Hariankripto – Penyelidik Argentina menemukan sebuah dokumen mengejutkan. Dokumen itu berasal dari ponsel seorang lobbyist kripto. Isinya merinci skema pembayaran $5 juta yang diduga berkaitan dengan Presiden Javier Milei.
Penemuan ini menjadi pusat dari penyelidikan yudisial besar di Argentina. Skandal ini bermula dari kejatuhan dramatis memecoin bernama LIBRA pada Februari 2025.
Apa Itu LIBRA dan Mengapa Ini Penting?
LIBRA adalah memecoin berbasis jaringan Solana. Memecoin adalah jenis mata uang kripto yang tidak memiliki kegunaan jelas dan biasanya bergantung pada perhatian media sosial atau dukungan tokoh terkenal.
Pada 14 Februari 2025, Presiden Milei mempromosikan LIBRA melalui unggahan di platform X. Harga token langsung meledak. Kapitalisasi pasarnya menembus $4 miliar hanya dalam beberapa jam.
Namun kejatuhan terjadi sama cepatnya. LIBRA kehilangan lebih dari 90% nilainya. Sekitar 40.000 investor ritel menderita kerugian total sekitar $250. Data blockchain menunjukkan delapan dompet yang terkait dengan proyek ini menarik sekitar $107 juta sebelum harga runtuh.
Perjanjian USD 5 Juta Tertulis Dalam Dokumen
Lobbyist bernama Mauricio Novelli menjadi sosok sentral dalam kasus ini. Penyelidik forensik memeriksa perangkat yang disita darinya dan menemukan sebuah dokumen mencurigakan.
Dokumen itu dibuat pada 11 Februari 2025, tiga hari sebelum Milei mengunggah promosi LIBRA. Dokumen bertuliskan bahasa inggris tersebut memulai dengan kalimat:
“Hello friends, this is the final agreement discussed with H.”
Penyelidik meyakini huruf “H” merujuk pada Hayden Davis, CEO Kelsier Ventures sekaligus pencipta token LIBRA.
Rincian Tiga Tahap Pembayaran
Dokumen tersebut menguraikan struktur pembayaran dalam tiga tahap:
| Tahap | Nominal | Syarat |
|---|---|---|
| 1 | $1,5 juta | Uang muka dalam bentuk token likuid atau tunai |
| 2 | $1,5 juta | Milei mengumumkan secara publik bahwa Davis atau Kelsier Ventures adalah penasihatnya |
| 3 | $2 juta | Penandatanganan kontrak konsultasi resmi dengan Milei, mencakup layanan blockchain dan AI untuk pemerintah Argentina |
Kontrak tahap ketiga menyebutkan bahwa Milei dan adiknya, Karina Milei menyetujuinya sendiri. Dokumen ini tidak menyebut siapa yang akan menerima uang tersebut.
Media Argentina, El Destape, melaporkan bahwa dana itu diduga mengarah ke orang-orang dekat presiden, termasuk Novelli, Manuel Terrones Godoy, dan Sergio Morales.
Pertemuan Sebelum Promosi LIBRA
Hayden Davis pernah bertemu langsung dengan Milei dan Karina Milei di Casa Rosada, istana presiden Argentina. Salah satu pertemuan berlangsung pada 30 Januari 2025, sekitar dua minggu sebelum membuat dokumen.
Tak lama setelah pertemuan itu, Novelli merayakan apa yang ia gambarkan sebagai sebuah “kesepakatan besar.”
Log Panggilan: Kontak Detik-Detik Sebelum Posting
Analisis forensik perangkat Novelli juga mengungkap log panggilan telepon yang sangat signifikan. Milei mempublikasikan unggahannya tentang LIBRA pada pukul 19.01 waktu Argentina.
Catatan menunjukkan Novelli dan Milei bertukar beberapa panggilan antara pukul 18.54 hingga 19.03 waktu Argentina. Setelah itu, Novelli mencoba menghubungi Karina Milei. Karina membalas panggilan tersebut pada pukul 19.17 dan berbicara lebih dari dua menit.
Ketika harga LIBRA mulai anjlok malam itu, Novelli menghubungi lebih banyak pihak yaitu penasihat presiden Demian Reidel, Julian Peh dari KIP Protocol, dan penasihat senior Santiago Caputo. Rangkaian panggilan ini berlanjut hingga lewat tengah malam.
Dokumen Kedua: Pernyataan Krisis yang Disiapkan?
Penyelidik menemukan satu lagi dokumen penting. Dokumen ini bertanggal 16 Februari 2025, dua hari setelah kontroversi mencuat. Dokumen tersebut tampaknya berisi draf pernyataan publik. Berawal dengan frasa mengejutkan:
“This is the only thing that saves him, me, and us.”
Draf itu menyatakan dukungan terhadap proyek LIBRA sambil membantah keterlibatan finansial. Isi dokumen juga menyalahkan tuduhan kepada lawan politik. Pihak berwenang menduga teks ini sudah ada agar Milei bisa mengunggahnya ke media sosial atau merujuknya dalam wawancara.
Respons Milei dan Status Hukum
Milei membantah semua tuduhan. Ia menyebut unggahannya sebatas “menyebarkan informasi” bukan promosi resmi. Ia juga menegaskan tidak memiliki peran finansial dalam proyek LIBRA.
Jatuhnya LIBRA telah mendorong anggota parlemen oposisi Argentina untuk menuntut pemakzulan Milei.
Penyelidikan masih berlangsung. Dokumen-dokumen yang sudah muncul belum terkonfirmasi sebagai perjanjian final atau kontrak yang mereka tanda tangani. Hingga saat ini, belum ada pengajuan dakwaan resmi terhadap Milei.
Kesimpulan
Meski penyelidikan masih berjalan, sejumlah fakta sudah terkonfirmasi:
- 40.000 investor ritel kehilangan uang mereka.
- Delapan dompet berhasil menarik USD 107 juta sebelum harga runtuh.
- Jejak dokumen dari ponsel seorang lobbyist terus mengarah ke nama-nama yang sama.
Apakah ini sekadar kebetulan atau bagian dari konspirasi terencana? Penyelidikan akan menjawabnya.























