Hariankripto – Perkembangan regulasi kripto di Inggris memasuki babak baru setelah House of Lords menyetujui amandemen yang mendorong pemerintah menyusun strategi aset digital nasional. Keputusan ini menjadi langkah penting karena Inggris ingin memperkuat posisi dalam industri blockchain global.
Melalui Amendment 88 dalam Financial Services and Markets Bill, pemerintah Inggris akan mendapatkan dorongan untuk membuat rencana khusus terkait aset digital, stablecoin, sekuritas berbasis token, serta infrastruktur pendukungnya.
JUST IN: 🇬🇧 U.K. House of Lords passes amendment requiring the government to develop a national cryptocurrency strategy 👀 pic.twitter.com/77tsy5cRaO
— Bitcoin Magazine (@BitcoinMagazine) September 11, 2026
Selain itu, kebijakan tersebut muncul ketika berbagai negara mulai mempercepat regulasi kripto. Uni Eropa sudah menjalankan kerangka Markets in Crypto-Assets (MiCA), sementara Amerika Serikat terus mengembangkan aturan melalui CLARITY Act. Kondisi ini membuat Inggris berupaya menjaga daya saingnya dalam sektor aset digital.
House of Lords menyetujui Amendment 88 dengan hasil pemungutan suara 194 suara mendukung dan 138 suara menolak pada tahap Report Stage Financial Services and Markets Bill. Amandemen tersebut diajukan oleh Baroness Neville-Rolfe dari Partai Konservatif.
Melalui keputusan itu, Treasury Inggris harus menyusun, menerbitkan, dan melakukan konsultasi mengenai strategi aset digital dalam waktu 12 bulan setelah undang-undang mendapatkan persetujuan kerajaan atau royal assent.
Strategi tersebut akan mencakup berbagai sektor dalam ekosistem kripto. Pemerintah perlu membahas regulasi Bitcoin, aset digital lainnya, stablecoin, sekuritas tokenisasi, serta akses layanan perbankan bagi perusahaan yang bergerak dalam industri tersebut.
Langkah ini menunjukkan perubahan pendekatan pemerintah Inggris terhadap aset digital. Sebelumnya, banyak pelaku industri menilai regulasi yang terlalu lambat dapat menghambat inovasi dan membuat perusahaan blockchain memilih negara lain sebagai pusat operasional.
Namun, keputusan House of Lords belum menjadi aturan final. Rancangan tersebut masih harus melewati proses pembahasan di House of Commons. Pada tahap ini, anggota parlemen masih dapat menerima atau menolak perubahan yang diajukan.
Penyusunan strategi aset digital nasional memiliki beberapa tujuan utama bagi perkembangan industri kripto Inggris. Pemerintah ingin menciptakan aturan yang mampu menjaga keseimbangan antara inovasi teknologi dan perlindungan pengguna.
Di satu sisi, industri membutuhkan regulasi yang jelas agar perusahaan kripto dapat berkembang dengan kepastian hukum. Di sisi lain, regulator tetap perlu memastikan investor terlindungi dari risiko penipuan, manipulasi pasar, dan aktivitas ilegal.
Selain regulasi, akses terhadap layanan perbankan juga menjadi perhatian dalam amandemen tersebut. Beberapa perusahaan aset digital sebelumnya menghadapi kesulitan ketika ingin membuka rekening atau mendapatkan layanan keuangan tradisional.
NEE: UK Hous of Lords backs a mandatory digital assets strategy.
— Bitcoin News (@BitcoinNewsCom) September 11, 2026
Peers voted 194-138 for Amendment 88 at Report Stage of the Financial Services and Markets Bill, over Labour's objections.
Baroness Neville-Rolfe's text would give the Treasury 12 months after royal assent to… pic.twitter.com/NwV3ezLtmR
Karena itu, strategi nasional diharapkan mampu menciptakan hubungan yang lebih baik antara sektor keuangan konvensional dan industri blockchain.
Lebih lanjut, kebijakan ini dapat membuka peluang bagi perkembangan teknologi seperti tokenisasi aset. Melalui tokenisasi, aset dunia nyata seperti properti, obligasi, atau instrumen keuangan lain dapat direpresentasikan dalam bentuk digital menggunakan teknologi blockchain.
Dengan pendekatan tersebut, Inggris berpotensi membangun ekosistem aset digital yang lebih kompetitif dan menarik bagi perusahaan global.
Keputusan House of Lords mendapatkan perhatian besar dari komunitas kripto. Banyak pelaku industri melihat langkah tersebut sebagai sinyal bahwa Inggris mulai memberikan perhatian lebih serius terhadap perkembangan aset digital.
Dom Kwok, Co-founder EasyA, menyampaikan antusiasmenya melalui media sosial. Ia menyebut bahwa perkembangan besar terjadi di Inggris setelah dirinya bersama Phil Kwok berupaya mendorong adopsi aset digital melalui parlemen.
Selain itu, investor kripto Conor Kenny juga memberikan tanggapan positif. Ia menilai Inggris sedang bergerak lebih jauh dalam membangun regulasi kripto agar tidak tertinggal dari Amerika Serikat melalui CLARITY Act.
Pandangan serupa datang dari akun komunitas DeFiValla yang menyambut keputusan anggota parlemen untuk meminta pemerintah membuat strategi khusus bagi industri aset digital.
Meskipun komunitas kripto menyambut positif keputusan tersebut, implementasi kebijakan tetap menjadi faktor utama. Pasalnya, strategi yang baik membutuhkan aturan teknis yang jelas, koordinasi antar lembaga, serta dukungan terhadap inovasi.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.
© 2024 HarianKripto.id - Berita Harian Penting Bitcoin, Cryptocurrency, Blockchain, Teknologi WEB3.