Hariankripto – Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa ia menggunakan strategi akumulasi Bitcoin (BTC) yang membuahkan hasil. Strategi ini berhasil mencetak keuntungan lebih dari 20 persen saat harga BTC mencapai $126.000 pada Oktober.
Dalam podcast di kanal YouTube Gabriel Rey, Sandi menjelaskan pendekatan investasinya pada Bitcoin (BTC). Sandi membeli Bitcoin (BTC) secara bertahap setiap kali harga turun. Strategi ini dikenal sebagai dollar-cost averaging (DCA).
“Saya selalu beli dan tahan jangka panjang. Kalau ada kesempatan harga turun, saya beli lagi,” ujarnya.
Sandi menambahkan bahwa ia sudah memiliki Bitcoin (BTC) sejak harganya masih di bawah $100.000. Namun, ia tidak langsung terjun ke pasar kripto secara pribadi. Sandi mempercayakan investasinya kepada manajer investasi karena masih dalam tahap belajar.
“Saya nih masih di bawah 5% dan ini perjuangannya masih panjang, dan Bitcoin only,” katanya.
Sandi menekankan bahwa alokasi investasinya di kripto masih kecil dan hanya fokus pada Bitcoin (BTC).
Strategi DCA yang ia gunakan mencerminkan pendekatan disiplin. Cocok bagi investor pemula yang ingin masuk ke pasar kripto tanpa takut membeli di harga puncak.






















