi perhatian utama karena berfungsi sebagai batas psikologis sekaligus berada tidak jauh dari ATH HYPE.
Sebelum mencapai level tersebut, HYPE perlu menghadapi resistance sekitar $93,97 terlebih dahulu. Setelah itu, zona $96 hingga $98 menjadi tantangan berikutnya karena area tersebut menahan kenaikan sebelumnya.
Jika pembeli membawa HYPE melewati $98 dengan volume yang kuat, pasar dapat menguji $100. Penutupan candle harian di atas ATH sebelumnya juga dapat memperkuat struktur breakout. Dalam kondisi tersebut, trader dapat mengamati apakah area $96 hingga $98 berubah menjadi support.
Namun, skenario berbeda muncul jika HYPE gagal mempertahankan momentum.
Harga dapat kembali menguji $88,31 sebagai support terdekat. Jika penjual menekan harga melewati level tersebut, area $81,51 menjadi support berikutnya berdasarkan grafik. Pergerakan menuju area itu akan menunjukkan koreksi yang lebih dalam dari ATH.
Karena itu, zona $88 hingga $98 menjadi rentang teknikal utama untuk HYPE dalam jangka pendek. Pergerakan keluar dari rentang tersebut dapat memberikan petunjuk lebih jelas mengenai arah berikutnya.
Katalis fundamental juga tetap memainkan peran. Listing Binance memperluas akses perdagangan, sedangkan buyback dan burn memberikan dukungan dari sisi suplai. Pada saat yang sama, aktivitas derivatif menunjukkan bahwa trader masih memberikan perhatian besar terhadap HYPE.
Dengan kombinasi tersebut, level $100 menjadi ujian berikutnya bagi Hyperliquid. Namun, HYPE masih perlu merebut kembali resistance $93,97 dan ATH dekat $98 sebelum pasar mendapatkan konfirmasi teknikal yang lebih kuat untuk menguji level tiga digit.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.