Hariankripto – Senat Amerika Serikat bersiap untuk melakukan voting Clarity Act. Clarity Act merupakan RUU di AS yang bisa mengubah arah regulasi kripto secara global. Momen ini menarik atensi para pelaku pasar karena jelas membawa pengaruh besar pada industri kripto, terutama bagi investor institusi dan pengguna harian. Menariknya, di tengah ketidakpastian politik dan ekonomi, whale justru semakin agresif mengakumulasi Bitcoin dan Ethereum.
Senat AS Siapkan Voting untuk Clarity Act
Clarity Act menjadi perdebatan utama di Senat AS akhir – akhir ini setelah voting tertunda karena badai salju besar di Washington. RUU ini membawa pendekatan dua jalur yaitu Komite Pertanian menyusun aturan pengawasan lewat CFTC untuk aset digital berkarakter komoditas, sementara Komite Perbankan mengatur pengawasan SEC untuk aset berkarakter sekuritas.
Senator Kirsten Gillibrand menyerukan kolaborasi bipartisan yang semakin intens dalam enam bulan terakhir. Gillibrand yakin Clarity Act bisa menjadi pondasi legal kripto di AS. Meski beberapa isu teknis seperti ranah pengawasan masih ada perdebatan tapi akan segera terselesaikan. Voting Kamis ini diprediksi kuat akan jadi titik balik, terutama untuk ekosistem blockchain dan pelaku industri di Amerika.
Regulasi Jelas, Inklusi Keuangan, dan Perlindungan Konsumen Jadi Fokus Utama
Gillibrand dan tim menggarisbawahi pentingnya kejelasan regulasi demi perlindungan konsumen dan inklusi keuangan. Saat ini, sekitar 30% warga AS masih termasuk unbanked dan underbanked mendapat manfaat nyata dari akses ke aset digital.
Clarity Act juga dapat mencegah perusahaan kripto hengkang ke luar negeri dan membawa AS menjadi raja kripto dunia. Perlindungan konsumen, aturan transparansi, dan “rules of the road” jadi prinsip utama.
Karena infrastruktur kripto berbeda dengan sistem bank tradisional, AS butuh regulation jelas agar bisnis dan inovasi tetap tumbuh dalam negeri. Gillibrand menegaskan, dengan kerangka hukum yang kuat, New York dan AS akan mampu menarik lebih banyak investasi, inovasi, dan talenta ke industri blockchain.
Whale Borong Bitcoin dan Ethereum, Pasar Kripto Siap Jadi Fase Penentuan
Menjelang voting Clarity Act, para whale justru aktif mengakumulasi Bitcoin dalam volume besar. Ethereum juga mencatat inflow fantastis, $382 juta hanya dalam 24 jam terakhir. Sinyal on-chain lain turut memperkuat sentimen positif: antrian staking Ethereum mencetak rekor baru, jumlah transaksi melonjak, dan cadangan ETH di exchange sentral menurun ke level terendah.
Setelah flash crash Binance pada Oktober yang memicu deleveraging $28 miliar, pasar menunjukkan fase kapitulasi. Memang harga anjlok, namun whale justru masuk besar-besaran. Fundamental Bitcoin dan Ethereum menguat dan para analis kripto yakin kesempatan emas justru datang di masa volatilitas seperti sekarang.
Di sisi lain, risiko shutdown pemerintah AS akhir Januari mampu mengejutkan pasar dalam waktu dekat. Namun, bagi investor berorientasi jangka panjang, inilah momen ideal untuk akumulasi saat sentimen jangka pendek masih penuh ketidakpastian. Jika Bitcoin berhasil menembus resistance $90.000 – 100.000, sentimen bullish diprediksi akan makin menguat.
Kesimpulan
Voting Clarity Act menjadi penentu masa depan industri kripto di Amerika. Dengan whale yang terus mengakumulasi, tren jangka panjang untuk Bitcoin dan Ethereum tampak semakin positif, terutama saat kejelasan hukum kripto akhirnya datang dari Senat AS.





















